spot_imgspot_img
Kamis 30 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Cegah Premanisme di PSN Legok Nangka, Dedi Mulyadi Minta TNI-Polri Siaga 24 Jam

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka. Untuk memastikan proyek berjalan lancar tanpa hambatan, Pemprov Jabar menggandeng Polda Jawa Barat dan Kodam III/Siliwangi guna menjaga area pembangunan selama 24 jam penuh.

Langkah tegas ini untuk mengantisipasi praktik pungutan liar (pungli) dan tindakan premanisme yang kerap mengganggu jalannya proyek-proyek vital infrastruktur.

Dedi Mulyadi menginstruksikan aparat keamanan untuk menindak tegas siapa saja yang mencoba mengambil keuntungan tidak sah dari aktivitas proyek, seperti pungutan pengiriman material bangunan.

BACA JUGA: Groundbreaking PSEL Legok Nangka, Solusi Sampah Bandung Raya dan Sumber Energi Bersih Jabar

“Saya sudah minta Pak Kapolda dan Pak Pangdam jaga 24 jam. Tidak boleh datang siapa pun ke sini untuk minta ritasi pengiriman pasir, minta ritasi pengiriman batu, dan sejenisnya. Ini adalah jaminan,” kata Dedi Mulyadi dilansir antaranews.

Gubernur menambahkan bahwa modus premanisme sering kali muncul melalui proposal formalitas atau aksi pencegatan armada pengangkut material dengan adanya intimidasi.

“Biasanya ada proyek, besok ada orang yang pakai seragam ke sini, pakai kaos bawa bendera. Nanti setiap mobil lewat, pungli. Nanti datang lagi kelompok ini, mengajukan proposal untuk peringatan Agustus, tidak dapat, marah. Saya katakan tidak boleh,” kata dia. 

spot_img

Berita Terbaru