spot_imgspot_img
Selasa 16 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tahun Baru Islam 1448 H, Kemenag Siapkan 16 Program Peaceful Muharam

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) menyiapkan berbagai kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Salah satu program utama yang di hadirkan adalah Peaceful Muharam 1448 H, sebuah gerakan yang mengedepankan nilai kemanfaatan sosial sekaligus penguatan spiritual bagi masyarakat.

BACA JUGA:

Hardiknas 2026, Kemenag Pangandaran Tekankan Pendidikan Karakter dan Kurikulum Berbasis Cinta

Program tersebut di perkenalkan secara resmi pada Kamis, 11 Juni 2026 sebagai bagian dari persiapan menyambut pergantian tahun Hijriah.

Momentum Tahun Baru Islam sendiri akan di mulai pada Senin malam, 15 Juni 2026, setelah waktu Magrib, sebelum memasuki 1 Muharam 1448 H pada Selasa, 16 Juni 2026.

Melalui tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”, Kementerian Agama ingin menghadirkan peringatan tahun baru Islam yang tidak hanya berpusat pada seremoni keagamaan.

Berbagai kegiatan yang di susun di arahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendekatan sosial, pendidikan, kemanusiaan, ekonomi, lingkungan dan penguatan nilai-nilai keislaman.

BACA JUGA:

Kemenag Pangandaran Wajibkan Seluruh Staf Tetap Siaga di Rumah Selama WFH

Dalam pelaksanaannya, Ditjen Bimas Islam telah menyiapkan sebanyak 16 program yang akan di gelar sepanjang bulan Muharam.

Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Mulai dari kalangan muda, lembaga keagamaan, komunitas sosial hingga masyarakat umum.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad menegaskan, seluruh kegiatan yang di siapkan memiliki tujuan besar untuk memperluas manfaat bagi umat.

Menurutnya, Muharam merupakan momentum yang tepat untuk menghadirkan kegiatan yang mampu memberikan dampak positif secara langsung.

“Peaceful Muharam harus menjadi ruang untuk menebar maslahat dan menguatkan umat,” ujar Abu Rokhmad.

Ia menjelaskan, berbagai program yang di laksanakan tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial atau ibadah semata. Seluruh agenda di rancang agar mampu menyentuh kebutuhan masyarakat dan menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas.

“Seluruh program yang di siapkan di arahkan agar memberikan dampak sosial yang dapat di rasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, Kemenag juga memastikan bahwa setiap kegiatan yang masuk dalam rangkaian Peaceful Muharam memiliki tujuan untuk memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kemaslahatan umat secara berkelanjutan.

“Seluruh kegiatan di rancang untuk memperkuat kemaslahatan umat,” tuturnya.

Sejumlah program yang menjadi bagian dari Peaceful Muharam 1448 H antara lain, Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas, Gerakan Bersih-Bersih Masjid dan Mushala, Gerakan 100.000 Khataman Al-Qur’an dan doa bersama untuk bangsa, Muharaman Bersama Gen Z serta Bimas Islam Talks yang menghadirkan ruang dialog seputar keagamaan dan kebangsaan.

BACA JUGA:

Kemenag Pangandaran Edukasi Pegawai SPPG Karangsari Terkait Pentingnya Produk Halal

Tidak hanya itu, Kementerian Agama juga menyiapkan Nikah Fest dan program nikah massal gratis yang di jadwalkan berlangsung pada Sabtu-Minggu, 27-28 Juni 2026, di Jakarta.

Kegiatan tersebut akan di lengkapi dengan Islamic Wedding Expo yang menyediakan berbagai layanan edukasi dan konsultasi terkait perkawinan.

Selain itu, terdapat pula agenda Car Free Day Peaceful Muharam yang menggabungkan aktivitas publik dengan syiar keagamaan.

Rangkaian Peaceful Muharam turut membawa pesan edukatif kepada masyarakat terkait sejumlah anggapan yang masih berkembang mengenai bulan Muharam.

Salah satunya adalah keyakinan bahwa bulan tersebut kurang baik untuk melangsungkan pernikahan.

Abu Rokhmad mengajak masyarakat untuk tidak lagi mempercayai pandangan yang tidak memiliki landasan dalam ajaran agama.

“Jangan menunda untuk melakukan pernikahan,” tegasnya.

BACA JUGA:

Kemenag dan Polres Pangandaran Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Luthfi Fadilah

Melalui berbagai kegiatan yang telah di siapkan, Kementerian Agama berharap, peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan, mempererat solidaritas sosial serta menumbuhkan semangat berbagi manfaat kepada sesama.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru