BANJAR,FOKUSJabar.id: Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan sebanyak 200 unit becak listrik untuk masyarakat Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026). Selanjutnya, pemerintah memprioritaskan armada ramah lingkungan ini bagi para pengayuh becak lanjut usia (lansia) dari keluarga prasejahtera. Saat ini, ratusan kendaraan roda tiga bertenaga baterai tersebut terparkir rapi di Banjar Convention Hall (BCH) Komplek Perkantoran Pamongkoran Jalan Gerilya, Kota Banjar.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Banjar dari Partai Gerindra, Rossi Hernawati, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian pemerintah pusat terhadap kesejahteraan masyarakat kecil.
Baca Juga: Perumdam Tirta Anom Banjar Usung Inovasi AMDK dan Sambungan Gratis
“Alhamdulillah, hari ini kita sama – sama menyaksikan kedatangan dan proses loading 200 unit becak listrik bantuan Presiden Bapak Prabowo Subianto, di Banjar Convention Hall (BCH),” ungkapnya.
Syarat Penerima Bantuan dan Kewajiban Pelatihan
Selain itu, Rossi menegaskan bahwa calon penerima bantuan wajib memenuhi kriteria ketat, termasuk batas usia minimal 55 hingga 60 tahun.
“Syarat-syarat penerimanya adalah mereka yang sudah berumur 55 sampai 60 tahun ke atas. Itu harus betul-betul orang yang membutuhkan dan sehari – harinya memang biasa mengayuh becak,” terangnya.
Oleh karena itu, para pengayuh becak lansia harus mengikuti pelatihan khusus sebelum membawa pulang unit tersebut. Sebab, becak listrik mengusung teknologi baru yang memerlukan pemahaman cara kerja agar terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas.
“Iya nanti ada pelatihan dulu, bagaimana cara kerjanya dan mengoperasikannya. Jadi penerima tidak langsung menerima begitu saja,” jelas Rossi.
Dukungan Kesejahteraan dan Pengawasan Penyaluran
Melalui hadirnya teknologi becak listrik ini, para lansia dapat menghemat tenaga fisik saat mengais rezeki. Bahkan, mereka tidak perlu lagi mengayuh pedal secara manual sehingga kondisi fisik tetap prima di jalan raya. Di samping itu, Rossi mengimbau para penerima agar merawat komponen utama dan baterai unit dengan baik demi memperpanjang masa pakai kendaraan.
Selanjutnya, DPRD Kota Banjar melalui Komisi II menyatakan kesiapannya untuk mengawal proses penyaluran agar tepat sasaran sesuai data 200 penerima terverifikasi. Oleh sebab itu, penerima bantuan dapat langsung berkoordinasi dengan pendamping jika mengalami kendala teknis operasional.
“Semoga keberadaan 200 becak listrik ini tidak hanya meringankan beban bapak-bapak pengayuh becak lansia di Kota Banjar, tetapi juga dapat memacu roda perekonomian keluarga serta menghidupkan transportasi lokal yang ramah lingkungan,” pungkasnya.
(Agus Purwadi)



