BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki memberikan tanggapan mengenai penyelenggaraan Garuda Championship Series Juni 2026 di Stadion Arcamanik, Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) yang akan berlangsung tanpa kehadiran penonton.
Timnas Putri Indonesia di jadwalkan menghadapi Singapura pada Rabu (3/6/2026) pukul 19.00 WIB dan kontra Kamboja pada Selasa (9/6/2026) pukul 15.30 WIB.
BACA JUGA:
Pelatih Timnas Putri Indonesia Puji Hydroplus Soccer League di Bandung
Kedua pertandingan tersebut di pastikan berlangsung tanpa penonton. Panitia tidak menyediakan penjualan tiket karena mempertimbangkan faktor keamanan serta keterbatasan fasilitas pendukung di stadion.
Mochizuki mengakui absennya penonton akan menghadirkan suasana yang berbeda di banding pertandingan pada umumnya.
“Ya memang pertandingan tanpa penonton pastinya sedikit terasa kurang,” katanya.
“Penonton salah satu faktor penting dalam pertandingan internasional,” Dia menambahkan.
Meski demikian, pelatih asal Jepang tersebut menegaskan timnya akan tetap fokus memberikan performa terbaik meskipun harus bermain tanpa suporter.
Ia menyebut, keputusan tersebut telah di tetapkan oleh pihak terkait dengan berbagai pertimbangan yang sudah di perhitungkan sebelumnya.
“Ya karena sudah di tentukan dari atas, itu juga pasti sudah ada pertimbangan, makanya kami seperti yang tadi Remini bilang, hanya akan memberikan yang terbaik dengan kondisi apa pun,” ungkapnya.
Di sisi lain, Mochizuki melihat situasi tanpa penonton juga bisa memberikan dampak positif bagi para pemain.
BACA JUGA:
Cetak Hattrick Juara Umum, Kota Bekasi Dominasi Kejurnas Panahan BOAT 2026
Menurutnya, tekanan yang biasanya muncul akibat kehadiran banyak penonton dapat berkurang sehingga pemain diharapkan dapat tampil lebih lepas.
“Dan pastinya kalau ada penonton biasanya pemain lebih nervous ya, lebih gugup. Karena kali ini tidak ada, mungkin kita bisa berekspektasi bahwa pemain akan bermain lebih lepas tanpa ada tekanan dari penonton,” tegasnya.
(Arif)



