PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Pangandaran meluncurkan langkah lanjutan untuk menggenjot proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Komunal di depan Hotel Horison, Pantai Barat Pangandaran. Tahun ini, pemerintah daerah mengucurkan anggaran khusus guna memasang Sambungan Rumah (SR) agar fasilitas tersebut dapat beroperasi.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran, Dede Tatang Sujana, menjelaskan kebutuhan dana pemasangan SR mencapai Rp250 juta.
Baca Juga: Tak Ada Dapur MBG di Pangandaran yang Ditutup, Koordinator Pastikan 55 SPPG Tetap Aktif
“Tahun sekarang Alhamdulillah teranggarkan sama ibu bupati kembali buat pemasangan SR. Anggarannya Rp250 juta,” ujar Dede Tatang di ruang kerjanya, Selasa (28/7/2026).
Dede Tatang juga membenarkan bahwa IPAL Komunal yang sebelumnya menelan biaya pembangunan sekitar Rp600 juta itu belum berfungsi secara maksimal.
“Iya betul belum bisa berfungsi,” katanya.
Proyek ini menghadapi berbagai kendala sejak awal pengerjaan, termasuk aksi penolakan dari warga sekitar.
“Karena pindah titik lokasi. Tadinya di sebelah sini, lalu beralih ke sebelah sini karena warga keberatan makanya pindah titik lokasi, jadi harus membongkar paving blok,” ungkap Dede Tatang.
Sebelumnya, fasilitas IPAL komunal di depan Hotel Horison Pos 1 Pantai Barat Pangandaran tersebut memang terindikasi belum beroperasi secara fungsional.
Padahal, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami sempat menyampaikan optimisme tinggi. Bahwa menurutnya pembangunan IPAL itu bakal menjelma menjadi proyek percontohan (pilot project) pengelolaan limbah yang ideal di kawasan wisata.
Melalui anggaran tambahan untuk pemasangan SR tahun ini, Pemkab Pangandaran berharap IPAL Komunal di Pantai Barat segera mendatangkan manfaat nyata. Serta menekan pencemaran lingkungan di kawasan wisata.
(Sajidin)



