spot_imgspot_img
Senin 13 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

LKP Elok Cetak Tenaga Ahli Profesional, PM Gatra: Teruslah Berkarya

GARUT, FOKUSJabar.id: Sedikitnya 26 peserta Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Elok Tata Kecantikan Rambut level 2 di lepas secara resmi oleh Ketua LKP Elok, Enok Sopiah di Jalan Raya Tasikmalaya-Bandung, Desa Mekarsari Garut Jawa Barat (Jabar), Senin (13/7/2026).

Pelepasan ini merupakan rangkaian akhir dari program kursus dan pelatihan serta lahirnya gelombang tenaga profesional baru yang siap menjadi tulang punggung keluarga.

Peserta di nyatakan lulus setelah mengikuti uji kompetensi dan praktik lapangan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Peran Orang Tua Kembangkan Potensi Siswa

Ketua Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati wilayah Utara, Enok Sopiah mengapresiasi seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dengan baik.

“Kami berharap, ilmu yang di dapat bisa langsung di terapkan. Jangan berhenti belajar. Jadilah tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing,” kata Enok.

tenaga ahli LKP Elok fokusjabar.id
Ketua Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati wilayah Utara, Enok Sopiah,SPd

Dia juga menekankan pentingnya sertifikat kompetensi sebagai bekal untuk masuk dunia kerja atau membuka usaha sendiri.

“Hari ini Kami resmi melepas 26 lulusan baru. Mereka bukan sekadar tenaga kerja terampil, melainkan pasukan perempuan mandiri, berilmu dan siap menjadi pilar kekuatan keluarga,” ungkapnya.

“Kami cetak tenaga ahli yang profesional dan siap terjun ke masyarakat,” Dia menambahkan.

Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Infrastruktur Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra), Deden Sopian mengatakan, secara aturan tenaga pelatihan mandiri memiliki kedudukan yang sah.

Sayangnya, keberadaan mereka kerap berjalan sendiri tanpa masuk dalam peta kebutuhan dan standar yang di tetapkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

“Jika Disparbud tidak segera merespons, memverifikasi kompetensi dan melibatkan mereka dalam kebijakan, maka ini adalah kerugian besar. Baik bagi pelaku usaha maupun bagi citra pariwisata Garut Utara di mata pengunjung,” kata Deden.

“Keterpaduan antara infrastruktur, pelatihan dan pengakuan profesi adalah syarat mutlak agar Garut Utara memiliki daya saing yang kuat,” imbuhnya.

Ketua Umum PM Gatra, Holil Aksan Umarzen mengucapkan selamat dan apresiasi kepada LPK Elok yang telah menjadi bagian penting dalam mencetak perempuan-perempuan terampil, mandiri dan berdaya.

Bagaimana tidak, pendidikan keterampilan bukan sekadar mengajarkan sebuah profesi. Tetapi membangun kepercayaan diri, kemandirian ekonomi serta martabat seorang perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan.

BACA JUGA:

PM Gatra Apresiasi Kajian Akademik Genealogi Raden Fatah dan Sunan Rumenggong

Pihaknya mendukung penuh lahirnya Wanoja Gatra yang memiliki ilmu, keahlian, akhlak dan semangat berkarya.

“Perempuan yang mandiri akan menjadi pilar keluarga, pendidik generasi sekaligus penggerak kemajuan masyarakat,” katanya.

Holil menyebut, di tengah realitas masih adanya perempuan yang harus menghadapi ketidakpastian akibat di tinggalkan pasangan, KDRT atau perceraian, bekal keterampilan menjadi modal penting agar mampu berdiri tegak, menghidupi diri dan keluarganya dengan terhormat.

“Teruslah belajar, berkarya dan jangan pernah berhenti meningkatkan kemampuan. Keahlian adalah investasi seumur hidup yang tidak akan pernah di rampas oleh keadaan,” kata Holil.

Dia juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan di LPK Elok Garut Utara.

“Mudah-mudahan ilmu yang di peroleh menjadi jalan menuju kemandirian, keberkahan dan masa depan yang lebih baik,” ucapnya.

Langkah besar ini membuktikan bahwa masyarakat Garut Utara tidak menunggu bantuan belaka. Melainkan bergerak sendiri mencetak kekuatan dari dalam.

Dukungan penuh PM Gatra menjadi tanda bahwa lembaga swadaya masyarakat siap berjalan beriringan membangun potensi yang seringkali luput dari perhatian pemerintah.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru