spot_imgspot_img
Sabtu 2 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bikin Haru, 38 Anak Paud di Banjar Tampil Bacakan 30 Juz

BANJAR,FOKUSJabar.id: Sebanyak 38 santri cilik HSG PAUD/TK Rumah Tahfidz Ar Rahman memperdengarkan hafalan Al-Qur’an Juz 30 dalam gelaran Tasmi Akbar, Sabtu (2/5/2026). Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat anak-anak usia dini tersebut maju satu per satu untuk melantunkan ayat-ayat suci dengan tartil di hadapan penguji dan tamu undangan.

Ketua Yayasan, Ustaz Zaenal Arifin, menekankan keberhasilan pendidikan Al-Qur’an bagi anak usia dini sangat bergantung pada sinergi antara sekolah dan keluarga. Ia mengajak para orang tua untuk terus mendampingi anak-anak saat mengulang hafalan di rumah agar tumbuh menjadi generasi yang mencintai kitab suci.

Baca Juga: Mahasiswi Asal Ciamis Berbicara Cara Memahami Perilaku Anak Usia Dini

“Peran orang tua sangat krusial. Sinergi ini akan melahirkan generasi Qur’ani yang kuat secara spiritual dan karakter,” ujar Ustaz Zaenal.

Menanamkan Keberanian dan Adab

Kepala HSG PAUD/TK Rumah Tahfidz Ar Rahman, Ustazah Ulfa Hayati, menjelaskan bahwa agenda bertajuk “Meraih Kemuliaan dengan Cinta Al-Qur’an” ini bertujuan lebih dari sekadar menguji ingatan. Pihak sekolah ingin membentuk rasa percaya diri serta melatih adab anak-anak saat tampil di depan publik.

“Kami ingin menanamkan rasa cinta kepada Al-Qur’an sejak mereka masih sangat muda. Melalui tasmi ini, mereka belajar keberanian dan cara menjaga adab saat berinteraksi dengan ayat-ayat Allah,” tutur Ustazah Ulfa.

Haru Orang Tua dan Apresiasi Prestasi

Keberanian para santri cilik ini menyentuh hati banyak orang tua yang hadir, bahkan beberapa di antaranya meneteskan air mata haru. Agung, salah satu orang tua wali murid, mengaku tidak menyangka buah hatinya mampu menghafal surat-surat pendek. Kemudian tampil tenang di panggung.

“Saya sangat bangga melihat anak kami berani tampil. Neneknya pun ikut menangis haru menyaksikan momen ini,” ungkap Agung.

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka, pihak yayasan memberikan piagam penghargaan dan hadiah kepada seluruh peserta. Kegiatan ini berakhir dengan sesi doa bersama, foto keluarga. Kemudian musafahah (bersalaman) antara guru, orang tua, dan murid sebagai simbol kebersamaan dalam mendidik generasi berakhlak mulia.

(Budiana Martin)

spot_img

Berita Terbaru