spot_imgspot_img
Jumat 3 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Angin Kencang Robohkan Reklame Raksasa di Depan BEC Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Hujan deras disertai angin kencang merobohkan sebuah reklame berukuran besar di Jalan Purnawarman, Kelurahan Babakan Ciamis, Kota Bandung, Jumat (3/4/2026) siang. Insiden yang terjadi tepat di depan Bandung Electronic Center (BEC) tersebut sempat mengejutkan warga dan pengendara yang tengah melintas.

Seorang saksi mata di lokasi, Mulyana (27), menuturkan bahwa peristiwa tersebut berlangsung sangat cepat saat kondisi cuaca memburuk sekitar pukul 13.00 WIB. Ia yang saat itu sedang berteduh melihat konstruksi reklame mendadak ambruk akibat terpaan angin kencang.

Baca Juga: Ahmad Luthfi dan Dedi Mulyadi Tunjukkan Keakraban di Forum BPK RI

“Kejadiannya sekitar jam 1 siang saat angin kencang dan hujan. Saya sedang berteduh, tiba-tiba saja reklame itu langsung jatuh,” ujar Mulyana di lokasi kejadian.

Evakuasi Melibatkan Tim Gabungan

Beruntung, konstruksi reklame yang roboh tersebut tidak langsung menghantam badan jalan secara keseluruhan karena tersangkut pada jalinan kabel listrik di sekitar lokasi. Hal ini mencegah terjadinya kecelakaan fatal meski jalur tersebut sedang ramai oleh kendaraan.

Sekitar pukul 15.00 WIB, sejumlah personel dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung tiba untuk memulai proses evakuasi. Petugas PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga turut terjun ke lokasi mengingat bagian reklame menimpa kabel listrik yang berisiko tinggi.

Tim gabungan menggunakan peralatan khusus, termasuk tangga darurat, untuk memotong dan memindahkan material reklame yang cukup berat. Petugas melakukan penanganan dengan sangat hati-hati karena posisi reklame yang menggantung pada kabel listrik membahayakan keselamatan.

Dampak dan Situasi Terkini

Meskipun insiden ini terjadi di kawasan padat aktivitas, petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kondisi di sekitar papan reklame sedang sepi dari pejalan kaki saat konstruksi itu roboh.

“Tidak ada korban jiwa. Saat kejadian, kebetulan tidak ada orang yang berdiri tepat di bawah billboard tersebut,” tambah Mulyana.

Selama proses evakuasi berlangsung, petugas menutup sementara arus lalu lintas dari kedua arah di Jalan Purnawarman guna menjamin keamanan pengguna jalan. Dampak dari rusaknya kabel listrik tersebut memicu pemadaman aliran listrik di sebagian wilayah sekitar, meski sejumlah pertokoan besar di kawasan tersebut terlihat masih memiliki pasokan listrik cadangan.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru