KUNINGAN,FOKUSJabar.id: Aksi nyata kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jajaran organisasi sosial di Kabupaten Kuningan. Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, bersama Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kuningan, Asep Z. Fauzi, turun langsung menemui warga yang mengalami keterbatasan fisik serta ekonomi, Senin (13/7/2026).
Kegiatan blusukan ini menyasar dua wilayah sekaligus, yakni Desa Ancaran dan Kelurahan Cigintung. Saat berada di Desa Ancaran, tim gabungan ini menyambangi kediaman Lutfi, seorang anak berkebutuhan khusus (ABK), serta Lela yang sudah bertahun-tahun hanya bisa terbaring di tempat tidur akibat penyakit menahun. Perjalanan kemudian berlanjut ke Kelurahan Cigintung untuk menemui dua warga kurang mampu.
Dalam kunjungan tersebut, LKKS bersama BAZNAS Kabupaten Kuningan menyerahkan bantuan stimulan berupa uang tunai serta paket sembako. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban pemenuhan kebutuhan pokok harian para penerima manfaat.
“Hari ini kami menemui langsung warga yang sedang terbaring sakit dan sangat membutuhkan uluran tangan. Alhamdulillah, bingkisan serta santunan dari BAZNAS sudah kami salurkan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan mampu memicu semangat bagi keluarga yang bersangkutan,” ujar Hj. Ela Helayati.
Persoalan Kesejahteraan Sosial Jadi PR Bersama
Di sisi lain, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, Asep Z. Fauzi, menyampaikan rasa prihatinnya setelah menyaksikan langsung kondisi riil para mustahik di lapangan. Menurutnya, realita sosial ini menjadi pengingat bahwa penanganan kemiskinan dan layanan disabilitas masih memerlukan penanganan yang serius.
“Kita semua dihadapkan pada fakta lapangan yang memprihatinkan. Masih ada warga yang sakit, difabel, memiliki keterbatasan fisik, dan terjepit masalah ekonomi. Kondisi ini menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama secara lintas sektor,” ungkap Asep.
Melihat kondisi tersebut, Asep Z. Fauzi juga mengetuk hati seluruh elemen masyarakat, terutama para kalangan agnia atau para dermawan, untuk lebih peka dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan sekitar.
“Kami mengajak para dermawan untuk saling berkolaborasi dan bekerja sama. Mari kita tuntaskan berbagai persoalan kemanusiaan di masyarakat, khususnya dalam mengangkat derajat dan membantu kaum dhuafa,” pungkasnya.
Melalui kemitraan strategis antara LKKS dan BAZNAS Kabupaten Kuningan ini, pemerintah daerah berharap aksi serupa dapat memicu keterlibatan pihak swasta maupun komunitas lokal. Dengan demikian, semangat gotong royong dalam menanggulangi masalah kemiskinan ekstrem di Kuningan dapat berjalan lebih masif.
(Diskominfo Kuningan/Irfansyahriza)



