spot_imgspot_img
Selasa 31 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Perkuat Basis Data Kemiskinan, 325 Praja IPDN Terjun Langsung ke Desa-Desa di Sumedang

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 325 praja pratama angkatan XXXVI Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) resmi mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memutakhirkan data kemiskinan. Melalui Program Magang Pratama Tahun Akademik 2025–2026, para calon aparatur negara ini akan memperkuat kualitas data pembangunan daerah.

Pihak kampus memfokuskan kegiatan magang ini di dua wilayah, yakni Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Ganeas, yang mencakup total 17 desa. Para praja akan menjalankan misi pendataan lapangan selama satu bulan penuh, mulai 25 Maret hingga 26 April 2026.

Baca Juga: Bandung Zoo Berbenah, Dedi Mulyadi Ungkap Dua Masalah yang Belum Tuntas

Kehadiran ratusan praja ini bertujuan memperkokoh basis data strategis milik pemerintah daerah. Selain memberikan kontribusi teknis, kegiatan ini menjadi laboratorium hidup bagi para praja untuk memahami kondisi riil masyarakat di pedesaan.

Dukungan untuk Desa Cantik dan Sumedang Bebas Sampah

Selama di lapangan, para praja IPDN akan mengumpulkan dan memperbarui data guna menyukseskan dua agenda besar: program Desa Cinta Statistik (Cantik) dan program Sumedang Bebas Sampah. Kedua program tersebut sangat mengandalkan akurasi data dalam proses perencanaan serta evaluasi kebijakan pembangunan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, menegaskan bahwa keterlibatan praja IPDN memberikan dampak positif yang signifikan bagi daerah. Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan di Lapangan Upacara PPS, Selasa (31/3/2026).

“Kehadiran praja IPDN membantu Pemerintah Kabupaten Sumedang meningkatkan kualitas data guna mendukung arah pembangunan daerah,” ujar Tuti Ruswati.

Ia menambahkan bahwa setiap kebijakan Pemkab Sumedang selalu berpijak pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, akurasi informasi menjadi variabel krusial dalam menentukan ketepatan sasaran setiap program pemerintah.

Membentuk Karakter Aparatur Profesional

Wakil Rektor I IPDN, Hyronimus Rowa, menekankan bahwa program magang ini memegang peran vital dalam membentuk karakter praja yang profesional dan berintegritas. Menurutnya, terjun langsung ke tengah warga akan mengasah keterampilan praktis sekaligus pemahaman mengenai tata kelola lingkungan berbasis komunitas.

“Magang ini meningkatkan keterampilan praktis praja serta menjadi sarana pembelajaran efektif mengenai pengelolaan lingkungan yang melibatkan masyarakat,” jelas Hyronimus.

Melalui sinergi ini, dunia pendidikan dan pemerintah daerah berharap mampu menciptakan pembangunan yang berbasis data (data-driven development). Bagi para praja, pengalaman lapangan ini menjadi bekal berharga sebelum mereka menjalankan peran sebagai aparatur sipil negara di masa depan.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru