MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Baribis, Kabupaten Majalengka Jawa Barat (Jabar) mengalami penyesuaian setelah adanya kajian terkait Sesar Baribis.
Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan, kajian di lakukan atas permintaan pemerintah pusat untuk memastikan lokasi pembangunan aman.
BACA JUGA:
Pemuda PUI Majalengka Ditantang Bergerak dan Bikin Perubahan
Pemkab Majalengka kemudian meminta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan kajian selama 12 hari.
“Pemerintah pusat mendengar bahwa SOR itu rencananya berdiri di Baribis yang terkenal di sana ada jalur Sesar Baribis, akhirnya mereka meminta kepastian. Jangan sampai membangun ini sia-sia,” kata Eman.
Hasil kajian menunjukkan jalur Sesar Baribis memang ada di kawasan tersebut. Namun, area lapangan SOR tidak terkena jalur sesar.
“Hasil kajian mereka, memang di sana ada jalur Sesar Baribis. Tetapi untuk kawasan peruntukan lapangannya memang tidak terkena,” ujar Eman.
Meski begitu, beberapa bangunan pendukung harus di sesuaikan. Posisi bangunan akhirnya di geser sekitar 20 meter, termasuk penataan parkir dan ruang hijau.
“Bangunannya saja yang di geser. Penting sekitar 20 meter di geser. Jadi SOR di pindah, bangunan lainnya juga di sesuaikan, kemudian area parkir dan ruang hijau di tata kembali,” katanya.
Perubahan desain tersebut telah di sampaikan dan di terima pemerintah pusat. Eman memastikan rencana pembangunan SOR masih dapat di lanjutkan.
Namun demikian, proses kajian membuat target pembangunan ikut terkendala. Pembangunan yang sebelumnya ditargetkan mulai bergerak pada 2027 masih menunggu tahapan selanjutnya.
BACA JUGA:
Rutilahu Majalengka Melonjak, Hampir 4.000 Rumah Dapat Bantuan pada 2026
“Seharusnya 2027 ini sudah mulai bergerak, tetapi akhirnya terkendala,” kata Eman.
Eman berharap, pembangunan SOR Baribis tetap terealisasi untuk memenuhi kebutuhan sarana olahraga masyarakat.
(Jilly Ortega)



