BANDUNG,FOKUSjabar.id: Pengusaha sukses asal Kota Bandung, Hartono Soekwanto, memutuskan untuk membeli seekor sapi unik asal Lampung yang menyimpan kisah perjalanan hidup mengharukan. Sapi bertubuh kekar tersebut tercatat telah menghabiskan waktu selama tujuh tahun lamanya untuk mengabdi sebagai penarik gerobak milik seorang warga bernama Waluyo. Berkat rutinitas kerja keras itu, sang sapi kini tumbuh dengan postur yang sangat sehat, kuat, otot padat, serta memiliki bulu yang terawat.
Proses perburuan hewan unik ini mempertemukan Hartono dengan presenter kondang Irfan Hakim. Keduanya sengaja menyambangi Berkah Setia Farm di Sukabumi beberapa waktu lalu guna menginspeksi langsung kualitas fisik sang sapi. Alih-alih hanya terpikat pada bobot tubuhnya yang jumbo, Hartono dan Irfan justru menaruh simpati mendalam setelah mendengar cerita menyentuh di balik kehidupan hewan tersebut.
Baca Juga: Hartono Soekwanto Pecahkan Rekor Konsumsi Tanya Oil di Thailand
Hartono membeberkan bahwa latar belakang sebagai sapi pekerja membuat hewan ini memiliki struktur anatomi yang sangat prima dan jauh berbeda jika bersanding dengan sapi potong pada umumnya.
“Kisahnya kemudian menarik perhatian saya dan Irfan Hakim saat melihat langsung,” tutur Hartono, Jumat (22/5/2026)
Membuka Jalan Rezeki: Hasil Jual Sapi Jadi Modal Terbang ke Jepang
Di balik nilai estetikanya, transaksi jual beli ini ternyata membawa berkah luar biasa bagi keluarga Waluyo sang pemilik lama. Hasil penjualan sapi kesayangannya itu akan menjadi penopang utama untuk membiayai sang anak yang berencana mengadu nasib bekerja ke Negara Jepang. Uang hasil pelepasan aset tersebut bakal beralih fungsi menjadi modal keberangkatan. Sekaligus menjadi dana darurat awal sang anak untuk menapak karier di luar negeri.
“Karena sapi yang selama ini menjadi penopang aktivitas keluarga kini juga menjadi jalan untuk membuka kesempatan baru bagi anak pemiliknya. Maka saya memilih sapi ini untuk kurban,” urai Hartono.
Hartono menyebut hewan penarik gerobak ini akan mengukir sejarah personal sebagai sapi kurban pertama dalam hidupnya. Ia merencanakan akan menyalurkan seluruh daging kurban tersebut kepada warga di sekitar lingkungan tempat tinggalnya di Kota Bandung. Aksi kemanusiaan ini ia maknai sebagai wujud syukur mendalam sekaligus bentuk kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat akar rumput.
“Ini sapi kurban pertama saya, dan akan saya berikan untuk warga di sekitar rumah,” pungkas pengusaha Kota Kembang tersebut.
Langkah mulia ini menuai respons dan apresiasi positif dari berbagai pihak. Karena dinilai mampu memberikan dampak kemanfaatan yang instan dan langsung terasa bagi warga sekitar.
(Irfansyahriza)



