GARUT, FOKUSJabar.id: PT Karya Indah Pertama (KIP) gelar sosialisasi pembangunan kandang ayam di Kampung Eureunsono RT01/06 Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Selasa (13/10/2026).
Sosialisasi tersebut di hadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukawening, Pemerintahan Desa Sukaluyu, RT/RW dan sejumlah tokoh masyarakat.
BACA JUGA:
Galaksi Security Academy Buka Diklat Satpam Kualifikasi Gada Pratama Angkatan 1 di Garut
Perwakilan PT KIP, Tedi Tomardani mengatakan tujuan dari sosialisasi tersebut. Selain agar di ketahui juga untuk menampung aspirasi masyarakat Desa Sukaluyu. Khususnya warga Kampung Eureunsono.
“Kami sengaja sosialisasi di awal pembangunan untuk merekrut tenaga kerja dan menerangkan keuntungan limbah (pupuk kandang) untuk pertanian. Ini akan saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) antara warga dengan perusahaan,” kata Tedi kepada FOKUSJabar.
Terkait pembangunan kandang ayam, pihaknya masih menunggu izin resmi dari Pemerintah Daerah (Pemda) Garut terbit. Targetnya, bulan Mei 2027 sudah mulai beroperasi.
“Perizinan tengah kami tempuh. Mudah mudahan tidak ada kendala dan cepat terbit sehingga bisa segara membangun,” ungkapnya.
Menurut Dia, rencananya akan membangun 12 kandang ayam masing-masing berukuran 14 x 120 meter persegi di atas lahan seluas 10 hektare.
Selain membangun 12 kandang ayam, pihak perusahaan juga bakal membuat halaman terbuka hijau dan yang lainnya.
“Insyaallah akan Kami bangun 12 kandang. Masing-masing kandang berisi 1.600 ayam,” jelas Tedi.
Menurutnya, pembangunan kandang tersebut untuk Ayam bibit. Ayam di kawinkan dan telurnya di tetaskan. Jadi bukan petelur atau pedaging.
Soal tenaga kerja, pihaknya akan merekrut warga desa Sukaluyu. Mereka nantinya akan di latih terlebih dulu.
“Warga Sukaluyu bekerja sebagai pelaksana. Sedangkan tenaga ahli kami siapkan,” tegas dia.

Kepala Desa Sukaluyu, Asep Kurniawan menyambut rencana pembangunan kandang ayam di wilayahnya.
“Ini akan meningkatkan perekonomian warga dan menciptakan peluang tenaga kerja,” singkatnya.
BACA JUGA:
Bupati Garut Siapkan Penanganan Darurat TPA Pasir Bajing
Camat Sukawening, Dianavia Faisal menegaskan, PT Karya Indah Pertama bisa mempekerjakan warga sekitar. Terutama masyarakat dari desil 5 ke bawah.
“Kalau bisa pilih warga yang mempunyai keahlian di bidang perayaman an memprioritaskan masyarakat miskin atau desil 5 ke bawah” tegas camat.
Hal tersebut untuk membantu Pemkab Garut yang saat ini tengah berupaya menghapus kemiskinan ekstrem.
“Dengan memperkerjakan masyarakat desil 5 ke bawah berarti membantu Pemkab Garut dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem,” ucapnya.
Sekretaris Desa Sukaluyu, Jamhur Rustandi menyambut baik kehadiran PT KIP yang akan membuka peluang usaha di wilayahnya.
Dengan begitu, roda ekonomi warga akan berputar dan lowongan pekerjaan tersedia.
“Kami akan selalu mendukung investor yang datang. Mendukung dalam artian yang positif dan Pemdes bersedia menjadi mitra pengusaha yang akan membangun Desa Sukaluyu,” imbuhnya.
(Andian)



