spot_imgspot_img
Sabtu 30 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wisata Pantai Pangandaran Baru Terisi 40 Persen Saat Libur Panjang Iduladha

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kawasan objek wisata Pantai Pangandaran terpantau lengang pada momen libur panjang Iduladha 1447 Hijriah. Hingga Sabtu siang (30/5/2026), arus kendaraan pelancong yang memasuki gerbang wisata belum menunjukkan adanya lonjakan volume yang berarti.

Kepala Seksi Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Doni, mengonfirmasi bahwa situasi pergerakan kendaraan di pintu masuk utama objek wisata masih sangat landai. Doni mencatat volume kendaraan yang masuk baru menyentuh angka sekitar 40 persen dari total kapasitas normal yang biasa terjadi saat musim liburan panjang.

Baca Juga: Polres Pangandaran: Teror Pocong di Sidomulyo Hoaks

“Iya masih sepi. Untuk saat ini kendaraan wisatawan yang masuk hanya baru 40 persen,” ujar Doni saat memberikan keterangan di lapangan, Sabtu (30/5/2026) siang.

Kondisi sepi pengunjung ini juga terlihat jelas di sejumlah kantong parkir utama. Sebagai contoh, hamparan lahan parkir di eks pasar wisata belum menerima kepadatan kendaraan besar yang biasanya langsung memadati area tersebut ketika masa puncak liburan tiba.

“Tadi saya menghitung bus besar ada 40 unit, dan bus kecil 45 unit. Seharusnya kalau memang ada lonjakan wisatawan, biasanya hari ini sudah ramai,” kata Doni.

Ia menjelaskan bahwa skenario libur panjang biasanya menempatkan hari kedua atau ketiga sebagai puncak kedatangan masa pelancong. Namun hingga siang ini, pemandangan padat sama sekali belum mewarnai kawasan Pantai Barat maupun Pantai Timur Pangandaran.

Dishub Siagakan Layanan Shuttle dan Longgarkan Aturan Masuk Bus Besar

Meskipun kondisi pantai terhitung sepi, Dinas Perhubungan Pangandaran tetap mengoperasikan layanan angkutan penjemput (shuttle) secara maksimal guna mengantisipasi pergerakan wisatawan. Petugas menyiagakan dua unit armada shuttle yang setia melayani rute keliling kawasan wisata.

“Aktivitas kendaraan shuttle beroperasi satu jam sekali muter keliling kawasan pantai timur dan barat dengan menggunakan dua armada,” jelas Doni.

Melihat kondisi jalanan yang masih sangat longgar, otoritas perhubungan mengambil kebijakan diskresi dengan mengizinkan bus berukuran besar masuk langsung ke dalam kawasan inti wisata. Langkah sementara ini bertujuan untuk mempermudah operasional angkutan wisata selama volume kendaraan di dalam area pantai belum padat.

“Mengingat tidak ada lonjakan wisatawan yang signifikan, kami perbolehkan bus besar masuk ke kawasan wisata untuk menaikkan atau menurunkan penumpangnya dengan batas waktu 10 menit,” ucap Doni tegas.

Di sisi lain, kondisi sepi ini memicu keluhan dari para pelaku usaha lokal. Sejumlah pedagang di sepanjang pesisir Pantai Pangandaran mengaku belum meraup omzet besar dari momen libur panjang Iduladha tahun ini.

“Kalau dibanding Idul Fitri atau tahun baru, ini masih jauh. Mudah-mudahan besok ada peningkatan,” tutur Rian, salah satu pedagang yang mengais rezeki di Pantai Barat Pangandaran.

Guna menjaga kenyamanan para pelancong, personel Dishub Pangandaran tetap bersiaga penuh mengatur jalannya arus lalu lintas. Anggota di lapangan menyebar ke beberapa titik krusial mulai dari pintu masuk utama, simpang Pamugaran, hingga kawasan Pasar Wisata. Sejauh ini, seluruh urat nadi lalu lintas di Pangandaran mengalir lancar tanpa hambatan antrean kendaraan.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru