spot_imgspot_img
Selasa 14 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 10

Umuh Muchtar Optimistis Persib Kembali Berprestasi

0
Umuh Muctar persib fokusjabar.id
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar optimistis dengan komposisi tim saat ini skuad Maung Bandung bisa kembali meraih prestasi pada musim 2026/2027.

Persib sendiri sudah mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi musim 2026/2027 dengan menggelar latihan di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (11/7/2026).

BACA JUGA:

Wajah Baru Merapat, Persib Latihan Perdana Bersama Igor Tolic

Selain itu, pada musim 2026/2027 skuad Maung Bandung di tangani oleh Igor Tolic yang menggantikan posisi Bojan Hodak, serta di bantu oleh dua asisten pelatih yang baru bergabung Zlatko Runje dan Karlo Reinholz.

Pada musim ini, Persib juga mendatangkan beberapa pemain baru, sehingga melihat komposisi tim 2026/2027 Umuh Muchtar merasa optimis skuad Maung Bandung bisa kembali meraih prestasi.

“Walaupun ini kan belum lengkap, masih 11-12 orang lagi belum masuk, ya. Nanti kita akan lebih fokus. Mereka akan lebih baik. Sekarang pun juga fokus, semua semangat,” kata Umuh Muchtar.

“Insya allah ke depan, kalian pun juga akan lihat setelah lengkap pemain baru kita perlihatkan,” ucap pria yang akrab disapa Pak Haji ini.

Pria yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ini menegaskan, salah satu kunci untuk kembali meraih prestasi yakni kekompakan.

Menurutnya, kekompakan yang terbangun antara, pemain, pelatih, manajemen hingga Bobotoh bisa membuat Persib semakin kokoh dan kuat. Hal itu menjadi modal penting untuk meraih prestasi.

“Insya Allah kita selalu bilang, “Wah, akan juara, enggak akan…” Insya Allah, Tuhan Maha Adil. Kalau di sini kompak, pemain-pemain bagus, juga pelatih bagus, kenapa tidak?,” ujarnya.

BACA JUGA:

Latihan Perdana Persib Bandung, Ini Kata Adam Alis

“Yang nomor satu: pemain, pelatih, manajemen, ya. Semua berkesinambungan, bersama-sama membangun Persib. Insya Allah, saya yakin, ya. Saya yakin, insya Allah ya. Tapi kita tidak boleh jemawa. Juara lagi,” tegasnya.

(Arif)

Meet and Greet Adam Alis Ramaikan Pembukaan Pop Up Store Kelme di Paris Van Java

0
Pop Up Store Kelme adam alis fokusjabar.id
Meet and Greet Adam Alis Ramaikan Pembukaan Pop Up Store Kelme. (foto:I st)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain Persib Bandung, Adam Alis hadir dalam acara pembukaan Pop Up Store Kelme di Mall Paris Van Java, Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (12/7/2026).

Pop Up Store di buka Kelme Indonesia di Mall Paris Van Java, GF Floor, pada 12 Juli hingga 28 Juli 2026 serta di Paskal 23 Bandung, F1 Level, hingga 24 Juli 2026.

BACA JUGA:

Wajah Baru Merapat, Persib Latihan Perdana Bersama Igor Tolic

Sebelum di Bandung, Kelme telah sukses mengadakan Pop Up Store di Jakarta. Tepatnya di Mall Gandaria City dan FX Sudirman pada Mei hingga Juni lalu.

Pop Up Store Kelme menghadirkan berbagai macam koleksi. Di antaranya, Jersey Timnas Home, Jersey Timnas Away dan juga koleksi terbaru dari Kelme yaitu Summer Spring 2026 (SS26).

Koleksi SS26 kelme menyediakan berbagai sporting goods. Mulai dari jersey shirt hingga windbreaker dan running jacket yang di rancang guna mendukung aktivitas olahraga dan gaya hidup aktif sehari-hari.

Kehadiran Adam Alis selain memeriahkan Pop Up Store Kelme juga untuk Meet and Greet bersama para penggemar di Mall Paris Van Java.

Adam Alis mengaku senang bisa hadir dalam pembukaan Pop Up Store Kelme. Apalagi pada kesempatan tersebut ia bisa bertemu dan menyapa Bobotoh yang ada di Mall Paris Van Java.

“Saya senang bisa hadir di Pop Up Store Kelme di Bandung. Kehadiran Kelme sebagai brand sports apparel resmi Persib Bandung dan Timnas Indonesia semakin mendekatkan produk berkualitas kepada masyarakat,” kata Adam Alis.

BACA JUGA:

Persib Tunjuk Achmad Jufriyanto jadi Asisten Pelatih

“Kelme sudah menjadi bagian dari Timnas dan perjalanan saya bersama Persib. Jersey dan koleksi mereka bukan hanya nyaman di pakai. Tapi juga membangkitkan semangat saat bertanding,” Dia menambahkan.

Adam Alis menuturkan, kehadiran Pop Up Store Kelme membuat masyarakat Bandung bisa melihat dari dekat berbagai koleksi Kelme.

“Bandung di kenal sebagai kota dengan antusiasme sepak bola yang luar biasa. Kehadiran Pop Up Store Kelme di sini adalah kesempatan bagi kita semua untuk lebih dekat dan melihat secara langsung kualitasnya,” ujar Dia.

“Saya mengajak warga Bandung dan Jawa Barat untuk datang langsung ke Pop Up Store Kelme. Karena di sini kalian bisa mendapatkan jersey Timnas terbaru dan koleksi Summer Spring 2026 yang mendukung aktivitas olahraga sehari-hari,” ungkapnya.

Kevin Wijaya, CEO Kelme Indonesia mengaku bangga dapat menghadirkan Pop Up Store Kelme di Bandung. Hal ini sebagai bentuk komitmennya untuk masyarakat Bandung dan Jawa Barat.

“Kami senang akhirnya bisa hadir di Bandung, kota dengan antusiasme sepak bola yang luar biasa,” ungkapnya.

Pop Up Store ini adalah bentuk komitmen Kelme Indonesia untuk lebih dekat dengan masyarakat Bandung serta Jawa Barat. Ini bukan hanya sebagai brand olahraga, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung semangat sepak bola dan gaya hidup aktif.

“Kami tahu betul bahwa warga Bandung dan Jawa Barat memiliki kecintaan besar terhadap sepak bola. Kehadiran Pop Up Store adalah cara kami menghargai dan merayakan semangat tersebut,” katanya.

“Kedatangan Adam Alis di Pop Up Store Kelme juga menjadi momen spesial. Ia mewakili semangat Persib dan Timnas yang selalu di dukung warga Bandung, sekaligus mengajak masyarakat untuk merasakan langsung koleksi terbaru dari Kelme,” jelas Kevin.

Kelme resmi meluncurkan koleksi terbaru Summer Spring 2026 (SS26) sebagai bagian dari upaya memperkuat positioning Kelme sebagai brand sportswear sekaligus lifestyle apparel.

Koleksi SS26 menghadirkan perpaduan antara performa, kenyamanan dan desain modern yang dapat mendukung berbagai aktivitas olahraga maupun penggunaan sehari-hari.

Koleksi ini hadir melalui dua lini utama. Yaitu V Series dan Dragon Series yang di rancang untuk memenuhi kebutuhan pencinta olahraga sekaligus masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap fashion dan gaya hidup.

(Arif)

Briptu Dhiva Satlantas Polres Tasikmalaya Raih Emas Kapolri Cup Taekwondo 2026

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Briptu Dhiva Rahmani, foto bersama dengan jajaran Polres Tasikmalaya dan Polda Jawa Barat, usai meraih piala juara (ist Humas Polres)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Salah satu anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat (Jabar), kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional.

Briptu Dhiva Rahmani Sonjaya sukses mengharumkan institusi Polres Tasikmalaya dan Polda Jawa Barat usai mengondol satu medali emas dan satu medali perunggu pada ajang Kapolri Cup Taekwondo 2026. Raihan medali tersebut sekaligus mengantarkan kontingen Polda Jawa Barat mengunci gelar Juara Umum I untuk kategori TNI–Polri.

Baca Juga: Pagelaran Longser Lesbumi Tasikmalaya Sedot Ratusan Penonton di Balekota

Kejuaraan taekwondo bergengsi tingkat nasional yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari unsur TNI dan Polri ini bergulir di Tangerang sejak 9 hingga 12 Juli 2026. Ajang tersebut menjadi wadah pembuktian kemampuan para atlet sekaligus mempererat soliditas antarinstansi melalui olahraga prestasi.

Pada laga puncak kategori beregu, kontingen Polda Jawa Barat tampil impresif hingga berhasil menumbangkan tim kuat Polda Metro Jaya. Kemenangan krusial tersebut menjadi penentu keberhasilan Polda Jawa Barat membawa pulang trofi Juara Umum I dalam Kapolri Cup Taekwondo 2026.

Dalam kejuaraan tersebut, Briptu Dhiva mencatatkan hasil membanggakan dengan menyabet Juara 1 kategori Tag Team TNI–Polri Kapolri Cup 2026 serta Juara 3 kategori Kyorugi Prestasi Umum kelas Under 68 Kilogram. Capaian ini semakin menegaskan kualitas jawara taekwondo asal Kabupaten Tasikmalaya yang mampu berbicara banyak di level nasional.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, menyampaikan apresiasi tinggi sekaligus mengucapkan selamat atas pencapaian luar biasa Briptu Dhiva.

Pembinaan Taekwondo Kabupaten Tasikmalaya

Menurut Nana, keberhasilan ini menjadi bukti sahih bahwa roda pembinaan olahraga taekwondo di Kabupaten Tasikmalaya berjalan di jalur yang benar hingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi nasional.

Ia menjelaskan, selain aktif menjalankan tugas kepolisian, Briptu Dhiva juga mengemban amanah sebagai bagian dari tim pelatih taekwondo Kabupaten Tasikmalaya. Saat ini, ia tengah menggembleng atlet-atlet terbaik daerah untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada November 2026 mendatang.

“Selamat untuk Briptu Dhiva Rahmani Sonjaya yang telah mengharumkan nama baik Polres Tasikmalaya sekaligus Polda Jawa Barat pada Kejuaraan Taekwondo TNI–Polri tingkat nasional,” ucap H. Nana Sumarna, Minggu (12/7/2026).

Nana juga menegaskan bahwa keterlibatan Briptu Dhiva dalam jajaran kepelatihan Porprov menjadi bukti otentik bahwa peta kekuatan taekwondo Kabupaten Tasikmalaya kian berkembang pesat dan siap bersaing di level tertinggi.

Pada kesempatan terpisah, Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama, mengaku sangat bangga. Ia bersyukur atas capaian salah satu personel terbaiknya itu. Ia menilai keberhasilan Briptu Dhiva memberikan suntikan kebanggaan tersendiri bagi institusi Polri, khususnya jajaran Polres Tasikmalaya.

“Syukur alhamdulilah, anggota Satlantas Polres Tasikmalaya berhasil meraih prestasi pada cabang olahraga taekwondo tingkat nasional. Semoga prestasi ini terus meningkat dan menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus berprestas. Baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya,” ungkap AKBP Wahyu Pristha Utama.

Prestasi Selaras Dengan Pengabdian Masyarakat

Ia juga menekankan bahwa torehan prestasi di bidang olahraga harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas kinerja harian serta pelayanan prima kepada masyarakat.

“Anggota Polri tidak hanya harus profesional dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya. Tetapi juga mampu menunjukkan prestasi positif yang dapat mengharumkan nama institusi,” tegasnya.

“Selain berkewajiban memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, kami berharap prestasi anggota juga semakin meningkat. Sehingga dapat membawa nama baik institusi Polri di tingkat regional maupun nasional,” tambah Kapolres.

Di sisi lain, Briptu Dhiva Rahmani mengaku sangat bersyukur atas hasil maksimal yang ia raih pada kejuaraan nasional tersebut. Ia menyebut atmosfer pertarungan sengit saat menumbangkan perwakilan Polda Metro Jaya di partai final menjadi momen paling berkesan dalam perjalanan kariernya sebagai seorang atlet.

“Saya bersyukur pada partai final, bisa meraih terbaik dengan mengalahkan perwakilan Polda Metro Jaya. Prestasi ini saya persembahkan untuk Polri, Polda Jawa Barat, dan Polres Tasikmalaya yang selalu memberikan dukungan penuh sehingga bisa meraih juara,” pungkas Briptu Dhiva.

(Seda)

Pagelaran Longser Lesbumi Tasikmalaya Sedot Ratusan Penonton di Balekota

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Pentas Longser Teater Rakyat Tamu Agung, mampu memukau ratusan penonton di halaman Kantor Balekota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) Kota Tasikmalaya menggelar Pagelaran Seni Longser yang sukses menyedot perhatian ratusan warga saat bermalam mingguan.

Halaman Balekota Tasikmalaya malam itu mendadak berubah menjadi panggung budaya megah. Penampilan sejumlah kesenian tradisional yang meriah sukses menyajikan tontonan sekaligus tuntunan gratis bagi masyarakat.

Baca Juga: Densus 88 Geledah Kontrakan Terduga Pelaku Ledakan di Dadaha Tasikmalaya, Amankan Sejumlah Barang Bukti

Ratusan penonton dari berbagai kalangan tampak memadati area halaman Balekota Tasikmalaya. Senyum, tawa lepas, tepuk tangan, hingga sorak-sorai riuh mengiringi setiap adegan jenaka yang lahir dari para seniman Longser berpengalaman.

Pagelaran Longser tersebut mengusung konsep kolaborasi antara pegiat budaya, seniman lokal, dan anggota Lesbumi. Menggunakan balutan kostum khas Sunda serta iringan musik kendang, suling, dan gong, para pemain membawakan cerita jenaka yang sarat akan kritik sosial serta edukasi bagi khalayak ramai.

Dialog spontan yang menjadi ciri khas teater rakyat ini berulang kali mengocok perut penonton. Namun di balik balutan humor segar tersebut, para seniman menyelipkan pesan mendalam mengenai akhlak, gotong royong, serta pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan.

Pentas Longser bertajuk Tamu Agung tersebut menarik perhatian Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, serta Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana. Mereka berbaur langsung dengan ratusan warga dan larut dalam atmosfer semarak acara.

Menghidupkan Kembali Kesenian Longser di Ruang Publik

Dicky Candra menyambut baik inisiatif Lesbumi yang berani menghidupkan kembali kesenian longser di ruang publik, tepat di tengah-tengah kehidupan masyarakat modern.

Orang nomor dua di Kota Tasikmalaya itu melontarkan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para seniman, budayawan, khususnya keluarga besar Lesbumi yang konsisten merawat kesenian kocak khas daerah ini.

“Saya melihat pentas seni ini sangat menggugah semangat bersama untuk mencintai dan menjaga budaya daerah. Ini penting agar generasi muda tahu bahwa kita punya seni pertunjukan yang unik dan menghibur,” ungkap Dicky Candra Negara, Minggu (12/7/2026).

Ia menegaskan, seni dan budaya lokal tidak boleh mandek pada batas tawa semata. Menurutnya, sebuah karya harus tetap hidup dan mampu menyampaikan pesan sosial serta nilai moral yang kokoh kepada khalayak.

“Dalam seni itu harus ada value. Tidak hanya membuat orang tertawa atau gembira saja, tapi harus ada pesan moral yang tersampaikan di dalam pentasnya. Pesan tentang akhlak, tentang persatuan, tentang kehidupan dan masa depan,” paparnya.

Tontonan yang Menghibur Namun Tetap Edukatif

Dicky Candra menuturkan, Lesbumi memikul peran besar sebagai rumah dan wadah bagi para seniman muslim. Oleh karena itu, lembaga ini harus mampu menghadirkan tontonan yang sehat, menghibur, namun tetap mendidik dan menginspirasi masyarakat.

“Kalau seni dan budaya daerah terus hidup, kotanya juga pasti hidup. Ekonomi kreatif jalan, pariwisata ramai, dan akhlak serta karakter anak muda kita berjalan positif,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Lesbumi PCNU Kota Tasikmalaya, Dwi Februwana, membeberkan alasan pihaknya memilih kesenian longser. Menurut Dwi, kesenian tradisional ini mulai jarang naik panggung. Padahal mengantongi karakteristik dan identitas yang sangat kuat di tengah masyarakat Sunda, khususnya di Tasikmalaya.

“Lewat pagelaran ini kami ingin mengenalkan lagi longser ke kalangan masyarakat khususnya kalangan anak muda. Caranya dikemas kekinian, bahasanya dekat dengan keseharian, tapi ruhnya tetap longser Sunda,” ungkap Dwi.

Pentas teater rakyat bertema Tamu Agung ini sebenarnya menyerap inspirasi dari naskah drama klasik Revizor karya sastrawan Rusia ternama, Nikolai Gogol. Lewat adaptasi budaya tersebut, Lesbumi berkomitmen menjadikan seni dan budaya lokal sebagai media dakwah yang menyejukkan. Sekaligus menyenangkan bagi semua kalangan.

“Kami ingin masyarakat, terutama anak muda Tasikmalaya memberikan edukasi dan menyadari. Bahwa menjaga seni budaya daerah sendiri itu penting karena sebagai ciri khas dan warisan nenek moyang. Kalau bukan kita yang melestarikan, siapa lagi yang menjaganya,” pungkas Dwi.

(Seda)

Nobar Piala Dunia di Depok Berlangsung Meriah dan Kondusif, Warga Berbaur Tanpa Sekat

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Suasana nonton bareng pertandingan Timnas Argentina vs Swiss pada perhelatan Piala Dunia 2026 di Aula Kantor Kecamatan Pancoran Mas, Minggu (12/07/26).

DEPOK,FOKUSJabar.id: Semarak Piala Dunia tidak hanya membakar semangat negara-negara peserta, tetapi juga menjalar hingga ke berbagai sudut Indonesia, termasuk Kota Depok. Antusiasme masyarakat terhadap pesta sepak bola terakbar empat tahunan itu mewujud lewat berbagai agenda nonton bareng (nobar) di tengah pemukiman.

Di Kecamatan Pancoran Mas (Panmas), unsur pemerintah wilayah memanfaatkan euforia Piala Dunia sebagai momentum emas untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga. Kegiatan nobar ini sukses menjadi jembatan komunikasi yang menghadirkan atmosfer hangat serta penuh kebersamaan.

Baca Juga: Penyuluh Pertanian Depok Ungkap Pentingnya Menanam Cabai bagi Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflas

Camat Pancoran Mas bersama Danramil, Kapolsek Panmas, dan ratusan warga menggelar nobar laga sengit babak perempat final yang mempertemukan Tim Nasional Argentina melawan Swiss, Minggu (12/7/2026) pagi.

Pihak panitia menyulap Aula Kantor Kecamatan Pancoran Mas menjadi arena nonton bersama yang representatif. Puluhan warga datang memadati lokasi dan berbaur langsung dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) tanpa ada sekat formalitas.

Agenda ini sukses membuka ruang interaksi sosial secara langsung antara masyarakat dan unsur Tiga Pilar Kecamatan Pancoran Mas. Riuh sorak penonton kian membakar atmosfer aula seiring berjalannya pertandingan di layar kaca.

Camat Pancoran Mas, Mustakim, menjelaskan bahwa kegiatan nobar ini tidak sekadar menjadi tempat menikmati aksi mengolah si kulit bundar. Melainkan juga menyediakan sarana hiburan yang sehat, murah, dan aman bagi warga.

Momentum Hubungan Harmonis Antar Lembaga

Menurut Mustakim, momentum emas Piala Dunia ini sangat efektif untuk mengunci hubungan harmonis antarelemen wilayah sekaligus membangun kedekatan emosional yang lebih karib di tengah masyarakat.

“Bukan sekadar nonbar, tapi di sini kita merajut kebersamaan semua elemen masyarakat bersama tiga pilar Kecamatan Pancoran Mas,” ujar Mustakim.

Sepanjang acara bergulir, penonton mampu menjaga situasi tetap tertib, aman, dan kondusif. Kendati para pencinta bola mendukung tim idola yang berbeda, seluruh peserta tetap mengedepankan sportivitas dalam bingkai kebersamaan.

Mustakim menaruh harapan besar agar sinergi yang telah mengakar lewat kegiatan santai seperti ini dapat terus bertahan dan kian kokoh dalam berbagai kesempatan lain di masa depan.

“Kita terus perkuat kebersamaan ini agar Panmas terhindar dari konflik antarsesama. Terima kasih untuk semua elemen yang telah hadir di acara nobar piala dunia,” tandasnya.

Melalui langkah sederhana ini, jajaran aparatur Kecamatan Pancoran Mas ingin membuktikan bahwa olahraga memegang peran penting sebagai media pemersatu, memperkuat kemitraan strategis dengan warga, serta menjaga stabilitas lingkungan agar tetap harmonis.

(Jingga Sonjaya)

Polres Ciamis Intensifkan Patroli KRYD, Cegah C3, Premanisme hingga Balap Liar

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot : Personel Kepolisian Polres Ciamis saat melaksanakan KRYD

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Polres Ciamis mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai bentuk nyata komitmen Kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, menyampaikan penegasan tersebut melalui Wakapolres Ciamis, Kompol Sujana, Minggu (12/7/2026).

Sujana menjelaskan bahwa kehadiran personel Kepolisian di lapangan bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sejak dini. Langkah ini sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman dan nyaman, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Fenomena Langka, Empat Lutung Muncul di Desa Cikupa Ciamis

“Kegiatan yang dilaksanakan itu sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi tindak pidana C3 (Curat, Curas dan Curanmor), premanisme, geng motor, balap liar,” katanya.

Sujana menuturkan, selain mengantisipasi tindak pidana C3, kegiatan rutin ini juga menyasar pencegahan penyalahgunaan minuman keras. Kemudian juga mencegah peredaran narkoba, serta berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Ciamis.

“Pelaksanaan KRYD merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Sujana.

Ia menambahkan, personel gabungan menyusuri sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat maupun titik rawan gangguan kamtibmas. Rute patroli malam tersebut meliputi Alun-alun Ciamis, kawasan Islamic Center, Venue BMX, Terminal Ciamis beserta kawasan ruko, hingga Stadion Galuh Ciamis.

“Selama patroli personel kami melakukan pemantauan situasi. Kemudian memberikan imbauan kepada masyarakat dan kelompok pemuda yang masih berkumpul agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan. Serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah,” jelasnya.

Sujana memaparkan bahwa hasil patroli menunjukkan situasi wilayah hukum Polres Ciamis berada dalam keadaan aman dan kondusif. Selama kegiatan berlangsung, petugas di lapangan tidak menemukan adanya tindak pidana kriminalitas maupun penyakit masyarakat yang berpotensi memicu konflik.

“Kondisi itu menjadi indikator bahwa upaya preventif yang Polres Ciamis lakukan berjalan efektif. Tentunya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkas Sujana.

(Husen Maharaja)

Penyuluh Pertanian Depok Ungkap Pentingnya Menanam Cabai bagi Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ratujaya, Dip Pramudya (tengah), saat kegiatan Gerakan Tanam Cabai (Gertam Cabe) di RW 01 Kampung Rawageni, Kelurahan Ratujaya, beberapa waktu lalu.

DEPOK,FOKUSJabar.id: Masyarakat selama ini mengenal cabai sebagai salah satu bahan utama dalam berbagai masakan Nusantara. Meski memiliki ukuran kecil, komoditas pedas ini ternyata memikul peran yang jauh lebih besar daripada sekadar pelengkap sambal di meja makan.

