BANJAR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Banjar resmi mengukuhkan Pengurus Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) dan Pengurus Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial (FLKS) Kota Banjar periode 2025–2030. Prosesi pengukuhan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gunung Sangkur, Setda Kota Banjar, Senin (20/7/2026).
Pengukuhan dua organisasi pilar sosial ini menjadi momentum krusial untuk mempererat sinergi dengan pemerintah daerah. Langkah ini sangat penting untuk menjawab dinamika persoalan kesejahteraan masyarakat yang kian hari makin kompleks.
Baca Juga: Kucurkan Rp562 Juta, Pemkot Banjar Salurkan Bantuan DBHCHT untuk 132 Buruh Pabrik Rokok
Wali Kota Banjar menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak mampu menyelesaikan tumpukan tantangan sosial secara mandiri. Pihaknya membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak untuk mendampingi dan melindungi warga yang terkendala masalah ekonomi maupun kondisi sosial.
“Permasalahan kesejahteraan sosial tidak bisa hanya ditangani pemerintah. Diperlukan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia menerangkan bahwa sesuai Peraturan Menteri Sosial Nomor 10 Tahun 2019, IPSM memegang peran strategis sebagai mitra Pemkot. Mereka bertugas mendampingi masyarakat, mendorong pemberdayaan, serta menjembatani kebutuhan warga yang membutuhkan pelayanan sosial.
Di sisi lain, FLKS mengemban fungsi sebagai wadah koordinasi untuk memperkuat jaringan antarlembaga kesejahteraan sosial. Kehadiran forum ini bertujuan agar penyaluran bantuan dan pelayanan masyarakat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta berkesinambungan.
Komunikasi Lintas Sekor
Wali Kota berharap kepengurusan baru ini sanggup membangun pondasi organisasi yang solid, profesional, dan adaptif terhadap arus modernisasi. Ia mendorong para pengurus untuk rutin menggalang koordinasi bersama pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan.
“Semangat gotong royong harus menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial. Pemerintah Kota Banjar berkomitmen terus mendukung penyelenggaraan kesejahteraan sosial melalui sinergi bersama seluruh pilar sosial,” tegasnya.
Ketua FLKS Kota Banjar, Arman memaparkan bahwa forum yang ia pimpin menempati posisi strategis dalam membantu Pemkot mengurai masalah sosial. Fokus penanganan mereka meliputi penuntasan kemiskinan, perlindungan anak terlantar, lansia, hingga konflik internal keluarga.
Arman optimistis FLKS bersama IPSM mampu menjadi benteng terdepan yang bergerak cepat dan peduli. Kolaborasi erat dengan Pemkot Banjar akan mempercepat terwujudnya tatanan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berkeadilan sosial.
Sementara itu, Ketua IPSM Kota Banjar, Sri Mulyani menegaskan komitmen jajarannya untuk mengawal seluruh program kesejahteraan sosial. Ia memastikan setiap bantuan yang mengucur akan benar-benar mendarat tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sri Mulyani mengibaratkan kekuatan sinergi ini menyerupai ikatan sapu lidi yang menjadi sangat kuat ketika bersatu. Spirit kebersamaan dan gotong royong bakal menjadi modal utama para pekerja sosial dalam menyelesaikan problem di lapangan.
“Melalui kebersamaan, gotong royong, dan koordinasi yang kuat, kita akan mampu menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan,” ucap Sri Mulyani.
Tiga Pilar Proram Utama IPSM
Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani membeberkan tiga pilar program utama IPSM untuk masa bakti 2025–2030. Program tersebut mencakup peningkatan kualitas SDM pekerja sosial, penguatan sinergi lintas sektor, serta pengoptimalan peran penyuluh sosial sebagai mata dan telinga pemerintah hingga tingkat desa.
Ia juga membakar semangat seluruh pengurus baru untuk menanggalkan ego pribadi demi mengutamakan pelayanan masyarakat. Pihaknya meminta para relawan mendedikasikan tenaga dan pikiran secara tulus untuk membantu sesama.
“Rapikan barisan, kesampingkan ego, dan curahkan tenaga serta hati untuk melayani masyarakat yang membutuhkan. Pekerja sosial sejati adalah mereka yang ikhlas memberi tanpa mengharapkan pamrih,” pungkasnya.
(Agus Purwadi)



