CIAMIS,FOKUSJabar.id: Banyak korporasi memilih cara arus utama untuk merayakan momen pergantian tahun baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Namun, manajemen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Kantor Cabang Ciamis menempuh jalur yang terbilang sangat unik, menantang, sekaligus menginspirasi, Selasa (16/6/2026).
Menyambut Tahun Baru Hijriah, bank BRI Ciamis menggalang aksi kemanusiaan bertajuk “Touring Hibernasi”. Judul menarik tersebut merupakan akronim kreatif dari gerakan Healing Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu dan Fakir Miskin.
Baca Juga: Sambut Tahun Baru Islam, Ribuan Warga Padati Islamic Center Ciamis
Bukan sekadar agenda menunggang sepeda motor biasa untuk melepas penat dari rutinitas perbankan, misi mulia ini bertujuan menyalurkan ratusan paket sembako bagi masyarakat kurang mampu di kawasan pelosok Kabupaten Ciamis.
“Kami ingin momen libur perayaan Tahun Baru Islam ini tidak hanya bermakna sebagai ajang healing atau bersenang-senang di atas motor. Lebih dari itu, setiap meter putaran roda roda dua kami harus membawa manfaat nyata serta membagikan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Pemimpin Cabang (Branch Manager) BRI Ciamis, Bramastya Gadiansah, Selasa (16/6/2026).
Tembus Kemacetan Pesta Bebegig Sukamantri, BRI Ciamis Sasar Dua Titik Terluar
Bramastya Gadiansah memimpin langsung rombongan tangguh yang terdiri dari 140 pengendara (riders) perwakilan seluruh unit kerja BRI se-Kabupaten Ciamis. Garis start perjalanan bermula dari halaman Kantor Cabang BRI Ciamis di Jalan Ir. Juanda menuju wilayah pegunungan.
Aktivitas membelah jalur utama tatar Galuh ini menyuguhkan pemandangan luar biasa meriah. Warga lokal menumpahkan sukacita perayaan tahun baru Islam di sepanjang jalan.
Bahkan, rombongan bikers bank BUMN ini sempat tertahan oleh kemacetan parah di pusat Kecamatan Sukamantri. Hambatan lalu lintas tersebut bersumber dari tumpah ruahnya lautan manusia yang tengah menyaksikan Atraksi Budaya Bebegig—kesenian topeng sapu ijuk raksasa khas setempat. Kendati harus merayap pelan, para peserta touring justru memeluk kemacetan itu sebagai momen langka yang hangat dan berkesan.
Fokus utama dari pergerakan armada kemanusiaan kali ini menyasar dua wilayah terpencil yang berada di ujung batas administratif Kabupaten Ciamis. Lokasi pertama menargetkan Desa Cibeureum di Kecamatan Sukamantri yang bertengger di ujung barat-utara Ciamis, dengan episentrum kegiatan di kawasan wisata Situ Cibubuhan. Lokasi kedua membidik Desa Cinyasag di Kecamatan Panawangan yang mendiami teritorial utara-timur Ciamis.
Selain menjatuhkan ratusan paket sembako ke pelukan warga miskin, BRI Ciamis turut mengucurkan bantuan finansial segar guna merenovasi bangunan masjid di wilayah Sukamantri. Tidak ketinggalan, manajemen memberikan apresiasi atau penghargaan khusus bagi para pegawai internal yang menorehkan dedikasi tinggi demi kemajuan perusahaan.
Menariknya, seluruh anggaran pengadaan paket sembako serta dana stimulus renovasi rumah ibadah tersebut murni mengalir dari dana infak, zakat, dan sedekah sukarela para karyawan BRI Ciamis. Pengelolaan dana umat tersebut berjalan secara transparan di bawah naungan Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN.
Maknai Jalanan Sebagai Ladang Ibadah, Mak Engkam Teteskan Air Mata Haru
Dalam pengarahannya, Bramastya mengingatkan kepada seluruh jajaran karyawan agar membuang jauh-jauh mentalitas adu kecepatan atau pamer kemewahan kendaraan di jalan raya. Ia menekankan pentingnya memaknai setiap kilometer perjalanan dengan ketulusan hati yang mendalam.
“Jadikan setiap jengkal langkah yang kita lalui sebagai nilai ibadah. Aktivitas ibadah itu tidak melulu harus terlaksana di dalam ruang masjid atau di atas hamparan sajadah. Setiap langkah konkret kita yang mampu memberikan manfaat serta meringankan beban orang lain, di situlah letak ladang ibadah yang sesungguhnya,” tutur Bramastya.
Melihat potensi sektor pertanian dan wisata di wilayah Sukamantri yang luar biasa, BRI Ciamis menaruh harapan besar untuk meningkatkan kualitas kolaborasi dengan masyarakat lokal guna mendongkrak derajat kesejahteraan ekonomi kerakyatan di masa depan.
Pancaran senyum bahagia menghiasi wajah para penerima manfaat di ujung desa. Salah satunya adalah Mak Engkam (80), seorang warga lanjut usia yang mendiami Dusun Karangsari, Sukamantri. Dengan mata berkaca-kaca menahan haru, ia melayangkan untaian doa tulus untuk kejayaan bank milik negara tersebut.
“Nenek sangat bahagia sekali bisa menerima kiriman paket sembako ini. Semoga seluruh jajaran BRI Ciamis semakin maju, usaha banknya berkembang lebih pesat. Terutama selalu membawa berkah bagi nasib masyarakat kecil seperti kami,” kata Mak Engkam.
Aksi “Touring Hibernasi” ini sekaligus memperpanjang daftar portofolio kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) yang sebelumnya sukses terlaksana oleh BRI Cabang Ciamis. Korporasi berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan kebaikan ini.
Tujuannya agar mampu menyentuh ribuan masyarakat prasejahtera lainnya di tatar Ciamis pada masa-masa mendatang.
(Abdul Latif)



