PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Seorang anak perempuan berusia 13 tahun bernama Dinda Aulia belum kembali ke rumah usai jam sekolah. Korban tercatat sebagai warga Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Keluarga korban menyerahkan laporan resmi ke kantor polisi, Selasa (13/10/2026) malam.
Baca Juga: Pangandaran Berbagi Kumpulkan Rp105,8 Juta, Bupati Citra Jelaskan Rencana Penyalurannya
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Kapolsek Kalipucang IPTU Ridwan membenarkan laporan tersebut. Tim kepolisian langsung menerjunkan personil untuk melacak keberadaan korban.
“Pihak kepolisian menerima laporan dari keluarga dan melakukan upaya penelusuran untuk mengetahui keberadaan anak tersebut serta memastikan keselamatannya,” ujar Ridwan pada Kamis (15/10/2026).
Kirim Pesan WhatsApp Sebelum Hilang Kontak
Keluarga menjelaskan Dinda tidak kunjung pulang usai mengikuti kegiatan belajar di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kalipucang. Dinda menghilang sejak Senin (12/10/2026).
Sebelum mematikan kontak, Dinda sempat mengirimkan pesan singkat WhatsApp kepada bibinya. Dinda mengaku belum ingin pulang karena berniat menenangkan pikiran.
Keluarga bergerak cepat mencari Dinda ke berbagai tempat. Mereka sempat mendatangi rumah teman Dinda di Desa Kalipucang, tetapi tidak menemukan keberadaan korban.
Dinda diduga pergi mengendarai sepeda motor Yamaha Mio 125 berwarna hitam-merah. Keluarga menyerahkan informasi ini kepada polisi demi mempercepat pencarian.
“Informasi tersebut menjadi bagian dari keterangan yang disampaikan kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penelusuran,” kata Ridwan.
Polisi Minta Masyarakat Laporkan Keberadaan Korban
Keluarga sangat berharap polisi dapat menemukan Dinda dalam kondisi selamat.
Polres Pangandaran mengimbau warga yang melihat atau mengetahui keberadaan Dinda agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Polisi mengingatkan warga untuk tidak menyebarkan spekulasi liar demi menjaga privasi dan keselamatan anak.
Hingga berita ini terbit, petugas masih terus melacak keberadaan Dinda di lapangan.
(Sajidin)



