BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat (Jabar) 2025-2030 di bawah komando Herman Suryatman terus melakukan gerakan revitalisasi Gerakan Pramuka.
Salah satu agenda Kwarda Jabar adalah pemantapan sosialisasi sistem pendidikan “Panca Waluya Ngajari Diri” di jajaran Kwarcab se-Jabar untuk semua tingkatan (Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega dan Pembina).
BACA JUGA:
Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Ciamis Beri Penghargaan kepada Pengurus
Acara tersebut di gelar di Batalyon Zeni Tempur 9/1 Kostrad Ujung Berung Kota Bandung, Jumat-Minggu (11-13/9/2026) yang di ikuti oleh perwakilan Kwarcab se-Jabar.
Waka Bidang Wasbang dan Belanegara Kwarda Jabar, Ahmad Bajuri menerangkan, Panca Waluya merupakan ruh kegiatan pendidikan Gerakan Pramuka yang cager, begeur, bener pinter dan singer.
Di mana karakter Panca Waluya harus menjadi karakter Jawa Barat. Khususnya melalui pendidikan Pramuka, bidang wawasan kebangsaan dan bela negara.
“Materi yang di sampaikan, selain tehnik ke-Pramuka-an juga life skill. Dengan begitu, para peserta mendapatkan penambahan keahlian,” ungkap Bajuri, Sabtu (12/9/2026).
BACA JUGA:
Kwarcab Ciamis Bekali 20 Pramuka Penegak Kemampuan Keprotokolan dan MC
Bajuri menyampaikan, kegiatan ini sesuai arahan Ka Kwarda Jabar. Targetnya, peserta punya pengalaman dan mendapatkan nilai-nilai Panca Waluya, punya skill yang mumpuni serta menjadi instruktur muda.
(Bambang Fouristian)



