spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 101

5 Permainan Tradisional Dihidupkan Kembali di Pangandaran

0
permainan tradisional gokusjabar.id
Para siswa melakukan permainan Dogongan

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar) kembali memainkan permainan tradisional yang jarang di temui di era digital.

‎Ada lima permainan tradisional yang di mainkan para pelajar. Yakni Bakiak, Hadang, Egrang atau Jajangkungan, Dogongan dan Sumpitan.

‎BACA JUGA:

Unik! Purnabakti Polres Pangandaran Dapat Hadiah Sepasang Domba, Ternyata Ini Filosofinya

‎Mereka terlihat antusias mengikuti setiap permainan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik. Tetapi juga kecepatan, keseimbangan hingga kekompakan.

‎Salah satu permainan yang menarik perhatian adalah Sumpitan. Dalam permainan ini, peserta harus membidik sasaran menggunakan alat sumpit dari jarak 15 meter.

‎”Atlet itu membidik sasaran. Tentunya kalau ingin nilainya tinggi pasti di angka yang tertinggi,” ujar Ketua KKG PJOK Kecamatan Padaherang, Wahyudi Yulianto, Kamis (10/9/2026).

‎Pada papan sasaran terdapat angka 1 hingga 10. Semakin tepat peserta mengenai angka dengan nilai tinggi, semakin besar pula poin yang di peroleh.

‎Alat sumpit yang di gunakan terbuat dari bambu maupun fiber. Namun, sebagian besar peserta menggunakan sumpit berbahan fiber.

‎”Caranya di tiup,” katanya.

‎Selain sumpitan, ada pula permainan Dogongan yang mengandalkan kekuatan fisik. Berbeda dengan tarik tambang yang menggunakan tali, dogongan menggunakan bambu sebagai alat untuk beradu tenaga.

‎Dua peserta saling mendorong bambu. Peserta yang terdorong hingga melewati garis batas di nyatakan kalah.

‎”Jadi adu tenaga saja. Para atlet di adu tenaga, saling mendorong. Mana yang terdorong sampai melewati batas garis yang sudah di tentukan, itulah yang kalah,” jelasnya.

‎Permainan lainnya adalah Egrang atau dalam bahasa Sunda di kenal sebagai Jajangkungan. Peserta harus berjalan hingga berlari menggunakan bambu sambil menjaga keseimbangan.

‎Dalam perlombaan tersebut, peserta yang mampu mencapai garis akhir paling cepat menjadi pemenang.

‎BACA JUGA:

Kepatuhan Pakai Helm di Pangandaran Baru 75 Persen, Polisi Masih Temukan Pelanggar

‎”Egrang ini permainan yang menyenangkan. Tentunya melatih keseimbangan. Kita menggunakan bambu, kalau di Sunda itu jajangkungan,” ujar Wahyudi.

‎Sementara permainan Hadang di mainkan secara beregu. Para peserta di tuntut bekerja sama melewati penjagaan tim lawan untuk mendapatkan poin sebanyak-banyaknya.

‎Pemain harus mampu melewati rintangan tanpa tersentuh oleh anggota tim lawan yang bertugas sebagai penjaga.

‎”Untuk permainan hadang ini beregu. Tentunya untuk melatih kekompakan dan kedisiplinan. Membutuhkan tim yang solid untuk meraih poin sebanyak-banyaknya,” katanya.

‎Menurutnya, permainan tradisional tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi anak-anak. Berbagai permainan memiliki manfaat untuk melatih kemampuan fisik dan motorik.

‎Permainan hadang, misalnya, melatih kecepatan dan kelincahan. Sementara egrang melatih keseimbangan. Sedangkan dogongan mengandalkan kekuatan fisik.

‎”Gerak motoriknya itu melatih kecepatan, kelincahan,” pungkasnya.

(Sajidin)

Sekda Ciamis: Pilkades Digital Lebih Efisien

0
Pilkades Digital fokusjabar.id
Sekretaris Daerah Ciamis, Andang Firman Triyadi

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis Jawa Barat (Jabar) terus mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 yang akan menggunakan sistem digital.

Sosialisasi terkait mekanisme dan penggunaan sistem digital terus di lakukan agar seluruh pihak yang terlibat. Khususnya panitia Pilkades memahami teknis pelaksanaannya di lapangan.

BACA JUGA:

OMI 2026 di Ciamis Diikuti 1.261 Siswa, Peserta Terbaik Bersiap Melaju ke Tingkat Jabar

Kegiatan sosialisasi kembali di gelar di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Ciamis, Kamis (10/9/2026).

Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi mengatakan, sosialisasi menjadi bagian penting dalam persiapan penerapan sistem digital pada Pilkades mendatang.

Menurutnya, sistem digital merupakan hal baru yang perlu di pahami secara menyeluruh. Sehingga tidak menimbulkan kebingungan ketika di terapkan dalam proses pemilihan.

“Hari ini kita melakukan sosialisasi bagaimana penyelenggaraan Pilkades. Sebelumnya sudah ada, kemudian karena sekarang ada yang baru, kita menggunakan digitalisasi,” ujar Andang.

Ia menegaskan, sosialisasi tidak hanya membahas penggunaan teknologi. Tetapi juga berbagai kondisi yang mungkin di temui di lapangan. Termasuk masyarakat yang tidak memiliki telepon seluler atau mengalami kendala dalam menggunakan sistem digital.

“Jangan sampai menjadi paranoid karena belum di jelaskan. Bagaimana menggunakannya, bagaimana yang tidak punya handphone, hari ini kita jelaskan semuanya sehingga clear,” katanya.

Andang memastikan, Pemkab Ciamis telah melakukan persiapan secara bertahap. Regulasi Pilkades sudah tersedia. Sementara penganggaran dan pembentukan panitia juga telah di siapkan.

“Sangat-sangat siap. Setelah aturan sudah, sekarang sosialisasi, penganggaran juga sudah siap. Yang penting tinggal kesiapan di pemilihan. Panitianya sudah terbentuk, sudah di lantik,” ungkapnya.

Selain sosialisasi, simulasi penggunaan sistem digital juga akan di lakukan. Hal tersebut untuk memastikan panitia benar-benar memahami mekanisme sebelum pelaksanaan Pilkades.

BACA JUGA:

Mesin Oven Bocor, Pabrik Kerajinan Panahan di Purwadadi Ciamis Terbakar

Andang menilai, penerapan digitalisasi dapat membuat proses pemilihan lebih efisien. Namun, pemerintah tetap perlu memastikan ketersediaan perangkat keras yang di butuhkan.

“Yang pasti lebih efisien. Tapi yang pasti kita harus ada perangkat kerasnya. Paling dengan sewa kita nanti,” jelasnya.

Menurut Andang, digitalisasi juga di harapkan mampu meminimalisasi potensi kecurangan. Pasalnya, data pemilihan akan tercatat secara langsung. Sehingga lebih sulit untuk di ubah.

“Kita meminimalisasi kecurangan. Karena datanya langsung dan tidak bisa di ubah-ubah. Jam berapa dia memilih, langsung ada,” katanya.

Meski demikian, Andang menekankan penggunaan teknologi harus di barengi dengan integritas penyelenggara.

Panitia dan petugas di lapangan harus mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya Pilkades.

Ia juga mengingatkan agar hak masyarakat tetap terjamin. Termasuk warga yang membutuhkan pendampingan untuk menuju tempat pemungutan suara.

“Kita harus percaya kegiatan ini adalah pesta demokrasi. Harus di lakukan dengan rasa senang, akuntabel dapat d ipercaya bahwa proses ini tidak ada kecurangan. Bebas, langsung dan rahasia,” pungkasnya.

(Mia)

Pemotor di Sindangrasa Ciamis Tewas Dihajar Truk

0
kecelakaan Ciamis fokusjabar.id
Kecelakaan Lalu Lintas (foto: Ilustrasi)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Aditya Sulaeman meninggal dunia dalam penanganan medis akibat mengalami kecelakaan di jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Sindangrasa Kecamatan/Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar), Rabu (9/9/2026) malam.

Menurut Kasat Lantas Polres Ciamis Polda Jabar, AKP Anjar Maulana, peristiwa kecelakaan maut yang menelan korban satu jiwa berawal saat sepeda motor yang di kendarai Andhika Herdiana yang membonceng korban datang dari arah Tasikmalaya menuju Kota Ciamis.

BACA JUGA:

Mesin Oven Bocor, Pabrik Kerajinan Panahan di Purwadadi Ciamis Terbakar

Tiba di lokasi kejadian, sebuah truk box berusaha menyalip kendaraan. Naas, di tengah bahu jalan ada sepeda motor korban.

“Akibat tertabrak truk, pemotor terpental,” ucapnya, Kamis (10/9/2026).

Selang beberapa saat setelah terjadi kecelakaan, warga sekitar yang mengetahui ada kecelakaan langsung berdatangan ke lokasi kejadian.

Mereka membantu mengevakuasi kedua korban yang tergeletak di bahu jalan.

BACA JUGA:

Mata Air Cirumanja Ciamis Tak Pernah Surut, Warga Percaya Ada Penunggu Gaib

“Saat di evakuasi terlihat luka di bagian kepala korban sangat parah,” jelasnya.

Kecelakaan lalu lintas bisa di cegah. Kecelakaan terjadi bukan karena jalan yang salah, tapi karena kita yang lalai.

Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Satu detik teledor, bisa penyesalan seumur hidup.

(Husen Maharaja)

Striker Persib Balsa Sekulic Ingin Cetak Gol Lagi ke Gawang Persija

0
Balsa Sekulic fokusjabar.id
Balsa Sekulic (foto: ilustrasi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Jelang pertandingan el clasico, striker Persib Bandung, Balsa Sekulic membidik gol ke gawang Persija Jakarta.

Pertandingan tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

BACA JUGA:

Pelatih Persib Bandung Fokus Hadapi Persija Jakarta

Sebelumnya, Penyerang asal Montenegro ini sudah pernah mencatatkan namanya di papan skor ketika kedua tim bertemu pada semifinal Piala Presiden 2026.

Balsa Sekulic mencetak gol dari titik penalti saat Persib mengalahkan Persija dengan skor 2-1 di Stadion I Wayan Dipta, Bali.

Kedua tim kembali bertemu di pekan kedua kompetisi Super League 2026/2027.

Balsa Sekulic mengaku ingin kembali mencetak gol ke gawang Persija Jakarta. Meski begitu, kemenangan Persib tetap menjadi prioritas utama di bandingkan catatan individu.

“Saya berharap bisa mencetak gol lagi. Yetapi yang paling penting adalah kami menang. Siapa pun yang mencetak gol tidak masalah,” kata Balsa.

Persib datang dengan modal kemenangan 3-1 atas PSM Makassar pada laga pembuka.

Pada pertandingan nanti, Persib akan menghadapi tekanan berbeda di bandingkan laga sebelumnya karena bermain di hadapan pendukung Persija.

BACA JUGA:

Sempat Tertahan Erupsi Anak Krakatau, Eliano Reijnders Balik Bandung

Balsa tetap optimististis menghadapi pertandingan tersebut. Ia percaya pada kemampuan rekan-rekannya untuk kembali mendapatkan hasil positif dalam duel bergengsi tersebut.

Di sisi lain, Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY) memberikan perhatian khusus terhadap atmosfer di luar lapangan.

Dia berharap, pertandingan berjalan dengan tertib dan tetap mengedepankan sportivitas.

Dia menyadari duel Persija dan Persib memiliki tensi tinggi. Namun, menurutnya, rivalitas seharusnya tidak menjadi alasan bagi suporter untuk melakukan tindakan yang merugikan.

“Pesan Saya adalah tidak peduli apakah kami melawan Persib, Bali United atau Dewa United, para fans harus selalu tertib dan tidak boleh ada masalah,” tegas Shin Tae-yong.

STY meminta para suporter memahami bahwa keputusan wasit merupakan bagian dari pertandingan. Kesalahan maupun keputusan yang di anggap menguntungkan salah satu tim tidak seharusnya menjadi pemicu keributan.

“Wasit bisa saja membuat keputusan yang salah atau membuat keputusan yang benar. Tetapi pertandingan tetaplah pertandingan,” ungkapnya.

(Bambang Fouristian)

Persija Jakarta vs Persib, Ini Pesan STY untuk Jakmania

0
Persija Jakarta Persib fokusjabar.id
Pelatih Persija, STY (foto: ilustrasi)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Laga pekan kedua Super League 2026/2027 Persija Jakarta versus Persib Bandung menjadi salah satu pertandingan yang di nantikan pecinta bola tanah air.

Pertandungan el clasico tersebut di gelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Rivalitas panjang kedua klub membuat pertemuan ini selalu memiliki daya tarik tersendiri.

BACA JUGA:

Nadeo Argawinata Fokus Pertandingan, Salah Satunya Persib Bandung

Persija Jakarta sebagai tuan rumah pede dengan modal kemenangan setelah mengalahkan Borneo FC dengan skor 1-0.

Begitu pun dengan Persib Bandung. Tim besutan Igor Tolic mengawali kompetisi dengan hasil positif dengan mengalahkan PSM Makassar 3-1.

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY) memberikan perhatian khusus terhadap atmosfer di luar lapangan. Dia berharap, pertandingan berjalan dengan tertib dan tetap mengedepankan sportivitas.

Dia menyadari duel Persija dan Persib memiliki tensi tinggi. Namun, menurutnya, rivalitas seharusnya tidak menjadi alasan bagi suporter untuk melakukan tindakan yang merugikan.

“Pesan Saya adalah tidak peduli apakah kami melawan Persib, Bali United atau Dewa United, para fans harus selalu tertib dan tidak boleh ada masalah,” tegas Shin Tae-yong.

STY meminta para suporter memahami bahwa keputusan wasit merupakan bagian dari pertandingan. Kesalahan maupun keputusan yang di anggap menguntungkan salah satu tim tidak seharusnya menjadi pemicu keributan.

“Wasit bisa saja membuat keputusan yang salah atau membuat keputusan yang benar. Tetapi pertandingan tetaplah pertandingan,” ungkapnya.

Pihaknya menargetkan kemenangan dalam pertandingan melawan Persib. Dukungan Jakmania selama pertandingan di yakini bisa memberikan tambahan energi bagi para pemain Persija.

Meski demikian, dukungan tersebut di berikan secara positif. Jika hasil pertandingan nantinya tidak sesuai harapan, Jakmania tetap di minta memberikan dukungan kepada tim.

BACA JUGA:

Saddil Ramdani Dipinjamkan PERSIB ke Persebaya, Ini Alasan Igor Tolic

“Kami harus selalu mengedepankan fair play dan saling menghormati dengan baik. Kami akan berusaha sekuat tenaga agar bisa menang,” katanya.

Pihaknya berharap tidak ada kekerasan fisik maupun kerusuhan yang muncul akibat pertandingan tersebut.

Menurutnya, atmosfer pertandingan yang besar seharusnya menjadi energi positif bagi Persija.

“Saya akan sangat-sangat berterima kasih apabila para fans tidak melakukan kekerasan fisik antarsesama atau membuat masalah-masalah kerusuhan seperti itu,” kata Shin Tae-yong.

Di sisi lain, Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic mulai mengalihkan perhatian ke tantangan berikutnya kontra Persija Jakarta.

Pelatih Persib Bandung memilih tidak terlalu larut memikirkan kekuatan lawan. Dia lebih menitikberatkan persiapan pada kondisi dan kesiapan skuadnya.

Menurut Igor, pertandingan melawan Persija Jakarta akan sangat ditentukan oleh kesiapan pemain yang tersedia setelah menjalani proses pemulihan.

“Saya rasa saya lebih fokus pada tim kita sendiri tentang siapa yang bakal sehat. Persija punya tim yang sangat bagus. Tapi kita juga bagus,” kata Igor.

Meski fokus pada tim sendiri, Dia tetap memantau perkembangan Persija. Ia melihat rivalnya tersebut memiliki pertahanan yang semakin stabil di bandingkan sebelumnya.

(Bambang Fouristian)

Pelatih Persib Bandung Fokus Hadapi Persija Jakarta

0
Pelatih Persib Bandung fokusjabar.id
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic (foto: ilustrasi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic mulai mengalihkan perhatian ke tantangan berikutnya kontra Persija Jakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Sebelumnya pada laga pembuka, Thom Haye dan kolega mnang 3-1 versus PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar).

BACA JUGA:

Persija vs Persib, Umuh Muchtar Larang Bobotoh ke GBK

Pelatih Persib Bandung memilih tidak terlalu larut memikirkan kekuatan lawan. Dia lebih menitikberatkan persiapan pada kondisi dan kesiapan skuadnya.

Menurut Igor, pertandingan melawan Persija Jakarta akan sangat ditentukan oleh kesiapan pemain yang tersedia setelah menjalani proses pemulihan.

“Saya rasa saya lebih fokus pada tim kita sendiri tentang siapa yang bakal sehat. Persija punya tim yang sangat bagus. Tapi kita juga bagus,” kata Igor.

Meski fokus pada tim sendiri, Dia tetap memantau perkembangan Persija. Ia melihat rivalnya tersebut memiliki pertahanan yang semakin stabil di bandingkan sebelumnya.

“Mereka terlihat lebih stabil di banding sebelumnya. Saya tidak melihat banyak ketidakteraturan. Saya melihat lini pertahanan mereka stabil,” ungkap Igor.

Bagi Tolic, stabilitas pertahanan merupakan salah satu modal utama untuk meraih kemenangan.

Kemampuan menjaga gawang tetap aman akan memberikan fondasi bagi sebuah tim untuk kemudian mengembangkan permainan dan mencari gol.

“Kalau punya pertahanan bagus dan tidak kebobolan, kamu punya fondasi bagus untuk menang. Di tambah kualitas lini depan mereka, sama seperti kita, untuk memenangkan laga, mencetak gol dari set piece atau open play. Tapi pertahanan memang harus stabil,” tuturnya.

Maung Bandung memiliki modal positif setelah melakukan remontada saat menghadapi PSM Makassar.

BACA JUGA:

Bertemu Manajer Persib, Ini Imbauan Kapolda Jabar untuk Bobotoh

Kini, Tolic ingin momentum tersebut menjadi bagian dari proses persiapan menuju laga klasik kontra Persija.

Dengan waktu pemulihan yang terbatas, kesiapan fisik pemain menjadi perhatian utama sebelum tim menentukan komposisi terbaik.

Duel Persija kontra Persi Bandung di jadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Di sisi lain, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar minta Bobotoh untuk tidak datang ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Pria yang akrab di sapa Pak Haji ini menyampaikan imbauan tersebut saat bertemu dengan perwakilan komunitas Bobotoh di kediamannya di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Rabu (9/9/2026) malam.

Menurut Umuh Muchtar, situasi saat ini belum memungkinkan bagi Bobotoh untuk hadir langsung di Stadion GBK. Meski regulasi yang sebelumnya melarang suporter tim tamu hadir di stadion telah di cabut.

“Jangan sampai ada yang datang, walaupun nanti selundup-selundup, sendiri-sendiri, ya, tanpa diberitahukan kepada orang lain. Kalau kita mendapat gol tuh spontan (selebrasi) ketahuan, itu habis di situ. Jangan!,” kata Umuh.

Umuh menegaskan, meski Bobotoh tidak hadir di Stadion GBK namun skuad Maung Bandung di pastikan bakal berusaha menampilkan permainan terbaiknya untuk mengamankan kemenangan.

“Lebih baik tidak berangkat. Ikuti apa yang saya sampaikan. Ini untuk kebaikan biar nyantai, tenang. Terpenting Persib menang. ​Itu aja, Persib-nya menang tiga poin,” ucapnya.

(Bambang Fouristian)

Sempat Tertahan Erupsi Anak Krakatau, Eliano Reijnders Balik Bandung

0
Eliano Reijnders fokusjabar.id
Eliano Reijnders (foto: ilustrasi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Eliano Reijnders sudah bergabung dalam sesi latihan Persib Bandung di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (9/9/2926).

Kehadiran Eliano Reijnders menjadi bagian penting dari persiapan Persib Bandung jelang pertandingan pekan kedua Super League 2026/2027 kontra Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

BACA JUGA:

Bertemu Manajer Persib, Ini Imbauan Kapolda Jabar untuk Bobotoh

Sebelumnya, Dia minta izin pulang ke Belanda dan absen saat menghadapi PSM Makassar pada laga pembuka, Minggu, 6 September 2026.

Pelatih Persib, Igor Tolic mengatakan, Reijnders harus kembali ke negaranya karena kakeknya meninggal dunia.

“Dia sempat agak tertahan di bandara karena erupsi gunung Anak Krakatau,” kata Tolic.

Perjalanan Reijnders ke Indonesia memang sempat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada 5 September 2026. Meski mengalami kendala dalam perjalanan, pemain kelahiran Belanda tersebut akhirnya telah kembali ke Bandung dan mengikuti program latihan tim.

Eliano Reijnders membenarkan pernyataan coach Ogor Tolic.

“Minggu lalu saya pulang untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kakek saya. Saat kembali, saya sempat tertahan di bandara karena erupsi,” tegas Reijnders.

Kembalinya Reijnders membuat persiapan menuju laga melawan Persija semakin lengkap.

Tim pelatih kini memiliki waktu beberapa hari untuk memulihkan kondisi sekaligus mematangkan strategi menghadapi rivalnya tersebut.

BACA JUGA:

Farhan Sambut Rencana Bobotoh ke GBK, Persib vs Persija Jadi Ujian Kedewasaan Suporter

Selain Reijnders, penjaga gawang Teja Paku Alam juga telah kembali mengikuti sesi latihan pada hari yang sama.

Keduanya di harapkan dapat mengikuti program persiapan tim menjelang pertandingan yang menjadi salah satu laga paling di nantikan pecinta bolatanah air.

Di sisi lain, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pipit Rusmanto mengimbau kepada Bobotoh untuk tidak datang ke Stadion GBK demi keamanan.

Selain itu, ia juga mengajak Bobotoh untuk nonton pertandingan tandang Persib kontra Persija di tempat masing-masing atau nonton bareng (bareng).

“Hari ini kita silaturahmi dengan Pak H. Umuh Muchtar. Beliau sesepuh kita, orang tua kita semuanya, ya. Harii ini kita berkomitmen bersama. Di samping silaturahmi untuk bagaimana merencanakan persiapan di hari Sabtu nanti,” ucapnya.

(Bambang Fouristian)