spot_imgspot_img
Rabu 12 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Pangandaran Hadiri Gerakan Pangan Murah di Padaherang 

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Ratusan ibu rumah tangga (IRT) padati lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

‎Meski acara belum dimulai, para ibu-ibu sudah terlihat sibuk memilih kebutuhan rumah tangga. Komoditas yang diburu mulai dari bawang merah, bawang putih, cabai, minyak, beras, daging, sayur mayur, buah-buahan hingga kebutuhan lainnya.

‎Cucu (37), warga Karangpawitan, Padaherang, mengaku sengaja datang ke acara Gerakan Pangan Murah sejak pagi. Ia datang bersama rombongan dan langsung menyerbu lapak GPM.

Baca Juga: Puncak Musim Kemarau, Damkar Pangandaran Tangani Enam Kebakaran Sepanjang Agustus

‎”Alhamdulillah sangat membantu. Tadi beli minyak goreng, cabe merah, cabe rawit sama bawang merah. Harganya murah,” ujar Cucu saat ditemui di lokasi.

‎Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, ibu-ibu rumah tangga memang paling antusias ketika harga kebutuhan pokok dijual di bawah harga pasaran.

‎”Karena kalau ibu-ibu ada yang namanya subsidi pasti dikejar ke mana-mana. Boro-boro dua ribu, lima ratus saja dikejar,” ujar Bupati Citra.

DKPP Siapkan Stok Besar

‎Senada, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Linda Al Amin, menyampaikan pihaknya menyiapkan stok besar untuk GPM kali ini. 

‎Stok yang disediakan di antaranya beras 1 ton, telur 5 kwintal, minyak goreng 720 liter, daging ayam 2 kwintal serta kebutuhan lainnya.

‎”Kita menjual pangan strategisnya ya seperti beras, minyak, telur, ayam itu semuanya dapat subsidi 2.000 per kilo,” kata Linda.

Baca Juga: Hari Kedua, Pencarian Nelayan Hilang di Pangandaran Terkendala Cuaca Buruk

‎Ia menjelaskan subsidi Rp2.000 per kilo diberikan khusus untuk 12 pangan strategis. 

‎”Ya jadi berapapun yang masuk ke sini ada subsidi 2.000 per kilo khusus yang 12 pangan strategis itu. Termasuk cabai merah, cabai hijau, telur. Semuanya kena subsidi 2.000 per kilo. Ini harganya pasti lebih murah daripada harga di pasar,” jelasnya.

Dengan harga yang lebih murah dari pasaran, GPM diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari menjelang peringatan kemerdekaan.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru