CIAMIS,FOKUSJabar.id: Guyuran hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis memicu bencana tanah amblas. Peristiwa alam tersebut menerjang kawasan pemukiman warga di Dusun Cibogo, Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Amblasan tanah ini langsung merusak dan memutus sebagian ruas jalan penting yang menghubungkan Desa Kadupandak dengan Desa Kaso. Akibatnya, arus lalu lintas kendaraan yang melintasi jalur tersebut terganggu dan harus berjalan ekstra waspada.
Baca Juga: Ribuan Tawon Vespa Kepung Rumah Lansia di Ciamis, Damkar Turun Tangan Tengah Malam
Selain melumpuhkan akses transportasi warga, pergeseran tanah ini juga mengancam keselamatan bangunan di sekitarnya. Rekahan tanah kini mengintai dua unit rumah milik warga serta satu bangunan fasilitas umum berupa mushola.
Penyerahan Bantuan dan Respons Cepat BPBD
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengonfirmasi bahwa pihaknya baru menerima laporan resmi dari aparat Pemerintah Desa Kadupandak pada Minggu siang.
“Peristiwa tanah amblas ini sebenarnya terjadi kemarin (Sabtu), namun pihak desa baru melaporkannya kepada kami siang tadi,” jelas Ani, Minggu (17/5/2026).
Merespons aduan darurat dari pihak desa, BPBD Kabupaten Ciamis langsung menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan mitigasi risiko.
“Personel kami sudah bergerak di lapangan untuk melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian. Tim juga sudah menyalurkan paket bantuan logistik kedaruratan bagi para pemilik rumah yang terancam,” ucap Ani.
Struktur Lahan Labil Jadi Pemicu Utama
Ani menjelaskan bahwa kondisi struktur tanah yang labil di Dusun Cibogo menjadi pemicu utama amblesnya kawasan tersebut. Cuaca buruk berupa guyuran hujan lebat dengan durasi yang cukup lama akhirnya mempercepat proses pergeseran tanah.
Dampak Kerusakan Bencana di Dusun Cibogo:
- Fasilitas Jalan: Ruas jalan penghubung Desa Kadupandak – Desa Kaso (Arus lalin terganggu).
- Properti Warga: 2 Unit Rumah Tinggal (Status terancam).
- Fasilitas Publik: 1 Unit Bangunan Mushola (Status terancam).
Guna mengantisipasi kerusakan yang lebih luas, BPBD Ciamis terus memantau pergerakan tanah di lokasi tersebut.
“Kami sudah meneruskan laporan teknis mengenai penanganan lanjutan kejadian ini kepada pimpinan atas agar segera mendapat instruksi dan tindakan rekonstruksi,” pungkas Ani.
(Husen Maharaja)


