spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 100

VinFast Pamer 3 Mobil Listrik di GIIAS Bandung 2026

0
Bandung@fokusjabar.id
Chief Marketing Officer VinFast Indonesia Astrid Ariani Wijana saat konferensi pers GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026, di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung Kamis (10/9/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengunjung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026 tak hanya bisa melihat deretan mobil listrik VinFast, tetapi juga menjajal langsung dua model yang dipamerkan, yakni VF 3 dan VF MPV 7.

Kesempatan test drive tersebut hadir bersamaan dengan program tambahan manfaat tunai hingga Rp5 juta bagi konsumen yang melakukan pembayaran uang muka kendaraan selama pameran.

GIIAS Bandung 2026 berlangsung pada 9-13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung.

Baca Juga: Cecep Supriatna Minta Bobotoh Persib Bandung Tak ke Jakarta

VinFast membawa tiga model kendaraan penumpang dalam pameran tersebut, yakni VF 3, VF 6, dan VF MPV 7.

VF MPV 7 menjadi salah satu model yang ditonjolkan. Mobil ini menyasar kebutuhan mobilitas keluarga, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga perjalanan jarak jauh.

Future Living Space – V-Flow Pavilion

Sementara itu, VF 3 dan VF MPV 7 menjadi dua model yang dapat dijajal langsung pengunjung melalui sesi test drive.

Selain kendaraan penumpang, VinFast turut memamerkan lini Green yang ditujukan untuk kebutuhan transportasi dan kendaraan komersial.

Area pamer VinFast juga mengusung konsep Future Living Space – V-Flow Pavilion yang memperlihatkan integrasi kendaraan listrik dengan teknologi, layanan, dan infrastruktur pengisian daya.

CEO VinFast Indonesia Arunodoy Das mengatakan, Jawa Barat menjadi salah satu pasar yang memiliki potensi besar untuk pertumbuhan kendaraan listrik.

“Jawa Barat merupakan pasar dengan potensi besar untuk mendorong transisi menuju mobilitas ramah lingkungan, yang didukung oleh beragam kebutuhan mobilitas serta pesatnya pembangunan perkotaan,” kata Arunodoy Kamis (10/9/2026).

Manfaat Tunai Bagi Konsumen

Tak hanya test drive, VinFast menawarkan tambahan manfaat tunai bagi konsumen yang melakukan pembayaran uang muka selama GIIAS Bandung 2026.

Besaran manfaat tunai berbeda berdasarkan model kendaraan. Untuk VF 3, tambahan manfaat tunai mencapai Rp3 juta. Sementara VF MPV 7 dan Limo Green masing-masing mendapatkan tambahan manfaat tunai Rp4 juta.

Adapun VF 6 dan VF 7 mendapatkan tambahan manfaat tunai hingga Rp5 juta. Program tersebut berlaku sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan VinFast.

Selain itu, konsumen yang memenuhi persyaratan berkesempatan mengikuti program lucky draw dengan hadiah berupa perangkat elektronik dan voucher belanja digital.

Di luar program pameran, VinFast juga menawarkan sejumlah skema terkait biaya dan kepemilikan kendaraan listrik.

Sesuai Ketetetuan Program

Perusahaan menyebut adanya jaminan nilai jual kembali hingga 80 persen dari nilai kendaraan. VinFast juga menyediakan fasilitas pengisian daya gratis di stasiun pengisian daya V-GREEN sesuai ketentuan program.

VinFast turut menjalankan program Drive Worry Free yang mencakup lima aspek, yakni Zero Operating Cost, Battery Peace of Mind, Ownership Confidence, Service Confidence, dan Business Confidence.

Baca Juga: Unjuk Rasa Buruh ke DPRD Kota Bandung, Ini Tuntutannya

Program tersebut mencakup dukungan terkait biaya operasional, pengisian daya, baterai, layanan purnajual, hingga nilai kendaraan.

Kehadiran VinFast di GIIAS Bandung 2026 menjadi bagian dari ekspansi perusahaan di pasar kendaraan listrik Indonesia. Pengembangan tersebut dilakukan melalui perluasan jaringan distribusi, layanan purnajual, produksi, serta infrastruktur pengisian daya.

“Melalui kehadiran di GIIAS Bandung 2026, VinFast bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada pelanggan mengenai ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Cecep Supriatna Minta Bobotoh Persib Bandung Tak ke Jakarta

0
Persib Bandung@fokusjabar.id
Mantan Pemain Persib Bandung Cecep Supriatna di Balai Kota Bandung Selasa (19/5/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Mantan kiper Persib Bandung, Cecep Supriatna, meminta Bobotoh tidak memaksakan diri datang ke Jakarta untuk menyaksikan duel Persib menghadapi Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu (12/9/2026).

Menurut Cecep, dukungan Bobotoh memang penting untuk membakar semangat pemain. Namun, kehadiran suporter di Jakarta juga berpotensi membuat pemain Persib ikut memikirkan keselamatan dan kondisi mereka selama berada di ibu kota.

Pengalaman tersebut dirasakan Cecep ketika masih aktif sebagai pemain. Karena itu, dia menilai Bobotoh tetap bisa memberikan dukungan maksimal dengan menyaksikan pertandingan dari Bandung.

Baca Juga: Kiper Muda Persib Fitrah Maulana Siap Hadapi Persija Jakarta

“Mendukung di Bandung saja. Jangan memaksakan, walaupun dari PSSI memperbolehkan untuk hadir ke stadion,” kata Cecep Supriatna, Kamis (10/9/2026).

Jadi Tambahan Motivasi

Cecep mengatakan, pemain tentu senang jika mendapat dukungan langsung dari tribun. Atmosfer suporter bahkan bisa menjadi tambahan motivasi ketika menghadapi pertandingan besar.

“Kalau motivasi ya pastilah. Bisa jadi motivasi, cuman dari pengalaman saya dulu waktu masih main juga jadi ikut kepikiran (Bobotoh),” ucapnya.

Cecep khawatir, konsentrasi pemain justru terganggu apabila muncul situasi yang tidak diinginkan terhadap Bobotoh yang datang ke Jakarta.

“Takut ada apa-apa dengan Bobotohnya. Jadi walaupun fokus, yang disayangkan itu kalau pemain malah kepikiran dan takut ada apa-apa,” ungkapnya.

Bagi Cecep, pertandingan Persija kontra Persib tetap memiliki daya tarik besar meski digelar pada awal musim BRI Super League 2026/2027. Duel dua rival tersebut menjadi laga yang dinantikan pencinta sepak bola.

“Kalau animo nonton, pasti ini partai yang ditunggu-tunggu. Biasanya kan di pertengahan atau akhir, sekarang di awal. Apalagi banyak perubahan komposisi pemain, baik dari Persib maupun Persija,” jelasnya.

Jangan Anggap Remeh Persija

Dari sisi kekuatan tim, Cecep melihat Persib dan Persija memiliki komposisi yang relatif berimbang. Karena itu, Persib diminta tidak menganggap remeh tuan rumah.

“Kalau melihat komposisi sih, kayaknya sekarang merata. Persija juga merupakan tim yang patut diperhitungkan,” katanya.

Meski harus bermain di kandang Persija, Cecep tetap percaya diri Persib mampu membawa pulang hasil positif. Dia menilai skuad Maung Bandung memiliki kualitas dan persiapan yang cukup untuk menghadapi laga dengan tensi tinggi tersebut.

“Kita harus tetap optimistis. Kita percaya dengan semua pematangan, dan kemampuan pemain yang ada di Persib. Sekarang sudah mampulah,” ucapnya.

Cecep bahkan tidak muluk-muluk soal target Persib dalam pertandingan tersebut. Dia berharap tim asuhan pelatih Igor Tolic mampu mengamankan kemenangan.

“Yang penting menanglah,” ujarnya.

Pertandingan Lawan Persija

Di sisi lain, Cecep mengingatkan pemain agar tidak terbebani besarnya ekspektasi dalam pertandingan melawan Persija. Menurutnya, pemain harus menikmati permainan dan menjalankan instruksi pelatih dengan maksimal.

“Main enjoy saja. Enggak usah terlalu memikirkan pertandingan nanti di Liga Indonesia seperti apa, di Asia seperti apa. Enjoy saja,” ucapnya.

Baca Juga: Striker Persib Balsa Sekulic Ingin Cetak Gol Lagi ke Gawang Persija

Cecep menilai, kerja keras dan ikhtiar tetap menjadi hal utama yang harus dilakukan pemain. Sementara hasil pertandingan merupakan sesuatu yang tidak sepenuhnya bisa dikendalikan.

“Yang penting orang ikhtiar, dan usaha. Tapi masalah hasil, sudah ada yang mengatur,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto mengimbau Bobotoh tidak datang ke Jakarta saat Persib menghadapi Persija. Bobotoh diminta tetap mendukung Persib dari berbagai lokasi di Jawa Barat demi menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.

(Yusuf Mugni)

Unjuk Rasa Buruh ke DPRD Kota Bandung, Ini Tuntutannya

0
Bandung@fokusjabar.id
Ratusan Buruh Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD Kota Bandung Kamis (10/9/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Aliansi buruh menilai draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan belum sepenuhnya berpihak kepada pekerja. Sejumlah ketentuan dalam draft tersebut bahkan dinilai masih mengadopsi aturan dari UU Cipta Kerja yang sebelumnya dipersoalkan.

Kritik itu disampaikan buruh saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (10/9/2026). Mereka mendesak DPR RI membahas dan mengesahkan RUU Ketenagakerjaan dengan mengakomodasi kepentingan pekerja.

Ketua SBSI ’92 Kota Bandung, Hermawan, mengatakan buruh menemukan sejumlah persoalan dalam draft RUU Ketenagakerjaan. Salah satunya terkait ketentuan upah yang dinilai masih menggunakan skema lama.

Baca Juga: Pemkot Bandung Siapkan Revitalisasi 5 Pasar, Ada 12 Aset yang Ternyata Belum Punya Bukti Hak

“Kebanyakannya semacam copy paste Undang-undang Cipta Kerja. Padahal amanat Mahkamah Konstitusi harus undang-undang yang baru. Tapi kan fakta di lapangan masih banyak, upah masih menggunakan alpha,” kata Hermawan saat ditemui dilokasi.

Selain persoalan upah, buruh juga mempersoalkan aturan mengenai pekerja kontrak. Menurutnya, buruh mengusulkan masa kontrak maksimal satu tahun, namun dalam draft RUU Ketenagakerjaan masa kontrak masih dapat berlangsung hingga tiga sampai lima tahun dengan beberapa kali perpanjangan.

“Kemudian juga kontrak yang kita usulkan 1 tahun masih tetap 3 sampai 5 tahun, dengan beberapa kali perpanjangan. Kemudian juga jaminan pensiun, jaminan pesangon yang kita usulkan selama ini putusan Mahkamah Agung, putusan PHI yang sudah inkracht masih banyak yang memang tidak dilaksanakan,” katanya.

Buruh Sampaikan 10 Tuntutan

Karena itu, buruh menyampaikan 10 tuntutan dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan. Di antaranya meminta regulasi yang pro buruh, kepastian kerja, upah layak, perlindungan kerja.

Selanjutnya, perlindungan hak pesangon dan pencegahan PHK, kebebasan berserikat, kesejahteraan pekerja, penguatan sanksi dan penegakan hukum, perlindungan pekerja perempuan, serta upskilling.

Hermawan juga mendesak DPR segera menuntaskan pembahasan RUU tersebut. Menurutnya, regulasi ketenagakerjaan harus segera disahkan untuk mencegah terjadinya kekosongan hukum.

Baca Juga: Mitra Netra Catat 200 Tunanetra Tersalurkan ke Dunia Kerja, Serapan di Bandung Masih Minim

“Seandainya tidak ditetapkan 30 Oktober 2026, artinya ada kekosongan hukum di situ. Maka kami meminta, Panja DPR benar-benar bekerja agar kemudian DPR RI itu betul-betul mengesahkan undang-undang itu sesuai dengan aspirasi buruh pekerja,” jelasnya.

Hermawan memastikan, aksi dan pengawalan terhadap pembahasan RUU Ketenagakerjaan akan terus dilakukan hingga tingkat nasional.

“Hari ini kita di kota, nanti siang kita di provinsi, nah kemungkinan besar nanti kita akan ditarik ke nasional. Jadi semua sudah mendapatkan rekomendasi dari daerah kota/kabupaten, kemudian nanti kita ke nasional pun untuk bisa mendorong agar memang ini bukan kepentingan elit sebetulnya, ini ada kepentingan buruh pekerja di daerah,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Menteri PU Segera Beri Sanksi Pegawai Terlibat Judol

0
Menteri PU JUDOL fokusjabar.id
foto ilusrasi

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo telah meminta Inspektorat Jenderal Kementerian PU segera menindaklanjuti temuan PPATK mengenai data transaksi pegawai Kementerian PU terindikasi judi online (judol).

Menurut Dia, proses pemeriksaannya harus serius dan tetap berpegang pada bukti serta ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:

Yayasan Mitra BGN Diminta Awasi Pengelolaan SPPG

“Kalau terbukti melanggar, jalankan sanksinya. Kalau di temukan unsur pidana, lanjutkan melalui proses hukum. Jangan ada yang di tutup-tutupi dan jangan pula menghukum orang tanpa dasar yang cukup,” kata Dody di kutip republika.co.id, Kamis (10/9/2026).

Dia mengatakan, Kementerian PU mengelola pekerjaan dan anggaran negara dalam jumlah yang sangat besar. Karena itu, Dody menuntut pegawai memiliki disiplin dan integritas yang sepadan dengan tanggung jawab tersebut.

Dody menegaskan, penanganan judol di lingkungan Kementerian PU juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap ASN dan institusi Kementerian.

Berdasarkan informasi, Dody menyebut sekitar 4.000 pegawai Kementerian PU teridentifikasi melakukan judi online.

“Data tersebut selanjutnya d itelaah dan di verifikasi untuk melihat posisi masing-masing pegawai, pola transaksi, tingkat keterlibatan, serta unsur pelanggaran yang dapat di buktikan,” kata Dody.

Inspektur Jenderal, Maulidya Indah Junica menerangkan, pihaknya telah melakukan proses pemeriksaan terhadap setiap nama yang masuk dalam temuan tersebut.

Dari penelaahan dan verifikasi yang di lakukan, tidak semua kasus berada pada kategori yang sama.

BACA JUGA:

Bantuan Beras Diperpanjang hingga Desember 2026

Pemeriksaan berdasarkan data dan bukti yang tersedia. Selanjutnya Inspektorat Jenderal telah menyerahkan hasil verifikasi kepada masing-masing Unit Organisasi untuk di tindaklanjuti dengan proses penjatuhan sanksi disiplin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sementara kasus yang masih membutuhkan pendalaman terus di periksa satu per satu. Kami tidak ingin penanganan temuan yang sudah terverifikasi berhenti tanpa ada tindak lanjut berupa penjatuhan sanksi disiplin,” ucap Maulidya.

BACA JUGA:

Daya Beli Masyarakat Turun, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Terjun Bebas

Dia menambahkan, penanganan tersebut berjalan melalui mekanisme disiplin kepegawaian sesuai tingkat pelanggaran.

Jika dalam proses tersebut di temukan indikasi tindak pidana, termasuk untuk pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang sebagaimana di atur dalam UU Nomor 8 Tahun 2010, penanganannya akan di teruskan sesuai kewenangan dan mekanisme penegakan hukum yang berlaku.

Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Apri Artoto menambahkan, temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk terus memperkuat sistem pembinaan dan pengawasan internal pegawai.

Selain melakukan penanganan terhadap pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pihaknya juga melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan pembinaan pegawai.

“Kami melihat area mana yang perlu di perkuat. Bagaimana upaya pembinaan dapat di lakukan secara lebih efektif serta langkah-langkah pencegahan yang perlu di tingkatkan agar potensi risiko serupa dapat teridentifikasi dan di tangani sedini mungkin,” ucapnya.

BACA JUGA:

BNPB Ungkap 1.730 Bencana Terjadi sejak Januari 2026

Apri menerangkan, setiap pelanggaran yang terbukti akan di tindaklanjuti sesuai ketentuan dan di berikan sanksi.

Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan adanya perbaikan sistem secara berkelanjutan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan upaya pencegahan dapat di lakukan lebih dini.

(Bambang Fouristian)

Yayasan Mitra BGN Diminta Awasi Pengelolaan SPPG

0
Mitra BGN fokusjabar.id
foto ilustrasi

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (Mas Dar) melalui instagram resmi @sudaru_sudaryono meminta yayasan mitra pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak lagi sekadar membangun dapur dan menyerahkan seluruh pengelolaannya kepada kepala dapur.

Lebih dari itu, mereka juga harus ikut terlibat memastikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

BACA JUGA:

BGN Setop Sementara Program MBG di Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

“Yayasan/Mitra punya kedudukan yang sama dan harus ikut hadir di dapur,” tulis Sudaryono, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, evaluasi yang di lakukan selama sekitar 40 hari terakhir menunjukkan adanya pola pada dapur yang mampu menjalankan program dengan baik.

Yayasan yang peduli dan ikut terlibat langsung dalam operasional dapur cenderung mampu menjaga kualitas layanan.

Karena itu, Sudaryono menegaskan yayasan tidak seharusnya menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada kepala dapur.

Yayasan sebagai mitra BGN harus ikut memastikan kepala dapur hadir, bertanggung jawab serta seluruh tim menjalankan SOP.

“Maka paradigma ini saya ingin rubah, bahwa mitra dan yayasan ini adalah mitra. Namanya mitra, mitranya BGN,” jelasnya.

Selain meminta yayasan lebih aktif, BGN juga akan memperkuat peran chef dalam pengelolaan dapur MBG.

Sudaryono menilai, chef menjadi salah satu kunci penting karena memiliki pengetahuan mengenai bahan makanan, proses memasak hingga waktu yang tepat untuk mengolah makanan.

BACA JUGA:

Bantuan Beras Diperpanjang hingga Desember 2026

“Dia ngerti belanja barang. Dia ngerti masak apa yang gampang basi, dia ngerti. Kemudian dia ngerti masaknya harus jam berapa, matangnya jam berapa, berapa lama,” pingkasnya.

Sebelumnya Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati menghentikan sementara operasional program MBG di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Hal tersebut di lakukan menyusul kebijakan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sejumlah daerah.

Khairul Hidayati menjelaskan, penyesuaian operasional MBG di lakukan untuk memastikan pelaksanaan program tetap berjalan secara aman.

Mengingat, pelaksanaan PJJ mulai di berlakukan pada Senin (7/9/2026) dengan durasi yang menyesuaikan kondisi dan kebijakan daerah masing-masing.

Sehingga operasional MBG bagi penerima manfaat di satuan pendidikan turut di hentikan sementara.

(Bambang Fouristian)

Kiper Muda Persib Fitrah Maulana Siap Hadapi Persija Jakarta

0
Fitrah Maulana fokusjabar.id
Fitrah Maulana (foto: ilustrasi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kiper muda Persib Bandung, Fitrah Maulana siap menghadapi Persija Jakarta jika kembali mendapat kepercayaan pelatih Igor Tolic pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Fitrah menjadi salah satu pemain yang mendapat kepercayaan pelatih Igor Tolic pada awal musim ini.

Dia tampil saat menghadapi Manila Digger pada babak pendahuluan AFC Champions League Two (ACL Two) dan kemudian kembali di percaya turun saat menghadapi PSM Makassar pada laga pembuka Super League.

BACA JUGA:

Persija Jakarta vs Persib, Ini Pesan STY untuk Jakmania

Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Fitrah Maulana yang masih berusia muda.

Dia mengaku bangga bisa mendapatkan menit bermain. Meski begitu, Ia menyadari masih banyak hal yang harus diperbaiki dalam permainannya.

“Pasti bangga karena ini memang target saya bisa bermain di liga dan bisa jadi starting. Tapi masih banyak pelajaran, masih banyak kekurangan dan masih harus banyak yang di perbaiki,” ungkapnya.

Menghadapi Persija, Fitrah menyadari persiapan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik dan taktik. Mental bertanding juga menjadi bagian penting yang harus di persiapkan.

Bagi Dia, pertandingan menghadapi Persija Jakarta memiliki atmosfer dan tekanan tersendiri.

“Kami sebagai pemain profesional, tetap persiapkan mental. InsyaAllah kami akan kerja keras raih tiga poin,” tegasnya.

BACA JUGA:

Pelatih Persib Bandung Fokus Hadapi Persija Jakarta

Fitrah siap menjalankan tugas apabila kembali di percaya oleh coach untuk tampil sejak menit awal.

Ia menegaskan, tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang di berikan. Fitrah akan berusaha memberikan penampilan terbaik di bawah mistar.

“Kalau di percaya main, pasti saya buktikan. Mental pasti harus di siapin dari sekarang,” tutupnya.

Di sisi lain, jelang pertandingan el clasico, striker Persib Bandung, Balsa Sekulic membidik gol ke gawang Persija Jakarta.

Pertandingan tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Sebelumnya, Penyerang asal Montenegro ini sudah pernah mencatatkan namanya di papan skor ketika kedua tim bertemu pada semifinal Piala Presiden 2026.

Balsa Sekulic mencetak gol dari titik penalti saat Persib mengalahkan Persija dengan skor 2-1 di Stadion I Wayan Dipta, Bali.

Kedua tim kembali bertemu di pekan kedua kompetisi Super League 2026/2027.

Balsa Sekulic mengaku ingin kembali mencetak gol ke gawang Persija Jakarta. Meski begitu, kemenangan Persib tetap menjadi prioritas utama di bandingkan catatan individu.

(Bambang Fouristian)

344 Pelajar SD di Pangandaran Ikut Olahraga Tradisional

0
Olahraga Tradisional Pangandaran fokusjabar.id
Permainan bakiak

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Sebanyak 344 pelajar dari 44 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (Jabar) mengikuti invitasi olahraga tradisional.

‎Kegiatan olahraga tradisional menjadi upaya mengenalkan kembali permainan zaman dulu sekaligus mengurangi aktivitas anak bermain gadget.

‎BACA JUGA:

5 Permainan Tradisional Dihidupkan Kembali di Pangandaran

‎Beragam permainan tradisional seperti sumpitan, hadang, bakiak, dogongan dan egrang di lombakan dalam kegiatan yang di gelar sebagai agenda tahunan tersebut.

‎Ketua KKG PJOK Kecamatan Padaherang, Wahyudi Yulianto mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari bibit berprestasi di bidang olahraga.

Namun juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpelajar sekaligus melestarikan kearifan lokal.

“Ini kegiatan agenda tahunan. Tentunya kami di Kecamatan Padaherang setiap tahunnya mengadakan invitasi olahraga tradisional,” kata Wahyudi kepada FOKUSJabar, Kamis, (10/9/2026).

Menurutnya, olahraga tradisional yang sudah di kenal sejak zaman dulu kini mulai di perkenalkan kembali kepada generasi muda.

Para pelajar di ajak mengenal permainan yang tidak hanya menyenangkan. Tetapi juga memiliki nilai kebersamaan.

‎”Tujuannya dalam rangka mempererat tali silaturahmi antarpelajar SD se-kecamatan Padaherang. Kemudian untuk melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal,” ujarnya.

‎Wahyudi menilai, permainan tradisional juga dapat menjadi alternatif aktivitas anak di tengah maraknya penggunaan gadget.

‎Dia berharap, kegiatan tersebut membuat anak-anak kembali aktif bergerak dan bermain bersama teman-temannya, bukan hanya menghabiskan waktu dengan telepon genggam.

‎”Insyaallah dengan adanya kegiatan olahraga tradisional, apalagi sekarang di lombakan, ini akan mengurangi anak bermain HP,” tuturnya.

‎Dalam kegiatan tersebut, terdapat lima cabang olahraga tradisional yang di pertandingkan. Yakni, sumpitan, hadang, bakiak, dogongan, dan egrang.

‎BACA JUGA:

Resmi Berganti! Ini Sosok Wakapolres dan Kasat Reskrim Baru Polres Pangandaran

‎Untuk peserta seluruhnya berasal dari pelajar SD di Kecamatan Padaherang. Total terdapat 44 SD dengan jumlah peserta mencapai 344 pelajar.

Kegiatan tersebut di gelar setahun sekali. Namun, pelestarian olahraga tradisional tidak berhenti di tingkat kecamatan.

‎Menurut Wahyudi, para peserta berpeluang melanjutkan kompetisi ke tingkat yang lebih tinggi. Mulai dari kabupaten hingga provinsi.

‎BACA JUGA:

‎”Untuk kegiatan olahraga tradisional ini berkelanjutan. Mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten dan juga sampai tingkat provinsi,” ungkapnya.

‎Para pemenang juga mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar terus berprestasi di bidang olahraga.

‎”Untuk kategori juara satu tentunya kami memberikan penghargaan untuk memotivasi agar selalu berprestasi pada bidang olahraga. Ada piala, sertifikat dan juga bonus tambahan,” jelasnya.

‎Wahyudi menambahkan, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan. Bahkan, pihak dinas mendorong agar kegiatan serupa terus di laksanakan. Sehingga olahraga tradisional semakin di kenal masyarakat.

‎”Dari dinas tentunya mendukung. Bahkan menyarankan untuk selalu mengadakan kegiatan dan menyosialisasikan kegiatan Gebyar Olahraga di kemasyarakat,” pungkasnya.

(Sajidin)