spot_imgspot_img
Sabtu 2 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bangkai Sapi Raksasa Terdampar di Pantai Legokjawa Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSjabar.id: Warga di sekitar Pantai Legokjawa, Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, mendadak gempar akibat penemuan bangkai sapi berukuran besar. Nelayan setempat pertama kali menemukan hewan tersebut terdampar di Blok Cidadap saat sedang beraktivitas di pesisir pantai, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Dusun Cidadap, Engkus Kusnindar, segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Ia mengonfirmasi keberadaan bangkai sapi yang sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan bau menyengat tersebut.

Baca Juga: Dandim 0625/Pangandaran Serahkan 5 Truk Operasional untuk Koperasi Merah Putih

“Kami langsung turun ke lapangan untuk mengecek informasi warga. Ternyata benar, seekor sapi mati sudah terdampar di pinggir pantai,” ujar Engkus.

Evakuasi dan Penguburan di Lokasi

Berdasarkan pengamatan fisik, bangkai sapi tersebut diduga telah mengapung di tengah laut selama sedikitnya tiga hari sebelum arus membawanya ke daratan. Kondisi sapi sudah membengkak dengan kulit yang mulai mengelupas, sehingga menimbulkan aroma tidak sedap yang tercium hingga radius cukup jauh.

Mengingat ukuran bangkai yang sangat besar dan kondisi pembusukan yang parah, warga bersama aparat setempat memutuskan untuk melakukan penguburan langsung di titik penemuan. Langkah ini mereka ambil karena beratnya beban bangkai yang tidak memungkinkan untuk evakuasi ke tempat lain.

“Kami langsung menguburkannya di lokasi terdampar karena tidak mungkin memindahkan bangkai seberat dan sebau itu lebih jauh lagi,” jelas Engkus.

Imbauan Kebersihan Lingkungan

Hingga saat ini, pihak dusun belum bisa memastikan asal-usul sapi tersebut. Namun, aparat menduga bangkai ini berasal dari wilayah luar Desa Legokjawa yang sengaja dibuang ke laut setelah mati. Dugaan ini muncul karena petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh hewan tersebut.

Engkus memberikan imbauan keras kepada masyarakat agar tidak membuang bangkai hewan apa pun ke sungai maupun laut. Menurutnya, tindakan tersebut membawa risiko besar bagi kebersihan lingkungan pesisir serta dapat mengganggu kesehatan masyarakat luas.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru