CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebanyak 33 sekolah di Kabupaten Ciamis masih berada dalam kondisi tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar.
Beberapa bangunan sekolah mengalami kerusakan berat hingga ruang kelas ambruk.
Baca Juga: Provokasi Oknum Penonton Pemicu Kericuhan di Stadion Galuh
Herdiat menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam kegiatan Gelar Griya di SDN 2 Margaharja, Kecamatan Sukadana, Jumat (16/10/2026).
Kerusakan infrastruktur ini berdampak langsung terhadap kenyamanan serta kelancaran aktivitas belajar para siswa.
“Sejumlah sekolah bahkan terpaksa mengatur ulang jadwal pembelajaran karena keterbatasan ruang kelas,” ujar Herdiat.
Herdiat menyebut dari 33 sekolah rusak, beberapa ruang kelas mengalami patah struktur hingga runtuh total.
Siswa terpaksa bergantian memakai ruang kelas tersisa agar tetap bisa mengikuti pelajaran sekolah.
Revitalisasi Pemerintah Pusat Bikin SDN 2 Margaharja Representatif
Herdiat mengapresiasi bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat bagi sekolah yang mengalami kerusakan.
Salah satu sekolah penerima bantuan revitalisasi tersebut yakni SDN 2 Margaharja.
“Alhamdulillah pasca revitalisasi kondisi SDN 2 Margaharja ini sudah sangat representatif,” terang Herdiat.
Ia berharap perbaikan sarana pendidikan ini menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi para murid.
Herdiat Dorong Peningkatan Kualitas SDM dan Gizi Anak Sejak Dini
Selain masalah infrastruktur, Herdiat menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Anak-anak membutuhkan pendidikan berkualitas yang mengimbangi tumbuh kembang sehat serta asupan gizi seimbang.
“Upaya membentuk anak yang sehat dan cerdas membutuhkan proses panjang. Karena itu, pemerintah, tenaga pendidik dan orang tua perlu memberikan perhatian terhadap kebutuhan anak secara menyeluruh,” pungkas Herdiat.
(Husen Maharaja)



