spot_imgspot_img
Kamis 2 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Genggam Harapan Baru, Warga Binaan Lapas Ciamis Fokus Kerjakan Soal Ujian Paket C

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis menyelenggarakan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Tingkat Paket C setara SMA Tahun Pelajaran 2025/2026. Sebanyak tiga orang warga binaan yang tengah menjalani masa pidana mengikuti ujian tersebut dengan penuh komitmen untuk menyelesaikan pendidikan formal mereka.

Proses ujian yang berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIB Ciamis, Jalan Ir. H. Juanda, Jawa Barat ini mendapatkan pengawasan ketat dari petugas internal. Otoritas terkait, termasuk Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis dan Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdik Ciamis, Eka Yudha Katresna, memantau langsung jalannya ujian bersama tim Pamong Belajar dari SKB Ciamis.

Baca Juga: Bupati Herdiat Sunarya Pangkas Biaya Seremonial Ciamis Demi Prioritaskan Pelayanan Publik

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam memenuhi hak konstitusional warga negara. Ia memastikan bahwa meskipun seseorang sedang menjalani masa pembinaan, hak mereka untuk mendapatkan pendidikan tidak boleh terputus.

“Ujian Paket C ini menjadi modal berharga bagi mereka setelah bebas nanti. Ijazah ini akan membantu mereka mencari pekerjaan yang layak atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Supriyanto, Kamis (2/4/2026).

Solusi Pendidikan Inklusif

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Eka Yudha Katresna, memberikan apresiasi tinggi atas kerja sama antara pihak Lapas dengan SKB Ciamis. Ia menilai pendidikan kesetaraan sebagai solusi inklusif yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat dalam berbagai kondisi.

Dinas Pendidikan bersama tim Pamong Belajar hadir untuk menjamin kualitas pelaksanaan ujian tetap memenuhi standar nasional. Langkah ini bertujuan agar ijazah yang peserta peroleh nantinya memiliki legalitas kuat dan mendapatkan pengakuan secara luas.

“Pendidikan adalah milik semua orang tanpa terkecuali. Kami hadir untuk memastikan kualitas ujian terjaga sehingga para warga binaan memiliki masa depan yang lebih baik selepas masa pidana berakhir,” jelas Eka.

Fokus Menata Masa Depan

Dua orang pamong belajar dari SKB Ciamis bertugas mendampingi teknis pelaksanaan agar seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala administratif. Meskipun berlangsung di area terbatas, suasana ujian tetap terasa kondusif dan tenang.

Ketiga peserta terlihat sangat fokus mengerjakan soal demi soal sebagai upaya nyata untuk memperbaiki kehidupan mereka di masa depan. Program pendidikan di Lapas Ciamis ini membuktikan bahwa dinding penjara bukan menjadi penghalang bagi warga binaan untuk terus belajar dan meraih prestasi.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru