spot_imgspot_img
Selasa 3 November 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Fakta Dibalik Kapal Belanda di Pantai Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran memastikan kapal asing berbendera Belanda yang bersandar di perairan Pangandaran dengan kondisi aman dan tidak ada indikasi kriminal.

Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP. Anang Tri Sodikin mengatakan, hasil pemeriksaan di lapangan tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

“Dari hasil pemeriksaan kita di lapangan tidak ditemukan hal-hal yang menunjukkan indikasi kriminal. Tidak membawa barang-barang terlarang dan surat-surat paspor mereka lengkap,” ujar AKP. Anang, Selasa (3/11/2026).

Baca Juga: Kualitas Udara dan Sungai di Pangandaran Tidak Tercemar

Ia menjelaskan, kapal tersebut adalah kapal pinisi milik warga negara Belanda yang memang memiliki kerabat di Pangandaran.

“Dia itu karena punya kerabat keluarga, istrinya orang Babakan Pangandaran. Sehingga mereka mempunyai hobi bertualang dari pulau ke pulau dengan menggunakan perahu pinisi dengan menggunakan kecepatan angin,” katanya.

Kapal pinisi tersebut juga dilengkapi mesin cadangan untuk keadaan darurat.

“Kalau emergency dia juga dikasih cadangan menggunakan kapal mesin 200 PK 2,” ucapnya.

Perbaikan Sparepart Kapal

Terkait alasan kapal tersebut bersandar lama di Pangandaran, selain untuk pulang ke rumah istrinya di Babakan, mereka juga sedang menunggu sparepart untuk perbaikan kapal.

“Bersandar mereka selain pulang ke rumahnya di Pangandaran, rumah istrinya. Mereka juga menunggu sparepart yang mereka pesan karena ada perbaikan pada kapal tersebut,” katanya.

Dengan hasil pemeriksaan tersebut, Kasat Polairud memastikan kapal pinisi asal Belanda tersebut hanya bersandar sementara dan tidak ada pelanggaran hukum.

Sebelumnya, sebuah kapal wisata asing (yacht) milik warga negara Belanda terpantau lego jangkar di kawasan Pantai Timur Pangandaran dan langsung dimonitoring Polres Pangandaran.

Baca Juga: Kapolres Pangandaran: Media Punya Peran Penting

Kapal bernama SW ZWERFCAT dengan nomor registrasi PD 9336 dan tonase 15 GT tercatat tiba di perairan Pantai Timur Pangandaran pada Sabtu (31/10/2026). Kapal tersebut berasal dari Belanda.

Di dalam kapal terdapat dua orang yang mengaku pasangan suami istri, yakni laki-laki WNA Belanda dan perempuan WNI yang berasal dari Kabupaten Pangandaran.

Sehari setelah kedatangan, Satpolairud Polres Pangandaran melakukan monitoring dan pendataan awal.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru