TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya akhirnya mengambil langkah serius untuk menangani genangan air yang kerap mengepung kawasan Jalan Mohammad Hatta, Kampung Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes. Pemkot kini tengah menggenjot peningkatan kualitas saluran drainase di lokasi tersebut.
Proses pengerjaan saluran drainase yang sedang berjalan ini memicu perhatian khusus dari Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan. Orang nomor satu di Kota Tasikmalaya tersebut langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke titik proyek Senin (6/7/2026) sore.
Baca Juga: Ratusan Prajurit Yonif TP 939/Macan Putih Gotong Royong Perbaiki Perumahan di Tasikmalaya
Saat meninjau lokasi, Wali Kota Viman mendapat pendampingan langsung dari Kepala Dinas PUTR Kota Tasikmalaya H. Hendra, Camat Cipedes Cecep Ridwan, Kadis Kominfo Amran Saefullah, serta perwakilan Bappelitbangda Kota Tasikmalaya.
Kawasan Jalan Muhammad Hatta di Kampung Kalangsari ini memang terkenal sebagai langganan banjir saat musim hujan tiba. Kondisi tersebut memicu keluhan yang berkepanjangan dari warga dan pengguna jalan di Kota Tasikmalaya.
Dalam peninjauannya, Wali Kota Viman Alfarizi menyebut bahwa saluran drainase di lokasi tersebut sebenarnya masuk dalam ranah ruas Jalan Nasional. Sayangnya, pihak terkait hampir 10 tahun tidak menyentuh drainase ini dengan perbaikan, sehingga kapasitas tampungnya menyusut dan tidak lagi berfungsi normal.
“Kondisi seperti ini sudah bertahun-tahun dikeluhkan warga, terutama pengguna jalan yang melintas di area jalan tersebut. Kalau hujan sedikit saja air langsung meluap ke atas permukaan jalan. Maka hari ini kita pastikan perbaikan benar-benar dikerjakan dengan baik,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan, Senin (6/7/2026).
Sinergi Taktis Bersama Kementerian PU RI
Viman menjelaskan bahwa proyek perbaikan drainase ini bersumber dari bantuan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU) RI. Keterlibatan pemerintah pusat sangat membantu daerah dalam menuntaskan problem infrastruktur kronis seperti banjir.
“Perbaikan drainase ini proyek bantuan dari Kemen-PU RI, dan kami pemerintah daerah tentu berterima kasih atas perbaikan drainase di kawasan ini, sehingga akan membantu mengatasi persoalan publik seperti masalah banjir, dan ini bentuk sinergi pusat dan daerah,” ujarnya.
Menurut Viman, semua pihak harus memperkuat sinergi dan kolaborasi program kerja antara pusat dan daerah demi menyelesaikan berbagai persoalan sosial untuk kepentingan masyarakat luas.
Usai Kementerian PU merampungkan perbaikan utama, Pemkot Tasikmalaya akan langsung melakukan rekayasa saluran terusan drainase yang menjadi kewenangan daerah.
Saat ini, saluran pembuangan dari Kalangsari menuju Sungai Ciloseh masih menggunakan pipa PVC berukuran 8 inci. Karena ukuran tersebut terlalu sempit, Pemkot akan segera menggantinya dengan diameter yang jauh lebih besar agar aliran air meluncur lancar.
“Kita akan segera benahi pipa saluran terusannya. Pipa 8 inci jelas tidak relevan dengan kondisi debit air di sini, jadi harus diganti yang lebih besar, agar air bisa mengalir lancar dan tidak balik lagi ke permukaan jalan dan ke pemukiman warga,” papar Viman menguraikan rencana teknisnya.
Langkah taktis ini menjadi bagian dari komitmen nyata Viman untuk mewujudkan visi Tasik Nyaman. Pihaknya berjanji akan terus mempererat koordinasi dengan Kementerian PU agar penanganan infrastruktur pengendali banjir berjalan secara terpadu.
Kecewa Temukan Sampah Ilegal di Sungai Ciloseh
Namun, di sela-sela peninjauan drainase, Viman Alfarizi terkejut saat mendapati tumpukan sampah yang menggunung di area Sungai Ciloseh. Ia pun langsung menginstruksikan Ketua RW, RT, serta Lurah setempat untuk segera menggerakkan warga melakukan gotong royong membersihkan pembuangan sampah ilegal itu.
“Ini saluran sudah kita perbaiki dengan baik, tapi kalau masih membuang sampah sembarangan di Sungai Ciloseh, ya sama saja percuma, banjir dan genangan pasti datang lagi, datang lagi. Jadi tolong pak RW, pak RT, dan Lurah, segera bersihkan tumpukan sampah ini,” tegas Viman secara langsung.
Viman mengingatkan bahwa urusan sampah bukan semata-mata menjadi beban pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat. Kesadaran warga untuk menjaga kebersihan saluran air menjadi kunci utama agar kota terhindar dari ancaman banjir.
Lewat kombinasi perbaikan drainase utama dan normalisasi pipa terusan ini, Pemkot Tasikmalaya menargetkan kawasan Jalan Mohammad Hatta Kalangsari terbebas sepenuhnya dari genangan air.
“Harapan kita bersama, setelah perbaikan drainase ini, tidak ada lagi kata-kata dan cerita banjir di sini. Warga pun bisa aman dan bisa beraktivitas dengan tenang dan nyaman tanpa dihantui banjir lagi,” pungkas Viman optimis.
(Seda)



