TASIKMALAYA.FOKUSJabar.id: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mempertegas komitmen bersama dalam mendongkrak pemahaman finansial warga. Langkah nyata ini mewujud lewat peluncuran program edukasi terbaru bertajuk Literasi Keuangan Tasikmalaya CAANG (CerdAs keuANGan).
Langkah strategis OJK Tasikmalaya ini bertujuan mempertebal pemahaman literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Selain itu, program tersebut turut menyokong agenda nasional dalam mencetak masyarakat yang cakap mengelola dana, terlindungi dari penipuan, serta sejahtera.
Baca Juga: TP-PKK Kota Tasikmalaya Raih Penghargaan Nasional Kemenkes Berkat Keberhasilan Imunisasi Zero Dose
Program CAANG mengemas pola kolaborasi taktis antara OJK dan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan melalui metode efek pengganda (multiplier effect). Strategi ini mengandalkan pembentukan agen literasi keuangan di berbagai lapisan masyarakat agar sebaran edukasi berjalan lebih luas, masif, dan berkelanjutan.
Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menjelaskan bahwa inisiatif program ini berjalan selaras dengan visi OJK. Pihaknya terus memacu angka literasi dan inklusi keuangan melalui kemitraan bersama Pemkot, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, media massa, hingga pemangku kebijakan lainnya.
Nofa menilai langkah edukasi ini memegang peran krusial seiring melonjaknya penetrasi masyarakat terhadap produk serta layanan jasa keuangan di era digital.
“Dengan edukasi yang berkelanjutan, kami berharap masyarakat bisa semakin memahami manfaat, risiko, hak, dan kewajibannya dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan. Pemahaman ini akan membantu mereka mengambil keputusan keuangan secara tepat sekaligus menghindar dari jerat aktivitas keuangan ilegal yang merugikan kantong pribadi,” urai Nofa Hermawati, Senin (13/7/2026).
Cetak Agen Finansial Lewat Efek Pengganda
Menurut Nofa, Program Tasikmalaya CAANG menjadi bukti nyata sinergi jangka panjang. Tentunya demi menumbuhkan budaya cerdas finansial di tengah tingginya aktivitas ekonomi masyarakat.
“CAANG bukan sekadar rangkaian seremonial kegiatan edukasi, melainkan gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang cerdas keuangan. Lewat pendekatan multiplier effect, kami mengharapkan setiap peserta bertransformasi menjadi agen literasi keuangan yang mampu menularkan ilmu kepada keluarga dan lingkungan sekitar mereka,” tutur Nofa optimis.
Pihaknya berkomitmen untuk terus menggulirkan program ini agar manfaat edukasi keuangan terus membiak. Terlebih memberikan dampak riil, serta melahirkan ekosistem masyarakat yang berdaya.
Nofa menjabarkan bahwa pergelaran program ini menggerakkan kolaborasi multipihak yang dinamis. Gerakan ini melibatkan Pemkot Tasikmalaya, OJK, Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Dinas Pendidikan, jajaran TNI, perguruan tinggi, sekolah, PUJK, hingga organisasi massa.
Target sasaran edukasi program ini merambah berbagai sektor, mulai dari kalangan pelajar, mahasisw dan tenaga pendidik. Kemudian juga sektor penyuluh agama, Babinsa dan anggota Kodim, Karang Taruna, pelaku UMKM, aparatur sipil negara, hingga masyarakat umum.
Proyeksi Jangkauan Menembus 98 Ribu Warga
“Hingga detik ini, Program Tasikmalaya CAANG telah mengedukasi lebih dari 58 ribu peserta secara langsung. Kami juga telah mengukuhkan berbagai elemen sebagai agen literasi keuangan. Seperti penyuluh agama, Babinsa, Karang Taruna, guru, serta mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN),” urai Nofa merinci capaian data.
Nofa menambahkan, OJK memproyeksikan program CAANG mampu menyentuh lebih dari 98 ribu warga di Kota Tasikmalaya. Target jangkauan fantastis tersebut bahkan belum mengalkulasi penyebaran konten edukasi via media informasi digital, videotron milik Pemkot Tasikmalaya, serta kanal komunikasi mandiri milik para agen di wilayah masing-masing.
“Ke depan, kami bersama Pemkot Tasikmalaya akan terus mempererat sinergi. Agar Program Tasikmalaya CAANG menjelma sebagai gerakan literasi keuangan yang langgeng demi membawa dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat,” harapnya.
Nofa meyakini lewat pergerakan masif program CAANG ini, masyarakat akan semakin jeli dalam memilih dan memanfaatkan produk jasa keuangan yang legal, aman, serta sesuai kebutuhan. Langkah ini pada akhirnya akan memperkokoh ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menyokong roda pembangunan Kota Tasikmalaya yang inklusif.
(Seda)



