CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis meresmikan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Kamis (15/10/2026).
Pencanangan ini mengawali langkah nyata Kemenag Ciamis dalam mengakselerasi reformasi birokrasi. Langkah ini memperkuat budaya kerja aparatur demi menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan profesional.
Baca Juga: Itjen Kemenag RI Ingatkan Transparansi Dana BOS dan Komite Madrasah di Ciamis
Inspektur I Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Ahmadun, memimpin langsung sesi pembinaan pegawai. Ia menegaskan seluruh jajaran wajib membangun komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Ahmadun menyebut perubahan pola pikir (mindset) menjadi fondasi paling mendasar dalam pembangunan Zona Integritas. Perubahan pola pikir harus mengiringi pembenahan sistem kerja di setiap unit.
“Perubahan pola pikir ini sangat penting dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan benar. Karena itu, mindset harus menjadi perhatian utama, kemudian diikuti dengan perbaikan tata kelola di berbagai bidang,” kata Ahmadun.
Ia menerangkan pembangunan Zona Integritas menyasar enam area perubahan utama yang wajib menyentuh seluruh aparatur Kemenag Ciamis.
Perubahan Kultur Kerja Jadi Kunci Utama Keberhasilan
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ciamis menyambut baik pembinaan dari jajaran Inspektorat Jenderal Kemenag RI. Pihaknya berjanji menindaklanjuti seluruh arahan secara bertahap dalam operasional harian.
Ia menegaskan keberhasilan Zona Integritas tidak boleh berhenti pada dokumen administrasi atau sebatas deklarasi seremonial.
“Yang paling penting adalah komitmen pimpinan dan bagaimana kita mengubah budaya atau kultur SDM. Tanpa komitmen dan perubahan budaya kerja dari para penyelenggara, pelaksanaan pembangunan Zona Integritas tidak akan optimal,” tegasnya.
MTsN 9 Ciamis Masuk Daftar Pilot Project Zona Integritas
Kemenag Ciamis menyiapkan beberapa satuan kerja sebagai proyek percontohan (pilot project) penerapan Zona Integritas.
Selain kantor Kemenag Ciamis, pihak lembaga menunjuk MTsN 9 Ciamis sebagai sekolah percontohan.
“Pembangunan Zona Integritas tersebut akan dilakukan secara bertahap, dengan pendampingan dan evaluasi untuk memastikan perubahan tidak berhenti pada pencanangan, tetapi diterapkan dalam budaya kerja sehari-hari,” jelasnya.
Melalui langkah ini, Kemenag Ciamis optimistis mampu membangun birokrasi berintegritas serta meningkatkan kepercayaan warga terhadap layanan keagamaan dan pendidikan.
(Mia)



