TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Tasikmalaya sukses mengharumkan nama daerah lewat torehan prestasi di level nasional.
Organisasi keperempuanan asal Kota Resik tersebut memboyong penghargaan bergengsi langsung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Ketua Umum TP-PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian. Prosesi penyerahan penghargaan ini berlangsung pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Hari Pertama Sekolah Berujung Tangis, 8 Siswa SMPN 1 Pagerageung Tasikmalaya Dipulangkan
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Tri Suswati Tito Karnavian menyerahkan langsung piala apresiasi tersebut kepada Ketua Umum TP-PKK Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri.
Pemerintah pusat memberikan penghargaan skala nasional ini sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aktif jajaran PKK Kota Tasikmalaya. Mereka sukses mempercepat penanganan imunisasi zero doses atau anak yang belum pernah menyentuh imunisasi dasar sama sekali yang menjadi program prioritas nasional.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur dan bangga TP-PKK Kota Tasikmalaya mendapatkan penghargaan dari Menteri Kesehatan dan Ketua Umum TP PKK di puncak peringatan HKG PKK ke-54,” ujar dr. Elvira Kamarrow Putri saat memberikan keterangan kepada FOKUSJabar, Senin (13/7/2026).
Elvira memaparkan bahwa Kemenkes menjatuhkan pilihan kepada TP-PKK Kota Tasikmalaya karena menilai organisasi ini sukses membangun kolaborasi kokoh dengan pemerintah daerah. Kemitraan taktis tersebut berhasil mendongkrak cakupan imunisasi zero doses secara signifikan selama tahun 2025.
Gencarkan Aksi Door to Door Menyasar Ribuan Balita
Menurut Elvira, keberhasilan program imunisasi zero doses ini mengakar pada sinergi kuat antara PKK Kota Tasikmalaya, Dinas Kesehatan. Kemudian juga dengan dukungan fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah kelurahan, hingga menyentuh para kader di akar rumput.
“Peran kami dalam program ini, para kader terjun langsung ke lapangan di masyarakat dengan menyasar anak-anak balita berbasis name by name dan address by address untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya vaksin,” urai dr. Elvira.
Aksi door to door atau kunjungan langsung dari rumah ke rumah oleh para kader PKK ini membuahkan hasil manis. Dari total 1.193 anak kategori zero dose yang terdata sepanjang tahun 2025, para kader berhasil menjangkau dan menyuntikkan imunisasi kepada 1.070 anak di antaranya.
“Dengan hasil capaian yang kita lakukan selama ini, tingkat vaksinasi anak zero dose di Kota Tasikmalaya telah mencapai 89,69 persen. Hasil ini termasuk tertinggi sehingga mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Kemenkes dan Ketua Umum TP-PKK Pusat,” cetusnya merinci data.
Elvira menegaskan prestasi ini lahir dari cucuran keringat para kader PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan. Mereka tidak lelah mengedukasi arti penting imunisasi demi mendongkrak imunitas tubuh balita. Langkah nyata ini menjadi pilar penting dalam menyokong agenda nasional untuk memperkuat proteksi kesehatan anak sejak usia dini.
“Ini bukti bahwa pemberdayaan keluarga punya dampak besar. Kami ingin terus menguatkan peran PKK. Berharap agar Tasikmalaya punya generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” cetus Elvira memotivasi.
Wali Kota Sebut Kader PKK Sebagai Pahlawan Garda Terdepan
Capaian gemilang ini turut memantik apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Hubungan kerja sama antara Pemkot, Dinkes, dan TP-PKK terbukti menjadi kunci utama untuk menyisir anak-anak yang sempat tertinggal dari target sasaran imunisasi.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, melayangkan ucapan terima kasih mendalam atas sumbangsih besar TP-PKK dalam menyukseskan program pusat maupun visi daerah, khususnya dalam mendukung program prioritas Tasik Gemas (Tasik Gerakan Menuju Sehat).
“Pencapaian PKK menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan dedikasi tanpa lelah dari para kader PKK di lapangan mampu memberikan dampak nyata yang luar biasa bagi para keluarga dan balita, khususnya di Kota Tasikmalaya,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan.
Viman menyebut para kader PKK telah menasbihkan diri sebagai pahlawan dan garda terdepan bagi kesehatan keluarga. Kinerja mereka mampu merambah wilayah yang belum terjamah. Tujuannya memastikan generasi penerus tumbuh menjadi anak yang cerdas, sehat, dan tangguh menyongsong Indonesia Emas 2045.
Torehan prestasi pada ajang HKG PKK Ke-54 tahun 2026 ini sekaligus mengukuhkan posisi kader PKK. Peran mereka tidak sekadar berputar di dalam ruang domestik rumah tangga. Melainkan ikut menentukan arah pemerataan layanan kesehatan masyarakat di lapangan.
(Seda)



