PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar) di target meraih 2 kursi di DPRD pada Pemilu 2029.
Target itu di sampaikan langsung Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto saat menghadiri kegiatan ‘Gerakan Langit Biru’ di Pantai Batuhiu, Jumat (28/8/2026).
BACA JUGA:
Partai Demokrat Gelar ‘Langit Biru’ di Pangandaran
Seperti di ketahui, partai berlambang mercy ini pernah memiliki 1 kursi di DPRD Pangandaran periode 2014-2019. Namun pada Pemilu 2019 dan 2024, Demokrat Pangandaran tidak mendapatkan kursi sama sekali. Nasib yang sama juga di alami Partai NasDem.
Anton mengaku optimis Demokrat Pangandaran akan kembali duduk di legislatif pada 2029.
”Insyaallah untuk Kabupaten Pangandaran, akan pecah telor di tahun 2029 nanti. Doakan saja,” ucap Anton kepada wartawan.
Menurut Anton, berbagai upaya dan strategi sudah mulai di lakukan dari sekarang. Salah satunya dengan memaksimalkan fungsi kader di tingkat desa hingga kecamatan.
”Saya datang ke sini juga untuk memastikan bahwa pergerakan di mulai dari sekarang, sehingga telornya pecah,” ujarnya.
Partai Demokrat menargetkan 2 kursi dari 5 daerah pemilihan yang ada di Pangandaran. Target itu di nilai masih sangat realistis mengingat saat ini partai tersebut belum memiliki kursi.
”Kita 2 kursi aja dulu dari 5 dapil, tidak muluk-muluk, soalnya dari 0 kursi. Ya syukur-syukur bisa dapat 5 kursi,” katanya.
Anton menegaskan, untuk mendongkrak suara di Pileg nanti, seluruh kader terutama pengurus harus turun langsung bersentuhan dengan masyarakat.
BACA JUGA:
Susi Pudjiastuti Sambut Kedatangan Ketua DPD Demokrat Jabar di Pangandaran, Bahas Potensi Daerah Hingga Kolaborasi
”Kaderisasi kita akan lihat calon-calon potensial di seluruh kota dan kabupaten. Termasuk di provinsi dan juga RI,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan sosial seperti ‘Gerakan Langit Biru’ kedekatan Demokrat dengan masyarakat Pangandaran bisa terus terjaga hingga 2029.
Partai Demokrat harus terus hadir dan dekat dengan masyarakat. Karena kekuatan partai bukan hanya di gedung DPR, tapi di hati rakyat.
Dengan turun langsung, mendengar aspirasi dan memberi solusi nyata, Partai Demokrat akan tetap relevan sebagai rumah besar bagi rakyat. Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.
(Sajidin)



