TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, memantau langsung proses seleksi atlet Perkumpulan Pelayang Indonesia (Pelangi) Kabupaten Tasikmalaya untuk menghadapi Festival Olahraga Provinsi (Forprov). Dalam kunjungan tersebut, Asep menegaskan bahwa olahraga layang-layang mengandung nilai filosofi mendalam yang berperan penting dalam pembentukan karakter atlet.
Asep menjelaskan bahwa kompetisi layang-layang melampaui urusan menang atau kalah. Para atlet belajar mengenai keseimbangan, kesabaran, serta ketajaman dalam membaca situasi, terutama saat mengendalikan layangan di tengah tiupan angin kencang.
Baca Juga: Pelangi Tasikmalaya Bidik Prestasi Forprov 2026, 500 Pegiat Layangan Siap Unjuk Gigi
“Layangan berbentuk prisma memerlukan struktur rangka yang presisi dan seimbang agar tetap stabil di udara. Hal ini menjadi simbol bagi para atlet untuk menyiapkan fisik, mental, dan strategi yang matang,” ujar Asep, Sabtu (2/5/2026).
Seni Mengendalikan Diri
Asep menilai kontestasi adu layangan sebagai sarana melatih pengendalian diri. Ia mengibaratkan tarikan benang dalam pertandingan sebagai seni mengambil keputusan; tarikan yang terlalu kuat berisiko memutus benang, sementara tarikan yang terlalu longgar akan membuat atlet kehilangan arah.
“Atlet harus memahami kapan waktu yang tepat untuk menarik atau melepas benang. Di situlah letak strategi dan seni bermain yang sesungguhnya,” tambahnya.
Penggerak Ekonomi Masyarakat
Selain aspek teknis olahraga, Wakil Bupati menyoroti potensi besar sektor ini dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Aktivitas layang-layang menghidupkan ekosistem usaha mulai dari perajin rangka, penjual benang gelasan, hingga pelaku UMKM yang menjajakan produk di lokasi perlombaan.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet Pelangi. Dukungan ini bertujuan agar para atlet mampu meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus menjaga tradisi budaya yang memiliki dampak ekonomi positif bagi warga lokal.
(Farhan K)


