spot_imgspot_img
Rabu 30 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Amin Terperosok ke Sumur Tua Sedalam 19 Meter di Tasikmalaya, Evakuasi Berlangsung Dramatis

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Nasib naas menimpa Amin (63), seorang buruh harian lepas asal Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Korban meninggal dunia setelah terperosok ke dalam sumur tua pada Selasa (29/9/2026) malam.

Sore itu, Amin pergi berkebun ke area belakang rumahnya. Korban berniat membersihkan rumput liar serta membakar sampah ranting pohon.

Baca Juga: Milangkala ke-4 Ambu Midang, 1.600 Perempuan Tasikmalaya Konsisten Rawat Budaya Sunda

Amin berjalan menuju kebun sambil membawa sapu lidi. Namun, musibah tak terduga menimpa dirinya di tengah perjalanan. Korban tersungkur masuk ke sumur tua yang sangat dalam.

Kapolsek Salawu Polres Tasikmalaya, AKP Dedi Darsono, mengonfirmasi kronologi kejadian tersebut. Sang istri, Uwar Warhamah, mengawali pencarian karena suaminya tak kunjung pulang hingga malam hari.

Uwar kemudian meminta bantuan adiknya, Aep, untuk menyisir area kebun belakang rumah.

Aep hanya menemukan sapu lidi korban di samping bibir sumur tua. Penutup sumur yang mulai rapuh sudah terbuka dari posisi semula.

“Merasa curiga korban terpeleset ke dalam sumur, Aep kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada istri korban dan mengajak tetangga lainnya untuk mengecek ke dalam sumur dengan menggunakan lampu senter miliknya,” ungkap AKP Dedi Darsono pada Rabu (30/9/2026).

Sumur Dalam 19 Meter dan Terdapat Ular

Warga awalnya kesulitan melihat dasar sumur secara langsung. Sumur tua tersebut memiliki kedalaman 19 meter dan diameter 80 sentimeter.

Sumur tersebut sudah tidak terpakai selama lima tahun. Warga juga melihat seekor ular hidup di dasar sumur.

Sekitar pukul 19.00 WIB, sorotan lampu senter warga akhirnya membuahkan hasil. Warga melihat bagian kepala korban bersandar di dinding dasar sumur.

“Setelah warga terus menerus menerangi bagian bawah sumur dengan menggunakan lampu senter untuk memastikan keberadaan korban, sekitar pukul 19.00 WIB, warga akhirnya melihat kepala korban bersandar di dinding dalam sumur di pinggir menghadap ke arah barat dengan kondisi di dalam sumur terdapat air dan lumpur,” jelas Dedi.

Warga sempat mengurangi volume air sumur menggunakan ember. Tim Tagana dan Basarnas Tasikmalaya tiba di lokasi pukul 19.30 WIB untuk menyiapkan evakuasi.

Proses Evakuasi Menegangkan Oleh Tim Gabungan

Proses evakuasi berjalan dramatis karena keterbatasan ruang dan ancaman hewan berbisa. Petugas Damkar turun terlebih dahulu ke dalam sumur pada pukul 22.20 WIB.

Petugas berhasil menangkap ular tersebut dan memasukkannya ke dalam karung. Setelah area aman, personel Basarnas turun mengevakuasi jasad korban pada pukul 22.40 WIB.

Petugas menemukan posisi korban terduduk miring di dasar sumur. Kaki korban tertimbun lumpur dan tertimpa pecahan beton penutup sumur.

Tim gabungan langsung membawa jenazah korban ke rumah duka usai evakuasi. Pihak keluarga menyelenggarakan prosesi pemakaman secara layak pada malam itu juga.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru