BANDUNG,FOKUSJabar.id: Perumda Pasar Juara Kota Bandung merevitalisasi Pasar Ciroyom di Kecamatan Andir. Audit teknis menunjukkan hanya 27 persen instalasi listrik pasar yang berada dalam kondisi laik.
Kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan pedagang dan pengunjung karena berpotensi memicu kebakaran.
Baca Juga: Ombudsman Bongkar Temuan di Lapas Cibinong, dari Pungli hingga Fasilitas Mewah
Hasil Uji Kelayakan dan Legalitas Aset
Pemeriksaan menyeluruh mencakup struktur bangunan, mekanikal elektrikal, perpipaan, hingga proteksi kebakaran.
“Salah satu hasil uji kelayakan bangunan menunjukkan instalasi listrik hanya 27 persen yang sangat membahayakan keselamatan, terutama potensi pemicu kebakaran. Karena itu, revitalisasi ini adalah keharusan untuk menjamin keandalan bangunan dan mengembalikan fungsi Pasar Ciroyom sebagai pusat perdagangan yang layak dan aman,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung, Pradana Aditya Wicaksana, Selasa (29/9/2026) malam.
Pengerjaan fokus pada lantai dasar seluas 9.000 meter persegi dan berlangsung bertahap selama dua tahun.
Perumda Pasar Juara mengantongi legalitas penuh pengelolaan aset Pasar Ciroyom berdasarkan BAST Pemkot Bandung serta sertifikat HGB resmi BPN.
Penataan Hak Pakai dan Relokasi Bertahap
Pedagang memperbarui hak pakai untuk jangka waktu 20 tahun setelah masa berlaku berakhir pada 2 Oktober 2025.
Hasil penilaian KJPP independen menetapkan harga Rp12 juta per meter persegi untuk pedagang lama dan Rp23 juta untuk pedagang baru. Pedagang aktif telah membeli 743 unit dari total 1.054 ruang dagang di lantai dasar.
Perumda Pasar Juara menyiapkan Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) di lahan eks-Terminal Ciroyom.
“Saat ini aktivitas pedagang belum terganggu karena kita sedang merampungkan fisik TPPS di sudut utara. Nantinya relokasi dilakukan bertahap dan bergantian secara parsial, sehingga seluruh pedagang tetap dapat berjualan mencari nafkah selama pembangunan berlangsung,” jelas Pradana.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bandung, Dicky Wishnumulya Ristandi, menegaskan Pemkot Bandung mendukung penuh revitalisasi ini. Perwakilan pedagang, Haji Dadi, turut
(Yusuf Mugni)



