KUNINGAN,FOKUSJabar.id: Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyerahkan piagam penghargaan kepada Ligar Fajar Maulana di Halaman Kantor Pemda, Senin (10/8/2026). Ligar memenangkan Lomba Logo Hari Jadi ke-528 Kuningan.
Dewan Kebudayaan bersama panelis memilih karya Ligar melalui proses seleksi ketat yang melibatkan 15 peserta.
Baca Juga: Satu Tahun Mengabdi, Yonif TP 839/Satria Abyakta Rutin Bantu Masyarakat Kabupaten Kuningan
Bupati menegaskan bahwa pihak independen menjalankan proses penilaian secara objektif dan transparan.
“Saudara Ligar Fajar Maulana ini dinilai telah melalui kurasi yang ketat, objektif, transparan oleh Dewan Kebudayaan. Bukan oleh Bupati, bukan oleh panitia. Panitia hanya memfasilitasi. Dewan Kebudayaan bersama panelis yang memastikan Saudara Ligar sebagai yang terbaik,” ujar Bupati.
Dian menjelaskan bahwa logo ini membawa identitas, semangat, serta harapan baru bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan.
“Bagi saya logo Hari Jadi ini bukan sekadar simbol, tapi semangat, identitas, harapan dan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya,” katanya.
Instruksi Pemasangan dan Filosofi Warna
Bupati menginstruksikan seluruh jajaran dinas, camat, hingga lurah untuk segera memasang logo di berbagai media publikasi.
“Dengan ditetapkannya logo resmi ini khusus untuk Hari Jadi, saya minta kepada seluruh perangkat daerah, Pak Camat, Pak Lurah, para Kepala Dinas, para kepala bagian untuk segera mengeksekusi. Jangan sampai menunggu mendekati hari-H,” tegasnya.
Perangkat daerah dapat mengaplikasikan logo pada umbul-umbul, spanduk, baliho, hingga gapura di seluruh wilayah Kuningan.
Logo ini memadukan warna hijau tosca dan emas yang melambangkan kelestarian alam serta semangat dinamis daerah.
“Warna hijau tosca berkaitan dengan kelestarian alam dan lingkungan, sedangkan emas menggambarkan sesuatu yang dinamis,” jelasnya.
Bupati mengapresiasi keindahan karya Ligar yang akan menghiasi ruang publik selama beberapa bulan ke depan.
“Terima kasih. Mudah-mudahan logo dari Saudara Ligar ini akan menghiasi beberapa bulan ke depan menyambut Hari Jadi Kuningan. Insyaallah ini sangat artistik dan menarik,” pungkasnya.
Inspirasi dan Simbol Sejarah Kuda Si Windu
Ligar Fajar Maulana menerjemahkan tema Hari Jadi ke dalam visual bokor, kepala kuda, dan bentuk akar tanaman.
“Inspirasi paling saya mendekatkan dengan temanya. Mulai dari bentuk bokor, kepala kuda, terus juga akar. Itu ada sangkut pautnya dengan tema ‘Akar Kuat Purwadaksi’,” jelas Ligar.
Bentuk kepala kuda merepresentasikan simbol sejarah Kuda Si Windu yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan.
Sementara itu, gambar akar mewakili tiga nilai utama daerah, yaitu budaya, tradisi, dan jati diri masyarakat.
Ligar mengaku kaget saat panitia menghubungi dan mengumumkan karyanya sebagai pemenang utama.
“Kaget sih, tidak menyangka. Tiba-tiba dihubungi oleh panitia. Tidak menyangka saja,” ungkapnya.
Ligar berharap masyarakat menyukai logo ciptaannya dan menyambut peringatan Hari Jadi Kuningan dengan penuh semangat.
“Semoga dengan adanya logo ini, masyarakat jadi semakin semangat dan logonya dapat diterima oleh masyarakat pada khususnya,” harapnya.
(KuninganKab/Irfansyahriza)



