spot_imgspot_img
Sabtu 15 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Peringatan Hari Jadi ke-76, Pemkab Bekasi Gelar Sunatan Massal

BEKASI, FOKUSJabar.id: Sebanyak 76 anak dari keluarga tidak mampu mengikuti kegiatan sunatan massal yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi di Poliklinik Pemda Kabupaten Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat, Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi.

Pelaksanaan sunatan massal ini juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Para peserta berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi dan mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial pemerintah daerah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, menyebut kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, terutama anak-anak yang berasal dari keluarga yang membutuhkan.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Bebaskan Denda Tunggakan PBB hingga 2025, Berlaku Agustus 2026

“Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76, kami dari Dinas Sosial melaksanakan bakti sosial berupa sunatan massal sebanyak 76 anak yang berasal dari seluruh Kabupaten Bekasi. Kami mengutamakan masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya.

Dukungan Dinsos, PMI dan Baznas

Pelayanan sunat dalam kegiatan tersebut didukung Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melalui Poliklinik Pemda yang menyediakan tenaga kesehatan.

Pelaksanaan bakti sosial juga melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) serta Baznas Kabupaten Bekasi untuk mendukung kelancaran kegiatan.

Manfaat yang diterima peserta tidak berhenti pada layanan sunat. Pemerintah daerah turut memberikan sejumlah bantuan kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut.

Bantuan yang diberikan mencakup uang, pakaian, perlengkapan salat, serta alat tulis.

“Di samping sunatan, kami juga memberikan bantuan berupa uang, pakaian, alat salat dan alat-alat tulis. Ini merupakan hadiah bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya anak-anak kita,” katanya.

Sebelum kegiatan berlangsung, Dinas Sosial Kabupaten Bekasi melakukan proses penjaringan peserta selama kurang lebih satu bulan. Tahap awal dilakukan dengan menyampaikan surat kepada pihak kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Setelah itu, pekerja sosial masyarakat membantu melakukan penjangkauan dan pendataan terhadap anak-anak yang membutuhkan sekaligus berminat mengikuti program tersebut.

Prioritas Keluarga Kurang Mampu

Proses pendataan dilakukan agar bantuan dapat menyasar masyarakat yang menjadi prioritas. Anak-anak dari keluarga kurang mampu kemudian dihimpun dari berbagai kecamatan untuk mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Poliklinik Pemda Kabupaten Bekasi.

Menurut Alamsyah, minat masyarakat terhadap kegiatan sunatan massal sebenarnya cukup tinggi. Jumlah calon peserta yang berminat bahkan melebihi kuota yang disiapkan pemerintah daerah.

Namun, jumlah peserta akhirnya dibatasi menjadi 76 anak untuk menyesuaikan dengan usia Kabupaten Bekasi yang memasuki peringatan hari jadi ke-76.

“Antusiasmenya sebenarnya lebih banyak, tetapi karena kami ingin jumlahnya sesuai dengan usia Hari Jadi Kabupaten Bekasi, maka ditetapkan 76 peserta,” jelasnya.

Selain menjadi kegiatan sosial bagi masyarakat, pelaksanaan sunatan massal tersebut juga diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan pemerintah daerah.

Aspirasi Masyarakat

Tujuannya yaitu untuk mengembangkan program serupa pada kesempatan berikutnya. Pemerintah membuka kemungkinan agar kegiatan sosial tidak hanya digelar ketika momentum hari jadi daerah berlangsung.

Alamsyah mengatakan aspirasi masyarakat yang menginginkan kegiatan serupa dilakukan kembali di luar rangkaian hari jadi menjadi masukan bagi pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan sosial secara berkelanjutan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Gelar Sidang Isbat Nikah Terpadu, 41 Pasangan Dapat Kepastian Hukum

“Itu menjadi masukan buat kami dan Pemda. Mudah-mudahan pada event berikutnya bisa ada kegiatan-kegiatan sosial yang tidak hanya dilaksanakan saat hari ulang tahun. Tentunya ini tidak bisa kita lakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi,” tutupnya.

Sunatan massal bagi 76 anak tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia.

Selain memberikan akses layanan kesehatan, kegiatan itu juga menghadirkan bantuan tambahan bagi peserta dan menjadi bentuk kolaborasi sejumlah unsur pemerintah serta lembaga sosial untuk membantu keluarga yang membutuhkan di Kabupaten Bekasi.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru