spot_imgspot_img
Senin 20 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Milad ke-24, PKS Kota Tasikmalaya Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tasikmalaya memanfaatkan momentum perayaan Milad ke-24 untuk memanaskan mesin partai. Melalui kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Ibadurohman Hall Center, PKS menegaskan kesiapannya mendongkrak perolehan kursi secara signifikan pada Pemilu 2029 mendatang, Minggu (19/4/2026).

Acara yang berbarengan dengan Halal Bihalal Syawal 1447 H ini dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara dan Ketua Dewan Syuro DPP PKS Muhamad Sohibul Iman. Nuansa kebersamaan terasa kental dengan balutan seni budaya lokal seperti angklung, pencak silat, dan pameran payung geulis yang menyambut kedatangan ratusan kader.

Baca Juga: Dermaga Mati Suri, Nasib Pilu Nelayan Cimanuk Tasikmalaya

Ketua DPD PKS Kota Tasikmalaya, Agus Sugiarto, menegaskan bahwa Milad kali ini bukan sekadar perayaan ulang tahun biasa. Ia menjadikan momen ini sebagai tonggak penguatan soliditas kader untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Strategi Penanggung Jawab RW (PjRW)

Guna menyongsong kontestasi politik 2029, PKS Kota Tasikmalaya tengah menjalankan langkah konkret dengan membentuk struktur hingga tingkat terbawah. Agus menargetkan pembentukan 160 Penanggung Jawab RW (PjRW) tuntas pada tahun 2026.

“Kami menyiapkan PjRW sebagai ujung tombak dan lokomotif pemenangan partai. Saat ini kami memiliki 5 kursi di DPRD Kota Tasikmalaya. Kemudian melalui soliditas program PjRW ini, kami memasang target kenaikan dua kali lipat pada Pemilu 2029 nanti,” ujar Agus Sugiarto.

Selain penguatan internal, PKS juga tengah merancang program strategis untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Salah satu agenda utama yang mereka siapkan adalah program inovatif yang mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Apresiasi Budaya dari Pemerintah

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsep acara yang konsisten mengangkat kearifan lokal. Menurutnya, keterlibatan partai politik dalam merawat seni budaya seperti payung geulis dan pencak silat merupakan contoh yang sangat baik bagi identitas daerah.

“Penampilan seni budaya ini membuktikan bahwa PKS tidak hanya fokus pada dunia politik, tetapi juga peduli terhadap pelestarian budaya. Saya mengajak para kader untuk menjadi duta produk lokal Tasikmalaya agar gaungnya semakin meluas,” tutur Dicky.

Momentum Milad ini juga menjadi panggung konsolidasi bagi para anggota dewan dari Fraksi PKS bersama pengurus struktur tingkat kecamatan dan kelurahan. Melalui penguatan jaringan di akar rumput, PKS optimistis target elektoral pada 2029 bukan sekadar retorika. Melainkan hasil dari kerja struktur yang terukur dan kolaborasi yang solid.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru