TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ratusan prajurit TNI berseragam loreng mendadak “mengepung” kawasan Perum Tata Lestari, Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya selama dua hari terakhir. Kehadiran para tentara di perumahan yang terletak di Jalan Raya Tasikmalaya-Singaparna ini langsung menyita perhatian warga.
Namun, pasukan ini datang bukan untuk memegang senjata atau melakukan latihan tempur. Alih-alih memanggul senapan laras panjang, mereka justru membawa pacul, parang, sekop, kuas cat, hingga mesin pengaduk semen (molen).
Para prajurit dari Batalyon Infanteri Teritorial dan Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih tersebut bahu-membahu bersama tim relawan Gandara Group37 dan warga setempat. Mereka menggelar aksi sosial besar-besaran guna menyulap kawasan pemukiman yang semula kumuh dan rusak menjadi lingkungan yang bersih, asri, serta nyaman.
Aksi nyata yang bergulir sejak Minggu pagi ini menyisir berbagai sudut infrastruktur yang terbengkalai. Petugas menguras total saluran air yang mampet agar tidak menjadi sarang penyakit, memangkas rumput liar yang meninggi, serta mengangkut gunungan sampah tanpa sisa.
Tidak hanya membersihkan fisik lingkungan, personel TNI juga mempercantik sarana ibadah. Para prajurit dengan telaten mengecat ulang masjid jami perumahan agar memancarkan kembali aura spiritual dan membantu warga beribadah lebih khusyuk. Sentuhan cat baru juga menyasar fasilitas keamanan seperti pos ronda agar tampak segar dan representatif.
Kejar Target Perbaikan Jalan Hingga Larut Malam
Daya tarik utama dari aksi sosial ini terletak pada proyek make over jalan-jalan lingkungan. Kondisi akses transportasi warga tersebut memang sudah lama rusak parah dan kerap memicu keluhan. Guna menutup lubang dan melakukan pengecoran di titik-titik krusial, tim logistik menggelontorkan lebih dari seratus sak semen berkualitas.
Semangat pengabdian para pekerja begitu terasa saat azan magrib berkumandang pada hari pertama. Menolak menyisakan pekerjaan setengah jalan, para prajurit dan tim relawan terus memeras keringat hingga larut malam. Mereka bahkan melanjutkan pekerjaan pada keesokan harinya demi memastikan seluruh jalan warga kembali mulus sempurna.
“Alhamdulillah, kami bersama Gandara Group37 bisa melakukan aksi gotong royong memperbaiki sarana jalan, mengecat masjid, dan membersihkan lingkungan ini. Ini adalah wujud kepedulian nyata kami, TNI, kepada masyarakat,” ujar Komandan Yonif TP 939/Macan Putih, Letkol Inf Deddy Setya Wijaya, Senin (6/7/2026).
Letkol Inf Deddy menambahkan bahwa aksi ini sekaligus menjadi momentum berharga bagi Yonif TP 939/Macan Putih untuk memperkenalkan diri sebagai kesatuan baru di wilayah Tasikmalaya. Lewat keringat yang mengalir bersama masyarakat, TNI ingin merajut ikatan emosional yang kuat dengan warga Kabupaten Tasikmalaya.
Pengusaha Lokal Turut Fasilitasi Kebutuhan Warga
Langkah mulia ini mengakar kuat berkat peran sentral Owner Gandara Group37, H. Cahya Gandara. Tergerak oleh kondisi infrastruktur perumahan yang memprihatinkan, ia mengerahkan seluruh sumber daya, mulai dari material bangunan premium hingga tenaga ahli untuk menyokong aksi TNI.
“Aksi gotong royong ini adalah bentuk komitmen dan kepedulian kami kepada masyarakat. Jalan di lingkungan Perum Tata Lestari ini memang sudah seharusnya mendapatkan perbaikan demi kenyamanan dan keselamatan warga. Sekarang, alhamdulillah semuanya sudah diperbaiki dengan sempurna,” tutur H. Cahya Gandara dengan penuh rasa syukur.
Detail Agenda Sosial di Perum Tata Lestari:
- Total Personel: Lebih dari 200 prajurit TNI dan Tim Relawan Gandara Group37.
- Fokus Kegiatan: Pengecoran jalan rusak, pembersihan drainase perkampungan, serta pengecatan Masjid Jami dan Pos Ronda.
- Dukungan Logistik: Ratusan sak semen dan material bangunan premium.
Nuansa kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kental saat kumandang azan salat berbunyi. Ratusan anggota TNI, tim Gandara Group, dan warga serentak melepas alat kerja mereka untuk mendirikan salat berjamaah, lalu menutupnya dengan agenda makan siang bersama dalam suasana kekeluargaan yang hangat.
Kini, Perum Tata Lestari tidak hanya mendapatkan wajah baru yang bersih dan jalan yang mulus. Sinergi apik antara TNI, pengusaha, dan rakyat ini telah mengukir cerita indah mengenai bagaimana gotong royong mampu melahirkan perubahan nyata yang instan bagi masyarakat luas.
(Abdul Latif)



