spot_imgspot_img
Sabtu 4 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ratusan Santri dari 27 Kecamatan Ramaikan PORSADIN VIII Ciamis, Adu Prestasi dan Akhlak

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ratusan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis mengerahkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pendidikan Agama Diniyah (PORSADIN) VIII. Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Ciamis menggelar perhelatan akbar ini sepanjang tahun 2026.

Aula Pondok Pesantren Ar Risalah, Cijantung, Kabupaten Ciamis menjadi saksi kemeriahan pembukaan kegiatan tersebut, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga: Polres Ciamis Tangkap Empat Oknum Pembawa ID Card Media Diduga Lakukan Pemerasan

PORSADIN VIII hadir sebagai wadah strategis bagi para santri untuk mengasah bakat terpendam, melejitkan potensi diri, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarlembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah se-Kabupaten Ciamis.

Asisten Daerah III Setda Kabupaten Ciamis, Wawan Ruhyat, hadir mewakili Bupati Ciamis untuk membuka acara secara resmi. Saat membacakan sambutan tertulis Bupati, Wawan melayangkan apresiasi tinggi kepada FKDT Kabupaten Ciamis yang konsisten menggulirkan PORSADIN demi mendongkrak mutu pendidikan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada FKDT Kabupaten Ciamis atas terselenggaranya PORSADIN VIII. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam membina dan mengembangkan potensi anak-anak didik MDT, baik dari sisi keagamaan, akademik, seni maupun olahraga,” ujarnya.

Menjadi Benteng Moral Generasi Muda

Wawan menilai MDT memegang peran yang sangat krusial dalam menempa karakter generasi muda. Terutama saat menghadapi gempuran arus globalisasi dan lompatan teknologi.

Pendidikan ini, lanjutnya, menjadi tameng utama yang menjaga moral, akidah, serta nilai-nilai keislaman para penerus bangsa. Oleh karena itu, esensi PORSADIN melampaui sekadar kompetisi berburu piala, melainkan menjadi media memperkokoh persaudaraan dan membentuk mentalitas santri.

“Pemerintah berharap melalui ajang ini akan lahir bibit-bibit unggul yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan. Tetapi juga memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat kepada Allah SWT,” katanya.

Ia juga memotivasi seluruh peserta agar memanfaatkan PORSADIN sebagai ruang belajar dan saling bertukar pengalaman positif. Serta selalu menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan kebersamaan.

Pertandingkan 14 Cabang Olahraga dan Seni

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC FKDT Kabupaten Ciamis, Abdul Wahab Syahroni, menyebut PORSADIN sebagai program pembinaan berkelanjutan untuk memetakan dan melejitkan potensi santri.

Menurut Abdul Wahab, orientasi kegiatan ini tidak melulu soal mengejar podium juara. Melainkan membangun ukhuwah (persaudaraan) yang kokoh antarsantri maupun antarlembaga pendidikan.

“PORSADIN merupakan wadah untuk menggali potensi, bakat, serta kemampuan santri. Kami ingin melahirkan generasi yang memiliki budi pekerti yang baik dan mampu berprestasi,” tuturnya.

Dalam PORSADIN VIII kali ini, panitia menggelar 14 cabang perlombaan yang mempertemukan utusan dari seluruh pelosok Ciamis. Peserta bersaing dalam tiga cabang olahraga, yakni tenis meja, bulu tangkis, dan lari sprint. Sementara belasan cabang lainnya berfokus pada kompetisi seni islami dan pengetahuan agama.

Abdul Wahab menitip pesan agar seluruh santri bertanding dengan mengedepankan disiplin tinggi serta memegang teguh nilai-nilai luhur keagamaan.

“Keberhasilan bukan hanya terukur dari siapa yang menjadi juara. Tetapi juga dari sikap santun, kejujuran, kedisiplinan, dan akhlak yang mereka tunjukan selama mengikuti PORSADIN,” tegasnya.

Lewat kesuksesan PORSADIN VIII, FKDT Kabupaten Ciamis optimistis dapat mencetak generasi santri yang tidak hanya bersinar dalam prestasi akademik maupun non-akademik, tetapi juga berkarakter akhlakul karimah demi masa depan bangsa.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru