spot_imgspot_img
Sabtu 18 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dandim 0612/Tasikmalaya: Video Pemukulan Penertiban Warung Hoaks

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Belakangan ini, jagat media sosial di hebohkan dengan sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi pemukulan oleh anggota Kodim 0612/Tasikmlaya saat penertiban warung penjual obat terlarang jenis tramadol.

Video tersebut memicu gelombang kecaman dari netizen dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Tasikmlaya.

BACA JUGA:

Lautan Putih di Masjid Agung Baiturahman Tasikmalaya Simbol Ketaatan Prajurit ‘Macan Putih’

Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim mengambil langkah cepat untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut.

Setelah di lakukan koordinasi intensif dengan Polres Tasikmalaya, Dandim 0612 menegaskan, insiden dalam video viral tersebut tidak terjadi di wilayah hukum Tasikmalaya.

​”Hasil koordinasi dan komunikasi dengan Polres Tasikmalaya Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya, tidak ada kejadian di wilayah hukum kami seperti yang ramai beredar yang melibatkan anggota Kodim Tasikmalaya,” tegas Dandim, Sabtu (18/4/2026).

​Staf Intelijen Lakukan Investigasi Mendalam

​Dandim menegaskan, staf Intelijen telah melakukan pemanggilan terhadap personel guna di mintai keterangan serta melakukan penelusuran digital terhadap akun media sosial penyebar video tersebut.

​Hasil investigasi menunjukkan, profil pengunggah video tidak jelas (anonim) dan tidak di temukan bukti valid adanya keterlibatan prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya dalam aksi tersebut.

​”Kami pastikan hingga saat ini tidak ada laporan yang masuk dari masyarakat terkait insiden tersebut. Kami tegaskan, institusi Kodim 0612/Tasikmalaya tidak memiliki keterkaitan dengan kejadian itu,” imbuhnya.

​Dandim mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh konten-konten media sosial yang belum terverifikasi kebenarannya.

BACA JUGA:

Wujudkan Tata Kelola Profesional, IKAPTK Kota Tasikmalaya Siap Kawal Program Prioritas Pemerintah

Masyarakat di minta untuk menyaring informasi sebelum membagikannya agar tidak terjebak dalam opini negatif yang merugikan kondusivitas wilayah.

​Selain mengklarifikasi isu penertiban, Dandim juga mengajak masyarakat untuk tetap fokus berpartisipasi aktif dalam upaya positif. Termasuk dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika serta obat-obat terlarang di wilayah Tasikmalaya.

​”Jangan terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Mari kita jaga Tasikmalaya agar tetap kondusif dan aman,” pungkasnya.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru