PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono secara terang-terangan mengaku memiliki ketertarikan khusus terhadap Partai Demokrat.
Pengakuan itu disampaikan Ino saat menghadiri acara ‘Gerakan Langit Biru‘ Partai Demokrat di Pantai Batuhiu, Jumat (28/8/2026).
”Saya sebetulnya tertarik di Demokrat,” kata Ino di hadapan wartawan.
Baca Juga: Mahasiswa KKN Unigal Revitalisasi Goa Ciperengut Pangandaran
Meski menyatakan ketertarikannya, Ino belum memastikan akan berlabuh ke Partai mercy itu.
Sebelumnya, Ia juga mengaku telah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik lain. Bahkan belum lama ini, ia pernah sowan ke solo menemui Presiden ke-7 Jokowi.
”Saya sudah diskusi ke Partai mana pun. Satu, di Demokrat itu malah langsung saya dengan Ketua Bappilu, Pak Iftitah Sulaiman. Kalau ke PKB, ke mana-mana, ke PAN sudah. Ke PSI pun sudah ke Solo,” ujarnya.
”Sampai hari ini saya belum mutusin,” sambungnya.
Kenang Presiden ke-6 RI SBY
Ketertarikan Ino terhadap Demokrat ternyata tidak lepas dari kenangan masa kepemimpinan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Ia menyebut pemekaran Kabupaten Pangandaran terjadi pada era SBY, saat dirinya menjabat Ketua Gabungan Anak Selatan.
”Masa kejayaan saya dulu waktu jadi ketua Gabungan Anak Selatan, Pangandaran itu dimekarkan di zaman SBY,” ungkapnya.
Ino juga menyebut kesuksesan karirnya sebagai pengusaha dimulai pada masa pemerintahan SBY.
”Saya jadi pengusaha, termasuk kalau di kampung itu pengusaha sukses, di zaman Pak SBY. Ya, jadi saya merinding sebetulnya,” katanya.
Ia menambahkan, saat itu dirinya belum terjun ke politik. Ia akhirnya bergabung dengan PAN karena mendapat ajakan dari kader partai tersebut.
“Maka pada akhirnya yang ngajaknya orang PAN, maka saya ikut di PAN,” ucapnya.
Ino Darsino Puji AHY
Selain SBY, Ino juga memuji Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
”Saya tadi kan di pidato, saya senang dengan AHY,” kata Ino.
”Karena satu masih muda, tinggi besar, ganteng, ditambah dia itu seorang dokter luar negeri. Luar biasa,” lanjutnya.
Meski peluang bergabung terbuka, Ino menegaskan hingga saat ini dirinya belum menentukan sikap politik.
”Sampai hari ini saya belum mutusin,” tegasnya.
Dengan pengakuan tersebut, sinyal ketertarikan Ino terhadap Demokrat kini semakin menguat. Tinggal menunggu apakah ketertarikan itu berujung pada kepindahan partai atau hanya sebatas komunikasi politik.
(Sajidin)



