DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemkot Depok dan Satlantas Polres Metro Depok menggelar uji coba rekayasa lalu lintas Jalan Kartini. Langkah ini berlangsung mulai Senin, (3/8/2026).
Petugas menyegel sejumlah titik putar balik atau U-turn selama satu pekan. Pihak kepolisian menguji kebijakan baru ini untuk mengurai kemacetan jam sibuk.
Baca Juga: AEC Gala 2026 Bandung: 750 Siswa Pentaskan Drama Bahasa Inggris dan Budaya Sunda
Pemerintah optimistis rekayasa jalan ini memperlancar mobilitas harian warga. Kabid Lalu Lintas Dishub Depok, Ari Manggala, mengungkapkan penyebab utama kemacetan di kawasan tersebut.
Ia menyebut titik penyempitan arus atau bottleneck memicu penumpukan kendaraan. Arus dari Boulevard GDC dan Jalan Raya Citayam menyatu ke jalan dua lajur.
“Arus kendaraan dari Boulevard GDC maupun Jalan Raya Citayam bertemu di satu titik, kemudian menyempit menjadi dua lajur. Kondisi ini menyebabkan perlambatan, sehingga perlu memberlakukan pembatasan di beberapa titik U-turn,” katanya.
Petugas menutup U-turn depan SPBU secara total. Namun, petugas menyisakan U-turn Jalan Pemuda khusus motor dan warga lokal perumahan.
Pihaknya mengarahkan pengendara lain menuju Simpang Siliwangi atau U-turn Dahlia. Pengaturan ini berlaku pada pagi pukul 06.00–08.00 WIB dan sore pukul 17.00–20.00 WIB.
Tim gabungan terus memantau dampak kebijakan ini di lapangan. Hasil evaluasi lapangan akan menentukan keputusan permanen Pemkot Depok.
“Mudah-mudahan dengan rekayasa ini mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan nyaman,” tutupnya.
(Jingga Sonjaya)



