spot_imgspot_img
Senin 14 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kemenag Ciamis Dorong Penyuluh Jadi Penggerak Kesadaran Zakat di Masyarakat

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis mendorong para penyuluh agama Islam tidak hanya aktif memberikan bimbingan keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ciamis, Yayan Herdiana saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Ciamis di Aula Utama Kemenag Ciamis, Senin (14/9/2026).

Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan sosialisasi Peran Duta Zakat tersebut, Yayan sekaligus mengukuhkan kepengurusan IPARI Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: 8 Guru SMK Se-Indonesia Magang di Ciamis, Belajar Budidaya Ayam

Menurutnya, penyuluh agama memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu unsur Kemenag yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Marwah Kemenag ini ada di pundak para penyuluh,” ujar Yayan di hadapan peserta Rakerda.

Penyuluh Beralih Tugas

Saat ini, kata dia, terdapat 93 penyuluh agama di Kabupaten Ciamis. Jumlah tersebut mengalami penyesuaian karena sebagian penyuluh beralih tugas menjadi pelaksana administrasi di KUA maupun Kantor Kemenag.

“Keterbatasan jumlah tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Justru, penyuluh harus semakin mampu mengambil peran dalam berbagai persoalan sosial dan keagamaan,” tuturnya.

Ia menyebut terdapat empat fungsi utama penyuluh agama yang harus terus diperkuat.

“Penyuluh bukan hanya menyampaikan informasi keagamaan. Ada fungsi konsultatif, advokasi sosial, termasuk bagaimana menekan angka perceraian dan memperkuat ketahanan keluarga,” katanya.

Dalam konteks sosialisasi Duta Zakat, Yayan mendorong penyuluh agar mampu menjadi penghubung antara lembaga keagamaan dengan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran berzakat.

Sosialisasi Peran Duta Zakat

“Edukasi zakat ini harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memahami zakat bukan sekadar kewajiban individu, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Rakerda III IPARI Ciamis turut menghadirkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis, Lili Miftah beserta jajaran sebagai narasumber sosialisasi Peran Duta Zakat.

Baca Juga: Kemenag Ciamis Apresiasi 33 Siswa Berprestasi di OMI Sains 2026

Kolaborasi Kemenag, IPARI dan BAZNAS tersebut diharapkan mampu memperluas gerakan zakat hingga tingkat masyarakat melalui peran aktif para penyuluh agama.

Yayan berharap IPARI semakin memperkuat kualitas bimbingan keagamaan, moderasi beragama dan kedisiplinan kerja, sehingga keberadaan penyuluh benar-benar dirasakan masyarakat.

“Yang paling penting bagaimana kehadiran penyuluh ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru