spot_imgspot_img
Minggu 17 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dojo Saga Garut Menggila di Tasikmalaya, Sabet Juara Umum Open Tournament Karate 2026

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ratusan atlet karate dari berbagai daerah menunjukkan semangat juang tinggi dan adu teknik memukau di GOR Sukapura Dadaha, Kota Tasikmalaya. Setelah bergulir selama dua hari penuh (Sabtu–Minggu), Kejuaraan Karate Open Tournament 2026 besutan FORKI Kota Tasikmalaya tersebut resmi berakhir, Minggu (17/5/2026) sore.

Sejak seremoni pembukaan, Sabtu (16/5/2026), para karateka se-Priangan Timur langsung unjuk kemampuan di hadapan dewan juri dan penonton yang memadati tribun. Penyelenggara membagi kompetisi sengit ini ke dalam berbagai kelas usia untuk kategori kata, kumite, hingga kelas festival.

Baca Juga: Panen Raya Jagung 171 Ton di Tasikmalaya, Polisi dan TNI Turun ke Sawah

Kontingen Garut Dominasi Perolehan Medali

Dalam kejuaraan bergengsi ini, Dojo Saga asal Kota Garut sukses keluar sebagai juara umum. Kontingen asal Kota Dodol tersebut mendominasi podium juara dan berhak membawa pulang Piala Bergilir Tournament Open Karate 2026.

Rincian Perolehan Medali Dojo Saga Garut:

  • Medali Emas: 9 Keping
  • Medali Perak: 4 Keping
  • Medali Perunggu: 4 Keping

Pelatih Dojo Saga Garut, Ikbal Nurfalah, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas prestasi gemilang anak-asuhnya. Ia menyebut hasil manis ini merupakan buah dari latihan keras dan disiplin tinggi yang mereka jalani selama beberapa bulan terakhir.

“Alhamdulillah, kerja keras anak-anak tidak sia-sia. Mereka tampil percaya diri, disiplin, dan fokus sejak awal. Ini membuktikan bahwa latihan yang terarah dan ulet mampu menghasilkan prestasi membanggakan,” ungkap Ikbal.

Ikbal berharap FORKI dapat memutar turnamen terbuka seperti ini secara rutin setiap tahun. Menurutnya, kompetisi terbuka menjadi wadah krusial untuk mengasah mental, kecakapan bertanding, serta kemampuan teknis para atlet muda.

FORKI Tasikmalaya Kebut Evaluasi dan Incar Sektor Pelajar

Ketua FORKI Kota Tasikmalaya, Yuki Wahyuki, mengaku bersyukur karena turnamen perdana ini berjalan aman, tertib, dan kompetitif. Ia terkejut melihat antusiasme peserta dan jumlah penonton yang melampaui ekspektasi awal hingga membuat tribun GOR penuh sesak.

Kendati sukses memikat publik, Yuki tetap mencatat sejumlah kelemahan teknis dan non-teknis di lapangan. Pengurus FORKI akan menjadikan catatan tersebut sebagai bahan evaluasi mutlak untuk menyempurnakan pergelaran tahun depan.

Sebagai langkah pembinaan lanjutan, FORKI Kota Tasikmalaya berencana menggelar kejuaraan karate khusus tingkat pelajar dalam waktu dekat. Langkah strategis ini bertujuan menjaring bibit atlet potensial sejak usia sekolah.

“Kami ingin olahraga karate masuk dalam kegiatan di sekolah-sekolah. Jika kita memulai pembinaan sejak usia dini, maka prestasi karate di masa depan akan semakin membanggakan,” tutur Yuki.

Menutup keterangannya, Yuki mengapresiasi seluruh pihak yang menyokong acara ini, mulai dari pemerintah daerah, pengelola GOR Dadaha, perangkat pertandingan, hingga para orang tua atlet yang setia membakar semangat anak-anak mereka dari pinggir lapangan.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru