spot_imgspot_img
Rabu 1 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Regulasi Liga 2 Wajibkan 8 Pemain U-21, Persib Siap Orbitkan Talenta Lokal Ciamis di PSGC

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Manajemen Persib Bandung membawa misi ganda dalam mengelola PSGC Ciamis sebagai tim satelit untuk mengarungi kompetisi Liga 2. Selain mengejar prestasi makro, Pangeran Biru berkomitmen penuh memberikan ruang dan panggung bagi talenta-talenta lokal asli Ciamis agar bisa unjuk gigi di level profesional.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa pihaknya akan memfasilitasi para pemain lokal potensial eks skuad Liga 3 kemarin untuk naik kelas. Namun, mereka wajib melewati proses seleksi ketat guna memenuhi standar tinggi kompetisi Liga 2.

Baca Juga: Persib Agendakan Laga Persahabatan Akbar Melawan PSGC di Stadion Galuh

Maksimalkan Aturan Pemain Muda dan Kuota Home Ground Player

Adhitia mengungkapkan bahwa komitmen Persib dalam mengorbitkan pemain lokal Ciamis ini selaras dan mendapat dukungan penuh dari regulasi resmi kompetisi Liga 2.

“Regulasi Liga 2 mewajibkan setiap tim mendaftarkan minimal 8 pemain di bawah usia 21 tahun (Under-21) dalam squad list. Selain itu, 2 pemain muda wajib bermain penuh selama 2×45 menit pada setiap pertandingan,” jelas Adhitia mengenai aturan ketat kompetisi.

Lebih menarik lagi, regulasi juga menginstruksikan bahwa sebagian dari pemain muda tersebut harus berstatus home ground player atau pemain asli binaan daerah setempat. Atas dasar itulah, begitu tim kepelatihan baru PSGC terbentuk, agenda pertama manajemen adalah menggelar trial dan seleksi pemain lokal.

Saat ini, manajemen Persib bahkan sudah mengantongi sekitar 3 hingga 4 nama pemain potensial PSGC dari kompetisi Liga 3 musim lalu. Pihak manajemen akan memanggil nama-nama tersebut untuk mengikuti proses seleksi awal.

Target Prestasi Tinggi dan Siasat Aturan Tim Satelit

Mengenai target pencapaian PSGC Ciamis di Liga 2, Adhitia menegaskan tim harus tetap mengusung mental juara. Terlebih membidik tiket promosi ke Liga 1. Meskipun demikian, ia tidak menampik adanya benturan regulasi global mengenai status tim satelit.

Secara aturan sepak bola profesional, dua klub yang memiliki kepemilikan atau afiliasi manajemen yang sama tidak boleh berkompetisi dalam satu kasta liga yang sama. Artinya, jika Persib berada di Liga 1, maka PSGC Ciamis harus tetap bertahan di Liga 2 meskipun berhasil menjuarai kompetisi.

“Yang paling penting, tim ini harus berkompetisi secara maksimal terlebih dahulu. Sebab, ketika tim bermain maksimal, bakat-bakat terbaik dari pemain muda akan terlihat jelas. Dari sana, mereka bisa naik ke Persib Bandung,” tambah Adhitia.

Peluang Sistem Transfer Bebas Kapan Saja

Adhitia juga membeberkan adanya rencana implementasi aturan baru dari operator liga mengenai fleksibilitas perpindahan pemain. Khusus untuk tim satelit seperti di Eropa.

Jika selama ini perpindahan pemain hanya bisa terjadi pada jendela transfer resmi (Juli-Agustus dan Januari-Februari), aturan baru tim satelit nantinya memungkinkan pemain Persib dan PSGC Ciamis bertukar posisi kapan saja sesuai kebutuhan darurat tim utama maupun tim satelit.

Demi menjaga keseimbangan performa dan mengarahkan mental para pemain muda Ciamis di lapangan, Persib juga berencana menyisipkan beberapa pemain senior berpengalaman ke dalam skuad Laskar Galuh untuk musim depan.

(IrfansyahRiza)

spot_img

Berita Terbaru