spot_img
Jumat 29 Agustus 2025
spot_img
Beranda blog Halaman 105

Farhan Kawal Ketat Renovasi Teras Cihampelas, Ini Amanat Bukan Sekadar Proyek

0
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Saar Meninjau Kondisi Teras Cihampelas Bandung Jumat (11/7/2025) -Ist-
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Saar Meninjau Kondisi Teras Cihampelas Bandung Jumat (11/7/2025) -Ist-

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses renovasi kawasan Teras Cihampelas, yang kini memasuki tahap teknis. Baginya, revitalisasi kawasan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi amanat besar dari warga Bandung.

“Ini bukan cuma proyek renovasi biasa. Teras Cihampelas adalah amanat yang harus dijaga. Kami ingin mengembalikannya ke fitrahnya sebagai ruang publik yang nyaman, aman, dan benar-benar bisa dinikmati warga,” ujar Farhan saat melakukan peninjauan langsung, Jumat (11/7/2024).

Baca Juga: Program Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Diberikan, KDM : Jangan Bandel

Renovasi Menyeluruh: Dari Estetika Hingga Drainase

Proses renovasi saat ini tengah dilakukan oleh perusahaan pelaksana yang telah ditunjuk Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM). Selama proses perbaikan berlangsung, kawasan Teras Cihampelas akan ditutup penuh selama 24 jam dan dijaga ketat oleh Satpol PP.

Para pelaku usaha yang biasa beraktivitas di kawasan tersebut akan direlokasi sementara ke lokasi lain, yang saat ini masih dalam tahap penentuan oleh Pemkot.

Salah satu perubahan signifikan adalah pengubahan arah tulisan “Teras Cihampelas”. Sebelumnya menghadap ke selatan, kini akan diputar menghadap utara agar lebih selaras dengan alur pergerakan pejalan kaki di kawasan tersebut.

Prioritaskan Keamanan dan Fungsi Konstruksi

Pemkot Bandung juga melakukan pengukuran ulang terhadap kekuatan struktur skywalk. Hal ini dilakukan untuk memastikan aspek keamanan dan kapasitas maksimal pengunjung tetap terjamin.

“Yang paling penting bukan cuma bagian atas. Bagian bawah juga harus dibenahi. Banyak tiang-tiang yang mengganggu saluran air hingga menyebabkan genangan bahkan masuk ke permukiman warga,” ungkap Farhan.

Sebagai langkah jangka panjang, Farhan menyebut bahwa Pemkot tengah menyusun rencana pembangunan sistem gorong-gorong baru di sepanjang kawasan Cihampelas. Namun, proyek ini diperkirakan membutuhkan anggaran besar dan waktu bertahap.

Proses revitalisasi ini diperkirakan akan memakan waktu hingga dua tahun. Meski begitu, Farhan memastikan bahwa pemerintah kota akan terus mengawal proyek ini agar berjalan sesuai harapan masyarakat.

(Yusuf Mugni)

Damkar Ciamis Sigap Padamkan Honda Beat Terbakar

0
damkar ciamis fokusjabar.id
Kondisi bangkai sepeda motor

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Petugas Damkar Ciamis berhasil memadamkan api yang membakar sebuah sepeda motor Honda Beat di Jalan Raya Ciamis-Banjar. Tepatnya depan Kantor Perhutani Kelurahan Kertasari.

Diketahui, sepeda motor tersebut milik Fian Ruspianto (35), warga Dusun Wage RT02/02 Desa Kertawana Kecamatan Kalimanggis Kabupaten Kuningan.

BACA JUGA:

SMPN 1 Cimaragas Ciamis Dorong Guru Kuasai Deep Learning Lewat IHT Kurikulum Merdeka

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa terbakarnya sepeda motor tersebut.  Pemilik kendaraan mengalami kerugianmateri belasan juta rupiah.

Diduga penyebab kebakaran sepeda motor dari yang terbakar knalpot.

“Kejadiannya sebelum salat Jumat (sekitar pukul 11.30 WIB),” kata Kabid Damkar dan Penyelamatan, Feri Rochwandi.

Feri mengatakan, setelah berjibaku dalam beberapa waktu kobaran api berhasil dipadamkan dengan sempurna. Selanjutnya dievakuasi ke pinggir jalan.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dengan sempurna,” ucapnya, Jumat (11/7/2025).

BACA JUGA:

Damkar Ciamis Berhasil Copot Cincin di Alat Vital Dudung

Menurut Feri, sebelumnya pemilik kendaraan menepikan sepeda motornya. Dia berusaha memadamkan api dengan menggunakan baju. Namun api semakin membesar.

“Warga yang melihat kobaran api, langsung menghubungi pihak Damkar UPTD Ciamis,” ungkapnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) UPTD Kabupaten Ciamis berhasil mengevakuasi empat buah cincin logam dari alat vital milik seorang warga bernama Dudung Somantri, warga Dusun Kalapanunggal, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis.

Evakuasi dilakukan dengan hati-hati dan melibatkan koordinasi intensif dengan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis, Kamis (10/7/2025).

“Petugas kami berhasil melepaskan empat cincin yang melilit di area sensitif milik Pak Dudung,” ujar Feri Rochwandi, Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis.

(Husen Maharaja)

Bangunan di Jalan Ibrahim Adjie Ditertibkan Pemkab Garut

0
pemkab garut fokusjabar.id
Bupati Garut bongkar bangunan di Jalan Ibrahim Adjie

GARUT,FOKUSJabar.id: Pemkab Garut Jawa Barat (Jabar) melalui Satpol PP bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai menertibkan bangunan yang melanggar aturan di sepanjang Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Jumat (11/7/2025).

Penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) terkait tata bangunan dan pemanfaatan ruang.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dukung Gerakan Leuweung Hejo

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin mengatakan, penertiban menyasar bangunan yang melanggar jalur air dan melebihi batas Koefisien Dasar Hijau (KDH) atau Garis Sempadan Bangunan (GSB).

“Ini dalam rangka penegakan Perda terkait dengan aturan bangunan. Bangunan yang melanggar, saya bongkar,” kata Bupati Garut.

Pemkab Garut berkomitmen akan melakukan penertiban secara bertahap dan konsisten. Sebelumnya, akan diberikan peringatan terlebih dulu. Selanjutnya tindakan penegakan hukum.

“Kita akan konsisten untuk melakukan ini secara bertahap. Satu-satu kita peringatkan dulu,” ungkap Bupati.

Menurut Syakur, pelanggaran tersebut dapat mengakibatkan banjir karena terhambatnya saluran air. Selain itu, menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

“Kita mengajak masyarakat untuk menaati semua aturan yang berlaku (Perda, UU, Perbup),” pesannya.

BACA JUGA:

BPBD Garut Gelar Simulasi Bencana Erupsi Gunung Guntur

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail menerangkan, banyak bangunan ditertibkan karena belum memiliki perizinan lengkap.

Selain itu, beberapa bangunan melanggar batas Garis Sempadan Jalan (GSJ) yang seharusnya minimal 3,5 meter dari bahu jalan untuk jalan kolektor primer.

“Pertama, izinannya belum lengkap dan melanggar GSJ,” terang Agus.

Agus menyebut, pihaknya telah memberikan Surat Peringatan (SP) kepada pemilik bangunan yang melanggar.

“Sudah diberikan tiga kali peringatan,” katanya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko fokus pada penertiban khusus di jalur Ibrahim Adjie.

Pihaknya telah melakukan pembongkaran bangunan permanen dan semi permanen.

Selain itu, salah satu minimarket ditertibkan karena diduga melanggar sepadan jalan dan perizinan.

Menurut Dia, penertiban akan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

BACA JUGA:

Viral di Medsos, Bupati Garut Tinjau Jembatan Cibera Cibalong

“Ini tentu akan kita proses lebih lanjut. Dan bisa dilakukan penyegelan kalau terkait dengan perizinan. Terus kalau mengenai sepadan jalan kita akan lakukan pembongkaran,” jelasnya.

Penertiban ini merupakan langkah awal dari serangkaian upaya Pemkab Garut untuk menata kembali tata ruang.

Selain itu untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlakudemi kenyamanan dan keselamatan masyarakat Garut.

“Salah satu yang dilanggaradalah Perda Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Nomor 12 Tahun 2015 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan,” tutup Eko.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut Dukung Gerakan Leuweung Hejo

0
gerakan leuweung hejo bupati garut fokusjabar.id
Bupati Garut saat penanaman pohon

GARUT,FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin mengikuti kegiatan gerakan Leuweung Hejo di Edu Wisata Perlebahan Gunung Guntur, Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Jumat (11/7/2025).

Tujuan gerakan Leuweung Hejo untuk memperkuat upaya menjaga lingkungan.

BACA JUGA:

Viral di Medsos, Bupati Garut Tinjau Jembatan Cibera Cibalong

Bupati Garut mendukung terhadap program Gerakan Leuweung Hejo (penanaman pohon).

Menurut Dia, dampak kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia menjadi penyebab utama terjadinya bencana alam.

“Saya perhatikan, bencana di Kabupaten Garut sebagian besar karena kerusakan lingkungan yang dibuat manusia,” kata Bupati Garut.

Syakur berharap, kegiatan penanaman pohon ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan.

“Pohon-pohon yang kita tanam harus dipelihara supaya tumbuh dan berkembang,” pesan Bupati Garut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim menambahkan, kegiatan ini merupakan respons atas amanat Gubernur Jawa Barat terkait Gerakan Leuweung Hejo.

“Jadi Garut merespon amanat Pak Gubernur. Salah satunya penanaman pohon,” tegas Jujun.

BACA JUGA:

Nah Loh! Kades di Garut Bakal di Tes Urine Narkoba

Dia menyebut, sedikitnya 150 pohon ditanam dalam kegiatangerakan Leuweung Hejo. Menurutnya,penanaman akan dilakukan berkelanjutan di lokasi sumber mata air serta beberapa lahan yang telah disiapkan.

“Jenis pohon yang ditanam adalah tanaman keras (Beringin dan Trembesi) serta tanaman buah-buahan. Penanaman disesuaikan dengan kondisi tanah di masing-masing lokasi,” ungkapnya.

Jujun menegaskan, pemeliharaan pohon menjadi pekerjaan Dinas LH. Pihaknya akan bekerja sama dengan fungsi kehutanan.

“Kita akan tracking koordinat setiap pohon. Sehingga apa yang kita lakukan tidak hanya penanaman secara seremonial. Namun akan berdampak 5 tahun ke depan,” jelasnya.

BACA JUGA:

Gubernur Jabar Luncurkan Kurikulum ‘Nyaah ka Indung’ di Garut

Lahan yang digunakan saat ini adalah milik desa (lahan carik). Namun ke depannya akan melibatkan tanah masyarakat. Total luas lahan penanaman ini mencapai 3 hektar.

(Bambang Fouristian)

Dinas PUTR Kota Tasikmalaya Gelontorkan Anggaran Rp3 M

0
dinas putr kota tasikmalaya fokusjabar.id
Proses Perbaikan ruas jalan yang rusak dan berlubang sedang dilakukan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) menggelontorkan anggaran Rp3 milyar.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya, Hery Nugraha membenarkannya. Menurut Dia, anggaran tahun 2025 tersebut untuk perbaikan jalan agar mulus dan mantap.

BACA JUGA:

Saung Toncom & Kopi Magha Hadir di Tasikmalaya, Usung Nuansa Religi dan Cita Rasa Lokal

Hery Nugraha menyebut, perbaikan ruas-ruas jalan di wilayah Kota Tasikmalaya terus dilakukan.

“Setiap tahun kita rutin melakukan perbaikan jalan yang rusak dan berlubang. Sehingga nyaman dan aman dilintasi kendaraan,” ungkap Hery Nugraha.

Menurut Dia, panjang jalan yang terbentang di wilayah Kota Tasikmalaya sekitar 465 km. Jalan tersebut tentunya harus dijaga kondisinya agar tetap baik.

“Kita terus menjaga kondisi jalan melalui perbaikan di ruas-ruas jalan yang rusak atau berlubang. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas infrastruktur serta kenyamanan para pengguna jalan,” ungkap Dia.

Hery mengatakan, langkah perbaikan di sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan (berlubang dan bergelombang) merupakan upaya yang berkelanjutan untuk mengurangi kerusakan yang lebih parah sekaligus memastikan kondisi jalan agar lebih baik dan layak.

“Anggaran yang digelontorkan untuk membiayai perbaikan ruas jalan tahun 2025 mencapai Rp3 milyar,” jelas Hery.

BACA JUGA:

Terendus Dugaan Keterlibatan Oknum APH Dalam Penjualan Pupuk Organik Cair

Peruntukan anggaran tersebut untuk penambalan jalan berlubang, perbaikan drainase, perbaikan trotoar serta pembersihan badan jalan. Termasuk biaya alat berat dan operasional para petugas lapangan.

“Petugas setiap hari berjibaku melakukan perbaikan berbagai jenis kerusakan jalan. Mulai dari perbaikan ringan, sedang hingga rekontruksi agar kualitas infrastruktur jalan menjadi lebih baik. Sehingga memberikan kenyamanan bagi para pengendara,” pungkasnya.

(Seda/Bambang Fouristian)

Situs Palsu Disdukcapil Ciamis Resahkan Warga, Sekdis Kominfo Bilang Begini

0
situs palsu disdukcapil ciamis fokusjabar.id
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Ciamis, Hendri Ridwansyah

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Keberadaan situs palsu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) sangat meresahkan masyarakat Tatar Galuh.

Website dengan domain disdukcapilkotaciamis.com itu disinyalir akan mengakses data masyarakat.

BACA JUGA:

Damkar Ciamis Berhasil Copot Cincin di Alat Vital Dudung

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Ciamis, Hendri Ridwansyah membenarkan adanya situs palsu Disdukcapil.

Menurut Dia, website tersebut menggunakan domain.com, bukan domain resmi pemerintah.

“Situs seperti disdukcapilkotaciamis.com itu palsu dan  bisa memicu kejahatan digital. Website pemerintah yang resmi hanya menggunakan go.id karena dikelola langsung oleh pemerintah melalui Diskominfo,” katanya.

Hendri menjelaskan, situs palsu biasanya digunakan untuk phishing dan social engineering. Yakni modus penipuan digital yang menyasar data pribadi masyarakat.

Pelaku menyebarkan tautan lewat aplikasi pesan WhatsApp dan berpura-pura sebagai petugas Disdukcapil.

“Situs ini bisa meminta nomor KTP, nomor rekening hingga kode OTP m-banking. Ini sangat berbahaya,” jelasnya.

BACA JUGA:

Kejari Ciamis Musnahkan Barang Bukti 75 Perkara, dari Narkotika hingga Senjata Rakitan

Dia menambahkan, masyarakat harus waspada dan tidak sembarangan membagikan data sensitif.

Hendri menjelaskan, ada beberapa tanda situs resmi milik pemerintah. Di antaranya, menggunakan domain go.id, tidak meminta data rahasia seperti OTP, PIN atau nomor rekening. Dikelola oleh lembaga resmi dan terhubung dengan situs pemerintah lainnya

“Jangan terkecoh dengan tampilan yang mirip. Cek alamat situs dengan teliti dan jangan asal klik link tautannya,” kata Dia.

Hendri menyampaikan, infografis terkait dengan pemalsuan website Disdukcapil tersebut sudah disebarluaskan ke publik melalui akun Instagram Ciamis Libas Hoaks (CLIKS) yang dikelola Diskominfo.

Perkuat Keamanan Digital dan Edukasi Masyarakat

Terkait keberadaan situs palsu itu, Pemkab Ciamis melalui Disdukcapil dan Diskominfo berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan digital dan terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi data pribadi.

“Kami terus berkoordinasi agar kejadian serupa tidak terulang. Keamanan layanan publik menjadi prioritas kami,” ungkapnya.

Kepala Disdukcapil Ciamis, Yayan Muhamad Supyan mengungkapkan, satu-satunya portal resmi Disdukcapil Ciamis yang dapat diakses publik adalah https://disdukcapil.ciamiskab.go.id/.

Pihaknya mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap situs yang menggunakan domain selain go.id. Karena besar kemungkinan itu adalah situs palsu.

“Kami menerima laporan adanya website tiruan dengan tampilan yang sangat mirip. Bahkan mencatut logo dan nama lembaga kami. Ini sangat menyesatkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Ciamis Panaskan Mesin Menuju Porprov Jabar 2026, Atlet Mulai Seleksi dan Latihan Intensif

Menurut Yayan, website palsu tersebut berpotensi menipu masyarakat. Baik dalam bentuk pencurian data pribadi maupun penipuan layanan.

Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Diskominfo Kabupaten Ciamis untuk memblokir situs tersebut.

Yayan juga membagikan tips aman akses layanan Disdukcapil Ciamis. Di antaranya, https://disdukcapil.ciamiskab.go.id/

Hindari situs dengan domain seperti .com, .net atau .my.id.

Verifikasi informasi melalui media sosial resmi Disdukcapil atau datang langsung ke kantor pelayanan.

“Kami ingin memastikan agar masyarakat mendapatkan layanan yang aman dan terpercaya. Mari bersama lawan informasi palsu,” ajaknya.

(Nank Irawan/Bambang Fouristian)

BPBD Garut Gelar Simulasi Bencana Erupsi Gunung Guntur

0
erupsi gunung guntur fokusjabar.id
BPBD Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: Simulasi gladi lapangan penanggulangan bencana erupsi Gunung Guntur digelar di Lapangan Yayasan Al Farisi, Desa Mekarjaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Kamis (10/7/2025).

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional Tahun 2025.

BACA JUGA:

Viral di Medsos, Bupati Garut Tinjau Jembatan Cibera Cibalong

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar merasa terhormat menjadi tuan rumah kegiatan BPBD Provinsi Jabar yang berfokus pada simulasi penanganan bencana. Khususnya erupsi Gunung Guntur.

Menurut Dia, tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan, BPBD dan masyarakat soal penanggulangan bencana.

“Kerja sama ini melibatkan konsep pentahelix. Yaitu, pemerintah, akademisi, badan/usaha, komunitas serta masyarakat. Kita dibagi tugas dengan item-item. Sehingga memberikan pemahaman secara riil,” jelas Aah.

erupsi gunung guntur fokusjabar.id
Kalak BPBD Garut

Dia menegaskan, meskipun kita tidak tahu kapan bencana akan terjadi, penting untuk selalu menyiapkan diri. Sehingga pada saat bencana terjadi, kita tidak akan panik.

BACA JUGA:

Nah Loh! Kades di Garut Bakal di Tes Urine Narkoba

Kalak BPBD Provinsi Jawa Barat, Teten mengatakan, simulasi ini dirancang untuk mensimulasikan skenario jika terjadi erupsi Gunung Guntur.

“Jadi kita mengecek mulai pas terjadi. Kemudian pergerakan yang di mana lokasi pengungsian, berdasarkan klaster yang ada (Kesehatan, logistik, pencarian dan lainnya),” ungkap Teten.

Teten menambahkan, seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat sudah memiliki rencana kontingensi untuk berbagai jenis bencana. Baik hidrometeorologi, vulkanologi maupun bencana lainnya.

“Dan hal ini kita sudah ada rencana-rencana kontingensinya. Mana titik aman/tidak, apa yang harus dilakukan apabila Kabupaten Garut terjadi erupsi,” ungkapnya.

erupsi gunung guntur fokusjabar.id
Kalak BPBD Provinsi Jabar

Pemilihan Gunung Guntur sebagai lokasi simulasi bukan tanpa alasan. Pasalnya, memiliki posisi yang sangat strategis (dekat dengan permukiman).

“Dan yang paling utama adalah harus ada kewaspadaan terhadap fase Gunung Guntur serta kewaspadaan dan antisipasi berdasarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari 7 gunung aktif di Jawa Barat,” katanya.

BACA JUGA:

Gubernur Jabar Luncurkan Kurikulum ‘Nyaah ka Indung’ di Garut

Pihaknya berpesan, masyarakat yang bertempat tinggal di kaki gunung agar tidak panik ketika terjadi bencana.

“Lakukan hal terkecil. Selamatkan diri dan keluarga. Carilah titik evakuasi yang aman,” pesannya.

Sebagai pengakuan atas upaya kerasnya, BPBD Kabupaten Garut juga mendapatkan piagam penghargaan sebagai Kabupaten/kota yang berhasil menurunkan indeks risiko bencana dari tinggi ke sedang pada tahun 2024,

(Bambang Fouristian)