spot_imgspot_img
Kamis 18 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sah! DPC PPP Garut 2026-2031 Dinakhodai Ayi Suryana

GARUT, FOKUSJabar.id: Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2026-2031 dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Penyerahan SK di lakukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum di Bandung, Kamis (18/6/2026).

BACA JUGA:

Bupati Garut: 2 Indikator Pengukur Kapasitas ASN

SK dengan nomor 0431/SK/DPP/C/VI/2026 menetapkan Ayi Suryana sebagai Ketua DPC, Sekretaris (Aji Muhammad Iqbal) dan Intannia Agus Hamdani sebagai Bendahara DPC PPP Kabupaten Garut.

SK di tandatangani langsung oleh Ketua Umum PPP, Mardiono dan Wakil Sekjen, Jabbar Idris.

Terbentuknya kepengurusan baru DPC PPP Garut merupakan hasil kesepakatan serta kesepahaman yang di bangun atas prakarsa Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dan Wakilnya Yudi Muhammad Aulia (Yudi Kamsut) bersama sejumlah tokoh pesantren.

Keduanya berasal dari lingkungan pesantren yang memiliki pengaruh kuat di Garut. Yakni Pesantren Miftahul Huda dan Pesantren Musaddadiyah.

Ketua DPW PPP Jawa Barat mendorong kolaborasi antara kader partai dan kalangan pesantren sebagai strategi memperkuat basis dukungan PPP di Kabupaten Garut.

Tujuannya untuk meraih dan memperkuat suara PPP dari kalangan pesantren. Dengan begitu, jumlah kursi di DPRD Garut bertambah.

Menurut Uu, duet Ayi Suryana dan Aji Muhammad Iqbal merupakan kombinasi yang mampu menjembatani kepentingan organisasi partai dengan aspirasi kalangan pesantren yang selama ini menjadi salah satu basis penting PPP.

“Hasil Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Kabupaten Garut telah menghasilkan kesepahaman di antara berbagai kelompok internal partai. Kondisi ini di nilai menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan politik,” ungkap Uu.

Senada di sampaikan Yudi Kamsut. Menurutnya, penguatan hubungan dengan kalangan pesantren menjadi salah satu fokus utama kepengurusan baru. Langkah tersebut di nilai sejalan dengan karakter sosial dan keagamaan masyarakat Garut yang memiliki kedekatan kuat dengan lingkungan pesantren.

BACA JUGA:

Bootcamp Wiramuda Hebat Bekali Pemuda Garut Jiwa Kepemimpinan

“Dengan berakhirnya proses Muscab dan terbentuknya kepengurusan baru, PPP Garut kini memasuki fase konsolidasi organisasi. Tantangan berikutnya adalah menjaga soliditas internal sekaligus menerjemahkan semangat persatuan tersebut menjadi peningkatan dukungan politik di tengah Masyarakat,” kata Yudi Kamsut.

Bidik Kursi Ketua DPRD

Yudi berpesan, pengurus baru harus lebih memperkuat barisan dan solid. Mulai DPC, PAC hingga tingkat ranting agar target merebut kursi Ketua DPRD bisa tercapai pada Pemilu 2029.

“Saya optimistis target kursi Ketua DPRD realistis jika kerja konsolidasi di mulai dari sekarang,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru