spot_imgspot_img
Rabu 17 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gardu Induk 150 KV Banjar Mendadak Terbakar, Saksi Sempat Mendengar Ledakan

BANJAR,FOKUSJabar.id: Insiden kebakaran melanda fasilitas vital Gardu Induk (GI) 150 KV Banjar yang berlokasi di kawasan Jalan Mayjen Lili Kusuma, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa mendadak ini langsung menyita perhatian masyarakat setempat setelah kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari area gardu sebelum akhirnya memicu kobaran api.

Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Jumiah, menceritakan bahwa dirinya melihat kepulan asap pertama kali mengudara dari dalam kompleks gardu induk. Pada menit-menit awal, ia sama sekali tidak menaruh curiga lantaran menduga ada warga yang sedang membakar tumpukan sampah di sekitar area tersebut.

Baca Juga: bank bjb Banjar Serahkan Bantuan CSR 2025

“Saya melihat kepulan asap itu sekitar jam setengah tiga sore. Awalnya volume asap masih tipis, jadi dugaan saya hanya ada aktivitas membakar sampah biasa,” tutur Jumiah memberikan kesaksian, Rabu (17/6/2026).

Namun, dalam hitungan menit, pasokan asap justru kian menebal dan menghitam. Warga sekitar mulai menyadari situasi bahaya saat kobaran api berukuran besar mendadak menjulur keluar dari komponen dalam gardu induk kelistrikan tersebut.

Saksi Mata Dengar Suara Ledakan Tunggal, Kondisi Lingkungan Sekitar Tetap Kondusif

Selain menyaksikan jilatan api, masyarakat yang tinggal di sekitar objek vital nasional ini mengaku sempat mendengar suara dentuman keras dari titik kebakaran. Warga lainnya bernama Dunia menyebutkan bahwa suara ledakan tersebut hanya bergaung satu kali dengan volume yang tidak terlalu menggelegar.

“Kami sempat mendengar suara ledakan sekali dari arah gardu induk. Bunyinya mirip seperti benturan kaca yang pecah,” ungkap Dunia.

Kendati sempat memicu dentuman, atmosfer di lingkungan pemukiman warga sekitar terpantau tetap relatif kondusif. Masyarakat tidak memperlihatkan kepanikan yang berlebihan (histeris) dan lebih memilih memonitor pergerakan api serta proses pemadaman dari jarak yang aman.

Dampak kebakaran fasilitas kelistrikan tegangan tinggi ini langsung memancing rasa penasaran pengguna jalan yang melintasi Jalan Mayjen Lili Kusuma. Sejumlah warga tampak berkerumun di batas aman untuk menyaksikan kesigapan petugas menjinakkan si jago merah.

Hingga laporan ini naik cetak, pihak terkait maupun manajemen PLN belum merilis keterangan resmi mengenai penyebab utama kebakaran. Kemudian informasi terkait estimasi nilai kerusakan fasilitas. Serta potensi gangguan (pemadaman) pasokan listrik ke rumah-rumah pelanggan di wilayah Kota Banjar dan sekitarnya.

Aparat penegak hukum bersama tim teknis masih fokus melakukan penanganan api dan pendataan kerugian di lokasi kejadian. Publik masih menunggu hasil investigasi menyeluruh dari instansi berwenang guna mengetahui penyebab pasti insiden kelistrikan ini.

(Agus Purwadi)

spot_img

Berita Terbaru