CIAMIS,FOKUSJabar.id: Petugas internal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis menggelar razia dadakan dengan menggeledah seluruh ruangan blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, memimpin langsung operasi insidentil ini sebagai langkah konkret memitigasi risiko kerawanan di dalam lingkungan penjara, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: Nenek 66 Tahun di Ciamis Tercebur ke Sumur Saat Listrik Padam, Berhasil Diselamatkan BPBD
Supriyanto menegaskan bahwa jajarannya bergerak secara senyap tanpa kebocoran informasi sedikit pun demi melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Operasi mendadak ini menyasar seluruh sudut kamar sel untuk membersihkan barang-barang selundupan.
“Personel kami menyisir secara mendadak seluruh blok hunian narapidana malam ini. Langkah taktis ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Ciamis dalam memberantas peredaran narkoba, senjata tajam, telepon seluler (handphone), serta benda terlarang lainnya,” tegas Supriyanto, Kamis (18/6/2026).
Sita Puluhan Benda Berbahaya, Kalapas Ciamis Janji Gencarkan Razia Rutin
Dalam penyisiran ketat tersebut, petugas berhasil menemukan puluhan benda berbahaya yang berpotensi memicu gesekan atau tindak kriminalitas antar-narapidana. Petugas menemukan satu bilah senjata tajam (sajam) rakitan, korek api gas, kawat, hingga alat perjudian berupa kartu remi dan domino.
Sesuai prosedur operasional standar, pihak Lapas langsung menyita seluruh temuan tersebut untuk masuk ke dalam berita acara pemusnahan. Supriyanto memastikan bahwa benda-benda logam berujung runcing seperti gunting, pinset, baut, dan silet tidak boleh berada di dalam kamar hunian. Karena sangat rawan disalahgunakan menjadi senjata.
“Kami mengamankan berbagai jenis barang yang bisa memicu gangguan keamanan. Seluruh benda selundupan ini kami sita dan segera kami musnahkan. Kita harap tidak menimbulkan ancaman keselamatan bagi petugas maupun warga binaan lainnya,” jelas Supriyanto.
Supriyanto berharap penggeledahan insidentil ini memberikan efek jera sekaligus mempersempit ruang gerak masuknya barang penyelundupan ke dalam Lapas. Pihaknya berjanji akan terus menggencarkan operasi serupa secara berkala hingga memastikan blok hunian steril dari segala bentuk pelanggaran hukum.
(Husen Maharaja)