Di balik tingginya kebutuhan konsumsi harian, masyarakat sebenarnya bisa meraup berbagai manfaat besar apabila mulai membudidayakan cabai secara mandiri. Selain membantu mengamankan kebutuhan pangan keluarga, cabai juga mengantongi nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Baca Juga: Densus 88 Geledah Kontrakan Terduga Pelaku Ledakan di Dadaha Tasikmalaya, Amankan Sejumlah Barang Bukti

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ratujaya, Dip Pramudya, menyuarakan pesan penting tersebut saat memberikan penyuluhan dalam kegiatan Gerakan Tanam Cabai (Gertam Cabe) di RW 01 Kampung Rawageni, Kelurahan Ratujaya, Depok.

Dip menjelaskan, cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memegang pengaruh sangat kuat terhadap laju inflasi. Tingginya angka konsumsi masyarakat membuat fluktuasi harga cabai sering kali mengguncang kondisi ekonomi secara lebih luas.

“Kenapa kita harus semangat menanam cabai? Karena cabai itu satu-satunya tanaman sayuran yang menyumbang inflasi. Jadi ketika harganya naik, harga-harga yang lain ikut terdampak. Karena itu, kalau masyarakat menanam cabai sendiri, paling tidak tidak perlu lagi membeli untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya, Minggu (12/7/2026).

Menurut Dip, warga tidak hanya memetik manfaat menanam cabai saat harga di pasaran sedang melambung tinggi. Ketika panen berlangsung sukses dan menghasilkan buah yang melimpah, warga bisa memanfaatkan cabai sebagai sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.

Menghemat Peneluaran Rumah Tangga

Bahkan jika warga memilih tidak menjualnya, mereka tetap mengantongi keuntungan nyata karena kebun sendiri sudah mampu mencukupi kebutuhan dapur harian. Kondisi ini secara otomatis membantu menghemat pengeluaran rumah tangga.

Dip juga menilai tanaman cabai sangat cocok menjadi langkah awal bagi masyarakat yang baru ingin belajar bercocok tanam. Usai menguasai teknik budidaya cabai, warga biasanya akan lebih mudah mengembangkan budidaya tanaman lain yang masih satu keluarga, seperti tomat dan terung.

Bagi Dip, aktivitas bertani juga menyimpan nilai pendidikan karakter yang sangat penting untuk anak-anak sejak usia dini. Pengetahuan mengenai dunia botani dan cara bercocok tanam akan menjadi bekal hidup yang selalu berguna di masa depan.

“Kalau kita bisa menanam tanaman, berarti kita bisa mengajarkan anak-anak seni bertahan hidup. Mereka perlu mengenal tanaman sejak kecil, mengetahui mana yang bisa dimakan dan mana yang tidak. Ilmu seperti ini tidak akan pernah sia-sia karena suatu saat bisa menyelamatkan dirinya,” tuturnya.

Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, Dip mengajak warga Depok untuk tetap produktif memanfaatkan ruang yang tersedia. Warga bisa menerapkan berbagai metode kreatif, mulai dari penanaman menggunakan polybag, optimalisasi pekarangan rumah, hingga pengaplikasian sistem hidroponik.

Ia juga mengapresiasi rencana penerapan sistem irigasi tetes otomatis di RW 01 Rawageni. Inovasi ini menjadi bukti nyata praktik pertanian modern karena menghadirkan sentuhan teknologi yang mempermudah proses perawatan tanaman.

“Pertanian modern tidak harus menggunakan alat yang rumit atau robot. Begitu ada sentuhan teknologi yang membantu pekerjaan, seperti irigasi otomatis, itu sudah termasuk pertanian modern,” jelas Dip.

Dip menggantungkan harapan agar Gerakan Tanam Cabai ini tidak sekadar mengejar hasil panen fisik, melainkan mampu berevolusi menjadi ruang edukasi hijau bagi masyarakat. Keberadaan kebun cabai di tengah pemukiman harus menjadi sarana belajar interaktif bagi anak-anak untuk mengenal pertanian sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap ketahanan pangan.

Guna menyukseskan gerakan tersebut, BPP Ratujaya menyatakan kesiapan penuh untuk mendampingi warga dalam setiap tahapan budidaya. Petugas siap mengawal mulai dari proses penyemaian bibit, penanaman, perawatan harian, pengendalian hama penyakit, hingga masa panen tiba.

(Jingga Sonjaya)